
Pada menit ke-46, Nana dan Valencia bekerja sama untuk melewati lini tengah pertahanan The Blues.
Setelah Valencia melewati Mikel, dia tiba-tiba melakukan operan bola ke depan dengan cepat, tetapi tiba-tiba dia menggerakkan tubuhnya ke kiri, membuat busur kecil untuk menghindari Malou yang berdiri seperti tiang kayu.
Kemudian Valencia dengan cepat mengejar bola yang berada didepannya.
Bola terbagi kedua arah yang berbeda dari Valencia!
Malou yang terpana langsung jatuh ke tanah karena ankle break oleh gerakan Valencia, dia dengan tak berdaya menyaksikan Valencia yang melewati nya seperti tiupan angin.
Lalu Valencia kembali mengontrol bola dengan baik dan maju kedepan!
"Kamu melakukan nya dengan baik! Sangat baik!"
Randy yang memegang pinggang nya dan tampak keren dari belakang langsung berteriak kepada Valencia.
"Ronnie!"
Valencia berteriak dan mengoper bola ke Ronnie yang berada didekat area kotak penalti The Blues .
Setelah serangkaian gerakan yang tajam saat melewati Mikel, Valencia merasa sedikit lemah untuk terus berlari, dan tidak masalah baginya untuk melakukan tendangan tapi akan sulit lagi baginya untuk melewati gelandang bertahan The Blues Essen.
Dalam keadaan ini, Valencia tidak memilih untuk melakukan terobosan secara pribadi, namun secara aktif mencari kerjasama dengan rekan satu tim nya.
Usai mengoperkan bola kepada Ronnie, Valencia terus berlari di belakang Essen tanpa ada pengurangan kecepatan.
Namun, kapten The Blues Terry juga berlari sangat cepat dan bergegas ke sisi Ronnie saat Valencia melakukan operan bola kepada Ronnie.
Setelah Rooney mengontrol bola, dia melirik Terry yang berlari kearahnya, dan tanpa menghentikan bola dengan waktu lama, dia langsung mengembalikan bola ke Valencia.
Begitu bola dioper kembali, Valencia dan Ronnie dapat membentuk kerjasama yang mengancam pertahanan The Blues.
Dan setelah mengoper bola, Ronnie bisa terus berlari ke area penalti untuk melakukan serangan berbahaya sambil membentuk double shot setelah Valencia menendang bola kearah gawang dan ketika bola ditepis oleh Coch dan bola memantul, disitu ada Ronnie yang menunggu peluang untuk mencetak gol!.
Memberi Red Devils kesempatan menyerang seperti ini pada dasarnya sama saja dengan memberi gol kepada Red Devils!
Hati Terry merasa cemas dan buru-buru melakukan tackle keras kepada Ronnie di paha nya.
Ronnie berteriak kesakitan dan jatuh ke tanah sambil memegang pahanya.
"Priiitttt!"
Wasit langsung berlari dan memberi Terry peringatan kartu kuning tanpa ragu-ragu sedikitpun.
__ADS_1
Jika pertandingan ini bukan diadakan di stadion kandang The Blues, pelanggaran ini kemungkinan besar akan langsung mendapat kartu merah.
Namun, Terry juga menyayangkan aksinya meskipun Ronnie adalah pemain Red Devils, dia juga rekan setimnya di timnas Inggris, kali ini dia secara tidak langsung telah melukai rekan setimnya dan tim nasional bisa dianggap telah menderita kerugian besar karena aksinya.
Di Stadion Stamford Bridge juga terdengar suara ejekan sengit dari penggemar The Blues, penggemar tuan rumah mulai menggunakan metode mereka sendiri untuk menekan wasit, tetapi juga mereka memprotes dan menuduh Ronnie hanya berakting dan menipu wasit.
Namun, adegan berikutnya langsung membungkam para fans The Blues.
Setelah dokter tim Red Devils berlari ke lapangan untuk memeriksa keadaan Ronnie sebentar, dokter tim Red Devils langsung segera memberi isyarat kepada staff tim untuk membawakan tandu ke lapangan.
Pada saat yang sama, ia juga melakukan gerakan pergantian pemain kepada Ferguso.
Ronnie, striker nomor satu Red Devils mengalami cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan!
Melihat gestur dari dokter tim, Ferguso tertegun sejenak dan menggelengkan kepalanya sambil tersenyum kecut lalu berbalik ke bangku cadangan dan memberi isyarat kepada Irving untuk menggantikan Ronnie.
Kehilangan dua pemain inti dalam satu pertandingan berturut-turut membuat keadaan Red Devils semakin terpuruk.
Saat ini skor masih tertinggal 0:1, dan babak kedua pertandingan baru saja dimulai dan Res Devils benar-benar sudah mengalami kerusuhan karena bek tengah dan penyerang utama mereka mengalami cedera.
Saat ini Red Devils hanya memiliki satu pergantian pemain lagi, karena keduanya telah digunakan tadi.
Situasi semakin tidak menguntungkan bagi Red Devils yang bertanding tandang di stadion milik The Blues!
Namun, Red Devils masih memiliki pemain yang diandalkan yaitu Randy!
Melihat kesempatan tendangan bebas namun Ronnie sebagai gantinya mengalami cedera, Randy dengan cemberut berlari dari backcourt ke frontcourt.
Langkahnya seperti biasanya, tetapi suasana hati Randy sekarang sedang tidak tenang, banyak sekali perasaan yang dia rasakan seperti kemarahan yang membara!
Pada saat ini, Stadion Stamford Bridge penuh dengan ejekan dan siulan yang semuanya ditujukan pada Randy untuk mengganggu konsentrasi nya.
Penggemar The Blues dengan panik meneriakkan segala keributan nya pada Randy dan bahkan ada yang menghina kerabat Randy.
Para hooligan sepakbola Inggris sepenuhnya terekspos sepenuhnya di pertandingan ini.
"Untuk Ferdinan dan Ronnie! Untuk diriku sendiri! Aku harus mencetak gol ini!"
Randy diam-diam bersumpah dalam hatinya, di pertandingan ini dia harus membungkam para penggemar The Blues ini dan membiarkan mereka menyesalinya!
Berdiri di depan bola, Randy mengambil dua napas dalam-dalam sambil memaksa suasana hatinya untuk tenang dan fokus.
Ada pepatah mengucapkan "jagalah hati dalam keadaan yang tenang agar kamu dapat membuat penilaian yang benar." Dan Randy sekarang sangat memahami hal ini.
__ADS_1
Tendangan bebas saat ini sekitar 29 meter jauhnya dari gawang!.
Randy merasa dia bisa mencetak gol dengan jarak ini!.
Di depan lapangan yang besar, kecepatan angin tidak cepat saat ini, dan dia dapat mengendalikan arah bola dengan tepat!
The Blues mulai mengatur 5 dinding manusia, Coch lebih memilih untuk memblokir arah bola sudut dekat gawang!
Randy memperhatikan Coch yang berdiri di sudut jauh, dan segera melihat pilihan yang akan dilakukan oleh Coch, senyum di sudut mulutnya terangkat.
Dia melirik ke dinding manusia, memperkirakan sudut bidikan, dan segera mensimulasikan garis bidikan di benaknya.
Kemudian dia menundukkan kepalanya, mencari sebuah perasaan untuk menendang bola.
Pada saat ini, ejekan dan suara-suara yang berisik itu sudah tidak terdengar dari telinganya.
"Priiitttttt!"
Begitu wasit meniup peluit, Randy dengan cepat mulai berlari.
Dua langkah kemudian, Randy mengangkat kaki kanannya tinggi-tinggi.
"Bamm!"
Dengan tendangan pergelangan kaki yang keras, tendangan bebas yang dilakukan Randy membuat bola melayang dengan putaran yang kuat.
"Hah!".
Melihat bola yang melesat diudara, dinding manusia dari The Blues tiba-tiba melompat tapi sayangnya mereka terlambat!.
Ketika mereka baru saja mulai melompat bersamaan dengan mereka melihat bola yang melintas di atas kepala mereka, jelas sekali mereka sudah terlambat untuk menghalangi laju bola!.
Swishh!.
Bola yang melintas di atas kepala mereka seperti embusan angin, bola itu langsung mengarah ke pojok kiri atas gawang!.
Kecepatannya sangat cepat, dan sudut tendangannya rumit! Coch mulai melompat untuk menyelamatkan bola, tapi... arahnya salah!.
Dia memilih sudut jauh gawang kanan! Tapi Randy mengarahkan bola ke sudut kiri gawang!
Tapi Coch adalah penjaga gawang kelas dunia yang pada akhirnya, dia berusaha keras, menendang rumput, dan langsung melompat kembali ke arah yang berlawanan.
"Aku harus menyelamatkan bolanya!"
__ADS_1
Coch berteriak dalam hatinya, tetapi sangat disayangkan meskipun dia telah mencoba yang terbaik untuk menyelamatkan bola, dia masih terlambat!.
Dia hanya bisa melihat bola yang melesat melewati ujung jarinya dan masuk kedalam jaring gawang!.