
Bandara Udara Internasional Soekarno-Hatta.
Setelah perjalanan yang panjang selama 16 jam dari Manchester, Randy dan Krystal menginjakkan kakinya di Jakarta, Indonesia.
Tidak ada media ataupun paparazi yang mengetahui kedatangan Randy ke Indonesia, karena Krystal telah memerintahkan bawahannya untuk menjaga privasi mereka.
"Setelah sekian lama akhirnya aku kembali lagi." Nada bicara yang lembut dengan kerinduan keluar dari mulut Randy.
Krystal hanya tersenyum dan memegang tangan Randy dengan erat.
Jika saja kabar tentang Randy datang ke Indonesia bocor ke publik, maka Bandara akan dipenuhi oleh para penggemar Randy.
Tentu saja akan ada beberapa serangan dari pihak-pihak yang bermusuhan dengan Randy.
Randy dan Krystal pun langsung menuju Kota Bandung, mereka tidak berlama-lama di Jakarta karena Randy sudah sangat merindukan Kota Bandung, Kota dengan sejuta kenangan.
Randy memiliki sebuah rumah mewah di Bandung, dan sudah lama sekali kosong, dia membeli rumah ketika dia sebelumnya pulang ke Indonesia.
Memandang pemandangan yang ada diluar kaca mobil, pikiran Randy mulai memikirkan rencana perjalanan yang akan dia lalui bersama Krystal.
Dia sangat ingin menenangkan pikirannya dan berjalan-jalan di kawasan wisata hutan yang indah, dia sudah bosan dengan pemandangan gedung-gedung tinggi di kota dan juga ingin sementara waktu merasakan kebahagiaan menjadi orang biasa.
Melirik Krystal yang tertidur, tangan Randy mengelus rambut panjang Krystal dengan lembut.
"Kamu sangat cantik." Gumam Randy.
Di mobil ini ada 3 orang yaitu Randy, Krystal dan supir, sedangkan pengawal pribadi Krystal menggunakan mobil lainnya yang mengikuti mereka dibelakang.
Karena rasa bosan yang menyerang dirinya, Randy menyalakan ponselnya dan membuka Twitter, dia menggunakan second akun agar dapat berinteraksi dengan orang-orang.
Dan tidak ada yang mengetahui second akunnya kecuali Krystal dan managernya.
"Hum?" Mata Randy terkejut ketika dia melihat sebuah tweet yang sedang populer di Twitter.
__ADS_1
Tweet tersebut memberikan sebuah informasi yang dimana ada sebuah foto seorang anak muda berusia 15 tahun sedang memegang bola ditangannya.
Dikabarkan anak muda itu bernama Ananda Mikola, pemuda yang berasal dari Bandung, dia memiliki bakat untuk menjadi pemain bola profesional.
Namun impiannya sangat ditentang habis-habisan oleh orangtuanya, bahkan orangtuanya mengucapkan sebuah kata yang menyakitkan "Anak durhaka! Dasar beban keluarga yang hanya bisa bermain bola!"
Dihadapkan dengan pernyataan yang menyakitkan dari orangtuanya itu, psikologi pemuda itu tidak tahan dan pada akhirnya pemuda itu memutuskan untuk bunuh diri di kamarnya.
Melihat berita tersebut, Randy jelas sangat marah kepada orangtua pemuda itu, dia tahu bagaimana rasanya impiannya ditentang oleh orangtuanya, dia juga tahu bagaimana beratnya dipandang rendah oleh orang-orang yang ia cintai.
Di kehidupan sebelumnya, Randy muda depresi karena hal itu.
"Aku terlambat, andaikan saja aku tahu tentang pemuda ini sebelumnya, akan kubawa dia ke Manchester."
Menghela nafas berat, Randy menutup matanya dengan pikiran yang kacau.
"Terkadang pembunuh psikologi seorang anak adalah orangtuanya sendiri yang tidak mengerti dan tidak mendukung impian anaknya."
Setelah beberapa jam diperjalanan.
Mobil pun tiba di kawasan komplek mewah, rumah yang dibeli Randy berada di daerah atas dekat dengan Taman yang terdapat goa bersejarah.
Kawasan yang sangat asri dengan pepohonan dan pemandangan alam yang indah, itulah yang membuat Randy merindukan rumahnya.
Dia sangat menyukai pemandangan alam, selain itu, dia juga sangat ingin pergi ke Swiss, mungkin ketika jadwal pertandingan memasuki libur panjang, dia akan menyempatkan waktu untuk pergi ke Swiss bersama Krystal.
Karena kelelahan di jalan, Krystal langsung tertidur di kamar, sedangkan Randy berniat untuk jalan-jalan.
Menggunakan masker, kacamata hitam dan hoodie hitam, dia berjalan keluar rumah dan pergi ke garasi.
Sebuah motor yang bernama Brough Superior SS100 1924-1940 yang hanya diproduksi 60 unit saja pertahunnya, motor ini diberikan oleh managernya dan langsung dikirimkan ke rumahnya.
Agak aneh sebenarnya pemuda seperti Randy kebanyakan menyukai motor/mobil sport, namun Randy kebalikannya, dia menyukai motor/mobil antik.
__ADS_1
Meskipun begitu, penampilan motor Brough Superior SS100 ini masih sangat trendy, dan mesin serta penampilannya terawat dengan baik.
Untungnya Randy memiliki SIM, jadi dia tidak perlu takut ditilang oleh polisi dan harus mengeluarkan uang agar bisa lepas dari polisi.
Jika itu terjadi, maka bahaya besar akan menimpanya, selain karena identitasnya yang bocor, berita tentangnya juga akan diketahui semua orang di seluruh dunia.
Dia mengendarai motornya dengan kecepatan yang tinggi cepat atau lambat untuk menikmati suasana asri pepohonan disekitarnya.
Meskipun suasananya sangat menyegarkan, tetapi pada malam hari, suasananya akan berubah menjadi mencekam, karena kawasan komplek ini sangat sepi.
Alasannya karena rumah-rumah disini sangat mahal dan orang-orang yang berada di komplek ini tidak suka bersosialisasi seperti orang-orang yang tinggal di rumah kawasan gang-gang kecil atau komplek dengan harga rumah tingkat menengah.
Di kehidupan sebelumnya, Randy seringkali nongkrong di cafe pinggir jalan, karena harganya tidak terlalu mahal dan banyak perempuan cantik.
Jadi sekarang dia ingin bernostalgia, merasakan kembali kenangan yang ada di pikirannya, namun dia hanya ingin merasakan bukan karena di cafe ada banyak perempuan cantik.
Hatinya hanya untuk Krystal seorang.
Menelusuri jalan yang semakin ramai oleh pengemudi motor maupun mobil, Randy akhirnya menghentikan motornya disebuah cafe dengan tema modern klasik.
Saat ini langit mulai gelap.
Cafe ini cukup ramai, kebanyakan anak muda nongkrong disini, bahkan ada yang baru pulang sekolah.
Randy memasuki cafe tersebut, dan berjalan menuju meja yang diposisi kurang mencolok sehingga orang-orang mengabaikan kehadirannya.
Seorang pelayan perempuan datang menghampirinya.
"Permisi, mau pesan apa kak?" Tanyanya sambil memberikan menu.
Mendengar itu, Randy mengangkat kepalanya untuk menengok pelayan perempuan tersebut.
"Kok familiar."
__ADS_1