Menjadi Kiper Terbaik Di Dunia

Menjadi Kiper Terbaik Di Dunia
Chapter 103 : Pembantaian The Kop


__ADS_3

Pada menit ke-54, Red Devils melakukan serangan balik, dan Nana akan melakukan tendangan voli di depan kotak penalti The Kop.


Namun dia di tackle oleh Aggar sehingga Nana mendapatkan tendangan bebas, dia memberikan umpan kepada Ronnie namun sayang Ronnie ditahan oleh Carragher dan menyundul bola keluar lapangan.


Pada menit ke-58, The Kop terus menyerang, Gerrald memberikan umpan pintar dari luar kotak penalti, dan Ramy melakukan tendangan voli yang membuat heboh para penggemar The Kop karena tendangan voli yang indah ini.


Tapi ketika bola mendekati gawang, Randy melompat ke udara, mengangkat satu tangannya dan sekali lagi menepis bola dengan satu tangan.


Tendangan voli yang indah dari Ramy namun sangat disayangkan diblok dengan kuat oleh Randy.


Pada menit ke-60, Kayt dan Lucas melakukan kerjasama one touch. Kayt menerobos ke sisi kiri kotak penalti dan menghadapi Randy.


Dia memilih melakukan tendangan lob. Mungkin karena konsentrasi nya terintimidasi oleh aura Randy atau karena banyak tekanan psikologis.


Tendangan Kayt menjadi lemah yang membuat Randy dengan mudah membloknya.


Kemudian Randy meluncurkan tendangan umpan panjang yang sempurna membentur titik lemah pertahanan The Kop.


Di sebelah kiri, Asey Young berlari sekuat tenaga setelah mendapatkan bola tanpa menemui hambatan sedikit pun!


Saat mendekati area penalti The Kop, Asey Young mengoper bola ke tengah. Nana yang berada di tengah pun menendang bola dengan kuat.


"Bam!"


Bola langsung melesat ke gawang The Kop.


Kali ini Doni menunjukkan kemampuan nya sebagai penjaga gawang The Kop. Dia melompat dan memblok bola sebelum bola masuk ke gawang.


Performa individu yang sangat sukses namun setelah bola diblok olehnya, bola jatuh begitu saja di kaki Asey Young yang sedang bergegas ke depan.


Asey Young mendorong bola dengan sangat mudah dan berhasil membantu The Kop mendobrak gawang The Kop untuk keempat kalinya!


4:0! Skor ini berarti The Kop ditakdirkan untuk kalah!


Randy yang bersemangat berlari ke belakang gawang dengan tangan terangkat, dia dan para penggemar di belakang gawang merayakan gol rekan satu timnya.

__ADS_1


Skor di pertandingan ini adalah sesuatu yang tidak diduga oleh semua penggemar Red Devils.


Kebahagiaan datang begitu tiba-tiba, para penggemar tidak tahu bagaimana mengungkapkannya..


Hari ini, Stadion Anfield menjadi milik Red Devils dengan Randy dan ribuan penggemar Red Devils!


Jangan lupakan ada juga jutaan penggemar Indonesia yang mendukung Randy! Bahkan saat di babak pertama ketika Randy mencetak gol, para penggemar sudah yakin kalau Red Devils akan memenangkan pertandingan ini.


Tetapi para pemain serta penggemar The Kop tidak percaya dan tidak menyerah jadi mereka masih ingin melawan!


Hanya saja Randy dan rekan satu timnya tidak memberi The Kop kesempatan untuk melawan. Dengan tambahan gol dari Asey Young ini membuat pemain The Kop terperosok ke jurang.


Mereka tertinggal empat gol, dan sangat sulit untuk menyamakan skor pada menit 64.


Pada menit ke-66 Surez melakukan tendangan kuat di kotak penalti.


Baam!


Saat bola ditendang oleh Surez dan melayang menuju gawang Red Devils, bola itu langsung dipeluk oleh Randy.


Menghadapi pertahanan seperti tembok batu Randy, bahkan Pemain seperti Surez merasa sedikit lemah.


Pada menit ke-68, Ronnie terkena tackle oleh Carragher di depan kotak penalti, dan tendangan bebas kembali diberikan wasit kepada Red Devils.


Kali ini Randy yang mengambil tendangan bebas. Seperti biasa, dia menggunakan tendangan bulan purnama ala Beckham yang menakjubkan!


Tendangan bebas kali ini masih berkualitas sangat tinggi. Namun sayang sekali lintasan bola sedikit melenceng dari gawang Doni.


Randy menggelengkan kepalanya dengan menyesal karena melewatkan hat-trick tendangan bebas ini.


Menyaksikan Randy yang melewatkan hatrick, penggemar Red Devils tiba-tiba mendesah pelan.


Sebenarnya mereka sudah puas dengan keunggulan skor Red Devils sekarang dan apakah Randy mencetak gol atau tidak, itu tidak akan banyak berdampak pada hasil pertandingan.


Tetapi para penggemar merasa kasihan pada Randy karena gagal menyelesaikan hat-trick.

__ADS_1


Untuk menenangkan kekecewaan Randy, para penggemar langsung berdiri kemudian memberikan tepuk tangan kepada Randy sambil bersorak.


"Randy, kamu luar biasa."


"Kau adalah kiper terbaik di dunia."


"Semangat!"


Hari ini penampilan sempurna Randy sangat mengagumkan jadi meskipun dia tidak mencetak gol lagi, Randy hanya tersenyum dan tidak terlalu mempermasalahkan nya.


Lagi pula hit rate tendangan bebasnya tidak 100%.


Dia juga juga tahu tendangan bebasnya tidak akan selalu mencetak gol. Setelah dikejutkan oleh tendangan bebas Randy, para pemain The Kop tidak menyerah begitu saja dan terus memilih untuk melakukan serangan balik pada pertahanan Red Devils.


Bagi mereka sekarang tidak apa-apa kalah dari Red Devils namun mereka ingin mencetak satu gol agar situasi mereka tidak terlalu memalukan.


Namun bermain melawan Red Devils membutuhkan usaha yang kerasnya bukan main.


The Gunners dan The Blues telah mengkonfirmasi hal ini. Dan tidak lama kemudian, The Kop kembali merasakan buah pahit.


Pada menit ke-74, Anderson menggiring bola dari kanan dan mengoper bola kepada Nana di tengah, setelah Nana mengontrol bola sesaat, dia langsung mengirimkan umpan lambung kepada Ronnie.


Ronnie dengan tenang memperhatikan garis offside, dan kemudian berlari mengejar bola setelah memastikan dirinya tidak melanggar offside.


Ronnie yang berada di area kotak penalti langsung menendang bola ke sudut kiri gawang yang sulit dijangkau oleh Doni.


Bola sekali lagi menembus gawang yang dijaga oleh Doni dan skor menjadi 5:0!


Di tribun, para penggemar Red Devils merasa sangat senang hingga kepala mereka pusing seolah-olah sulit sekali menerima kebahagiaan yang tiba-tiba ini.


Pembantaian seperti ini baru pertama kali muncul dalam pertandingan antara Red Devils dan The Kop.


Di bawah kepemimpinan Randy, Red Devils membuat rekor baru saat melawan The Kop!


Para pemain The Kop nyaris ambruk karena pertandingan ini adalah mimpi buruk bagi mereka.

__ADS_1


__ADS_2