
Cerita singkat setelah mencari sekitar 30 menitan, Randy dan kawan-kawan berhasil menemukan Ronnie berada di ruang bawah tanah.
Mereka sangat terkejut ketika menemukan Ronnie yang sedang mencium sebuah boneka lusuh yang terlihat mengerikan.
Randy yang sudah kesal dengan Ronnie karena tadi dia membuat nya menunggu lama, Randy mengeluarkan ponselnya lalu memfoto Ronnie untuk nanti dijadikan sesuatu yang menyenangkan nanti.
Aderson dan yang lainnya pun tidak tinggal diam, mereka masing-masing mengeluarkan ponselnya bahkan ada yang memvideonya.
Setelah beberapa menit mereka mentertawakan Ronnie yang sepertinya jatuh kedalam imajinasi atau ilusi.
Randy melangkah menuju Ronnie dan mengosok tangannya sambil berkata "Dewa Neptunus, berilah kekuatan kepada tangan ini agar temanku bisa bangun".
Tingkah kocak Randy mengundang tawa semua orang kecuali Ronnie.
Randy mengatur nafasnya lalu dengan sekuat tenaga menampar kepala botak Ronnie "BANGUN BOTAKKKK!!"
Ronnie yang sedang bercium dengan Christine pun merasa wajahnya sangat sakit yang membuat nya secara alami menutup matanya.
Saat dia membuka matanya, dia melihat teman-temannya berdiri didepannya bahkan Nana mendekatkan ponsel ke wajahnya.
Randy tertawa "Mukanya bodoh sekali".
Semuanya tertawa lagi kecuali Ronnie yang kebingungan.
Mereka membawa Ronnie segera keluar dari rumah kosong mengerikan ini, dan saat mereka sudah diluar rumah.
Ronnie yang di topang oleh Aderson melirik kembali ke pintu rumah kosong itu dengan perasaan yang ngeri karena dia melihat seorang perempuan dengan darah diwajahnya, mempunyai taring dan mata yang bersinar merah tersenyum kepadanya sambil melambaikan tangan.
Karena kejadian ini Ronnie langsung panas dingin selama seharian.
+------+
Setelah mengantarkan Ronnie kerumahnya, Aderson, Nana, Asey Young, Gigi dan Ferdinan pulang kerumah nya masing-masing untuk mempersiapkan diri karena besok mereka akan kembali beraktivitas di klub sepakbola.
Randy pun sama berniat untuk langsung pulang karena hari yang melelahkan ini, dia memanggil taksi lalu menyuruh pengemudi mengemudi ke apartemen nya.
+------+
__ADS_1
Bulu mata Krystal bergetar yang menandakan dia akan terbangun, dua detik kemudian dia membuka matanya perlahan lalu menyentuh pipinya yang hangat.
"Randy, belum pulang?" Gumamnya dengan nada yang serak-serak imut karena baru bangun tidur.
Dia menyingkirkan selimut yang berada ditubuh nya lalu berdiri dan meregangkan tubuhnya dengan tangan yang terangkat keatas.
"Huhhhh" Krystal menghela nafas dan menatap jam yang sudah menunjukkan jam setengah tujuh malam, lalu dia berjalan keluar kamar Randy.
Melihat ruangan yang masih tidak ada orang selain dia, Krystal merasa sangat sedih karena Randy belum juga pulang.
"Lebih baik aku memasak sesuatu untuk Randy, jadi ketika dia pulang, dia pasti akan senang karena kehadiranku dan perhatianku" pikirnya dengan cepat mengalihkan kesedihan tadi.
Krystal kemudian ke dapur dan membuka kulkas lalu meletakkan jari di dagu "Aku akan memasak apa yah?" Gumamnya dengan bingung sambil menatap bahan-bahan makanan yang ada di kulkas.
"Ah aku akan masak nasi goreng dengan sosis dan ayam suwir aja itukan makanan favorit Randy" Ucapnya dengan gembira lalu mengambil bahan-bahan makanan untuk membuat nasi goreng sosis dan ayam suwir.
Dia berjalan menuju wastafel sambil bersenandung kecil lalu mencuci sayuran-sayuran seperti tomat, wortel dan lain-lain karena dia juga akan membuat sayur sup untuk Randy.
Waktu demi waktu berlalu sampai pintu apartemen Randy terbuka.
Randy yang sudah sampai didepan pintu apartemen nya langsung masuk kedalam lalu membuka sepatunya dan menyimpannya di rak sepatu.
"Siapa ini? Krystal? tidak mungkin, dia kan bilang akan melakukan perjalanan bisnis ke Swiss, jangan-jangan ini hantu?! tapi kok hantu pake high-heels sangat gaul sekali" Pikirnya dengan bingung dan lucu juga ketika memikirkan hantu seperti kuntilanak menggunakan high-heels.
Namun meskipun begitu, dia tetap waspada karena dia mengunci apartemen nya kecuali nyonya pemilik apartemen, tidak ada yang nisa masuk kedalam kamar apartemen nya.
Randy melangkah dengan hati-hati.
Sekarang kita kembali ke sudut pandang Krystal.
Krystal yang telah menyiapkan makanan menyimpan nya di meja makan sambil menunggu Randy pulang.
[Knick]
Suara pintu terbuka terdengar di telinga manis Krystal, dia melihat ke arah dimana lorong pintu berada.
Dia dengan pelan melangkah dan berniat membuat kaget Randy dengan kedatangan nya jadi dia menempelkan tubuhnya ke dinding sambil berjalan merayap agar tidak ketahuan oleh Randy.
__ADS_1
Setelah sampai diujung dinding, Krystal menjulurkan kepala nya untuk mengintip.
"Ahhhh" Krystal dan Randy berteriak kaget karena saat mereka berniat untuk mengintip, muka mereka saling bertemu dengan jarak yang sangat dekat.
Mereka terkejut lalu terdiam dan tiba-tiba tertawa bersama.
"Ahh Krystal, kamu membuatku kaget" Kata Randy sambil menghela nafas lega karena yang ada dirumah nya bukanlah maling atau hantu melainkan Krystal.
Krystal juga mengelus dadanya sambil berkata "Aku juga sangat kaget, tadinya aku ingin membuat kaget kamu tapi sekarang malah aku juga ikut kaget".
Randy tertawa kecil lalu mencubit pipi Krystal sambil berkata dengan gemas "Katanya ada perjalanan bisnis ke Swiss tapi kok tiba-tiba ada disini? kamu menipu aku kan? hayo".
Krystal yang dicubit pipinya, menggembungkan pipinya dengan pura-pura marah dia berkata kepada Randy "Aku ingin membuat suprise untuk kamu, karena kamu kan bentar lagi bertanding melawan The Blues jadi aku datang kesini untuk menyemangati kamu yah walaupun aku tidak bisa menonton ke stadion secara langsung karena ada bisnis yang harus aku kerjakan". Setelah mengatakan itu raut wajahnya menjadi sedih.
Randy melepas cubitan nya dan mengusap rambutnya lalu berkata sambil tersenyum "Jangan sedih, aku sudah sangat bahagia dengan kehadiranmu sekarang dan aku berjanji akan berusaha sekuat tenaga untuk memenangkan pertandingan nanti lalu menghadiahkan kemenangan ini untukmu".
Mata Krystal berbinar "Benarkah?"
Randy mengangguk.
Wajah Krystal menjadi bahagia terlihat jelas dengan senyum yang mengembang di wajahnya yang cantik dan mulia.
Lalu Krystal menampar dahinya dengan pelan sambil berkata kepada Randy "Oh iya aku lupa, ayo kita makan dulu, tadi aku memasak makanan favorit kamu dan sesudah makan ada sesuatu yang akan ku berikan kepada kamu".
Randy memeluk pinggang Krystal laku mengangkat seperti pangeran yang mengendong sang putri.
"Kamu pasti lelah, terimakasih Krystal, aku sangat mencintaimu" Ucap Randy dengan lembut lalu mencium bibir manis Krystal.
Krystal bahagia dengan tindakan Randy yang romantis dan membalas ciuman Randy dengan tangannya yang melingkar di leher Randy.
Setelah beberapa menit akhirnya mereka melepaskan ciumannya dan Randy yang mengendong Krystal pun berjalan ke dapur.
Dia melihat makanan yang sudah berada di atas meja makan dengan hati yang hangat karena tindakan Krystal yang menurutnya sangat baik dan perhatian kepadanya.
"Dia sama sekali tidak berubah dari kehidupan yang lalu hingga sekarang" Pikirnya dengan bahagia.
"Jangan diem mulu, ayo makan" Ucap Krystal dengan genit sambil menatap Randy yang diam saja.
__ADS_1
Randy tertawa sambil mencium dahi Krystal "Iya ayo kita makan bersama".