
"Oi Randy, pakaian kotormu banyak sekali!" Ronnie yang sekarang berada di kamar mandi mencuci pakaian kotor milik Randy.
"Ayo cepat bereskan, nanti aku akan memasak makanan jika kau selesai dalam waktu 30 menit" Jawab Randy yang berada di ruang tamu, dia berbaring di sofa dengan kaki kanan yang ditumpukan pada lutut kirinya sambil memainkan ponsel.
Randy menyuruh Ronnie untuk mencuci pakaian kotornya, karena tidak ada mesin cuci ataupun loundry yang dekat dengan apartemen jadi mencucinya harus menggunakan tangan.
Hal itu membuat Randy sangat malas untuk mencuci pakaian yang akhirnya ditumpuk, mungkin karena keberuntungan juga Randy tidak harus mencuci pakaiannya sendiri karena ada pembantu yang dikirim surga untuk mencuci pakaiannya.
"Masak yang banyak untuk memberi kompensasi padaku" Balas teriak Ronnie di kamar mandi.
Dari waktu ke waktu Ronnie selalu mengeluh karena baru kali ini dia mencuci pakaian dengan tangan, biasanya dia memakai jasa loundry untuk mencuci pakaian nya.
Apalagi malam-malam seperti ini, cuaca sangat dingin walaupun ada penghangat ruangan, Ronnie yang berada di kamar mandi tetap merasa kedinginan.
Randy tertawa mendengar ocehan Ronnie, dia berdiri dan menuju dapur, membuka kulkas untuk mengambil bahan-bahan masakan.
Kemudian dia memasak nasi goreng spesial nya untuk sarapan malam khusus buat Ronnie sebagai ucapan terimakasih karena telah mencuci pakaiannya.
Setelah beberapa pulu menit, masakan matang dan telah disajikan diatas meja makan berbarengan dengan Ronnie yang telah selesai mencuci pakaian.
Melihat makanan di atas meja, Ronnie mengelap air liur yang sudah mengalir di mulutnya sambil berkata "Nyam~ pasti enak sekali".
__ADS_1
"Silahkan makan, jangan berdiri saja" Ucap Randy sambil mendorong pelan bahu Ronnie ke arah meja makan.
Ronnie pun duduk di kursi dan mulai memakan nasi goreng buatan Randy, dia menyuapkan nasi goreng ke dalam mulutnya sambil memejamkan matanya seolah menikmati setiap kunyahan nasi goreng didalam mulutnya.
"Ekspresi Ronnie mengingatkanku pada para ytber saat mukbang dan hiperbola terhadap makanan yang mereka makan, sepertinya Ronnie sangat cocok jadi mukbangers". Pikir Randy.
Kemudian dia kembali berbaring dengan santai di sofa sambil berinteraksi dengan Krystal lewat suatu aplikasi medsos.
Mereka melepas kerinduan, Randy mengirimkan foto Ronnie yang sedang makan dengan rakus, di dalam foto itu Ronnie terlihat sangat konyol karena nasi ada yang tersangkut di pipi dan hidung nya.
Krystal yang melihat foto ini pun tertawa lali mengetik pesan "Rekan setimmu sangat lucu sekali jika berada di luar lapangan".
Randy pun setuju dengan Krystal, Ronnie di dalam lapangan seperti orang yang berbeda dengan Ronnie didepannya sekarang.
Kemudian Krystal mengirimkan foto dirinya yang sedang berada di kolam in-dor, dia hanya mengenakan bikini.
Randy sempat kaget karena Krystal yang tiba-tiba mengirim fotonya, dia menyembunyikan ponselnya agar tidak dilihat Ronnie.
Karena posisi sofa yang di tempati Randy berada tepat sebrang Ronnie yang sedang makan, apalagi posisi tiduran Randy yang membelakangi Ronnie.
Sangat bahaya jika Ronnie melihat foto mempesona Krystal, apalagi Ronnie jomblo dari lahir pasti dia akan berfantasi di kamarnya dengan objek Krystal.
__ADS_1
"Huuhhh" Randy menghela nafas lega karena Ronnie sangat fokus pada makanan.
Kemudian Randy membalas pesan dari Krystal "Kamu harus tanggungjawab nanti, karena sudah memanas manasin hatiku".
Krystal yang berada di kolam renang in-dor menatap pesan yang dikirim Randy sambil tertawa nakal.
"Aku menanti apa yang akan kamu lakukan nanti". Pikir nya dengan excited.
Dia kemudian membalas pesan Randy "Ditunggu". Setelah itu, dia keluar dari kolam renang dan mengambil handuk kering laku membalut kan nya pada tubuhnya.
Dia kembali ke kamar untuk beristirahat sambil menunggu beberapa jam kemudian berangkat ke Inggris menemui kekasih tercintanya.
-+-
*Sebelumnya maaf jika chapter ini terlalu pendek karena kondisi fisik saya belum membaik sama sekali, tubuh saya terasa sangat lemas.
Ditambah saya sangat kecewa dengan platform ini, sebelumnya saya update sangat rajin bahkan per chapter 1000+ kata tapi level karya novel saya tetap diturunkan.
Saya merasa tidak dikasih apresiasi dan dihargai oleh platform ini, jadi rasa malas untuk update tiba-tiba stonks.
Tapi tenang saja, saya akan tetap update walaupun tidak se aktif sebelumnya dan saya akan mengetik novel di platform lain setelah kondisi fisik saya sembuh.
__ADS_1
Terimakasih*.