Menjadi Kiper Terbaik Di Dunia

Menjadi Kiper Terbaik Di Dunia
Chapter 22 : Red Devils VS The Lilywhites


__ADS_3

Tendangan bebas semacam itu murni ujian tendangan bebas.


  Mungkin tidak sulit untuk mencetak satu atau dua, tetapi kesulitannya adalah yang ketiganya.


  Terlebih lagi, Ronnie bertanya-tanya apakah dia bisa melakukannya seperti Randy?, karena Randy melakukannya dengan sangat mudah.


  Setelah mendapatkan tiga gol, Randy tersenyum dan keluar dari titik penalti, dan lalu mengundang Ronnie untuk mencobanya.


  Damn, bukankah ini membuatku malu di depan umum ...


  Ronnie terbatuk, lalu mulai menyentuh hidungnya dengan tangannya, matanya melihat ke segala arah.


  Lalu matanya mengarahkan ke dua rekan setim yang sedang menuruni tangga.


  Entah mengapa, Nana dan Aderson malah langsung berdiri di pinggir lapangan dan saling mengobrol sambil melihat kearah dimana Randy dan Ronnie berada.


  Mereka pasti sengaja ingin melihat diriku malu!


  Wayne Ronnie tidak punya pilihan selain menggigit lidahnya dan berjalan menuju titik penalti.


  Di tengah jalan, Ronnie tiba-tiba menampar kepalanya dan berteriak.


  "Uh, perutku sakit, tunggu sebentar!"


  Setelah berbicara, Ronnie berbalik dan berlari.


  Dalam sekejap mata, Ronnie sudah tidak terlihat di lapangan, dan sepertinya sakit perut.


  Melihat rekan setimnya Ronnie yang telah melarikan diri, Randy penuh penghinaan.


  Nana dan Aderson sama-sama tertawa terbahak-bahak sambil memegang perutnya dan menampar punggung satu sama lain.


  Setelah Ronnie pergi, Randy mengawasi mereka dan meminta mereka untuk mencoba latihan tendangan bebas.


  "Ah, perutku juga sakit ..."


  "Perutku ... juga sakit ..."


  Lalu mereka melarikan diri.

__ADS_1


  Melihat ketiga rekan satu tim nya yang melarikan diri, Randy tidak bisa berkata-kata.


  Memperhatikan apa yang terjadi di sini, Ferguso, pelatih kepala yang berdiri di kejauhan, tersenyum tanpa mengucapkan sepatah kata pun.


  Sebelumnya Randy, Ronnie dan Gigi adalah penendang bebas terbaik di tim.


  Namun, usai pertandingan di dua hari pertama dan hari ini "pelatihan", Ronnie tidak berani berinisiatif bersaing dengan Randy untuk mendapatkan hak melakukan tendangan bebas.


  Pada 14 Agustus, Liga Premier akhirnya dimulai, Red Devils melawan West Albion!


  Namun, Randy tidak memiliki banyak ruang untuk bermain dalam pertandingan ini, Ronnie dan Irving mencetak dua gol, Nana mencetak satu gol, dan Red Devils mengalahkan West Albion dengan keunggulan absolut 5: 0.


  Para pemain West Albion meninggalkan lapangan stadium mereka dengan kepala tertunduk, dan pemain terbaik di lapangan tentu saja adalah rekan setim Randi yaitu Ronnie.


  Pada 22 Agustus, Red Devils akan memulai putaran kedua Liga Inggris besok melawan The Lilywhites.


  Lilywhites menjadi tim pertama yang menjadi juara ganda liga dan Piala FA setelah memasuki abad ke-20.


  Bahkan di antara tiga tim Liga Premier, mereka dapat memenangkan dua pertandingan Inggris berturut-turut.


  Bisa dibilang hasilnya cemerlang.


  Apalagi di babak penyisihan grup Liga Champions, melawan Inter, setelah tertinggal 0-4, pemain Gareth Ball mencetak 3 gol dengan kemampuan pribadinya, dan menjadi terkenal.


  Namun, setelah Lilywhites mencapai babak perempat final Liga Champions sebagai kuda hitam, mereka akhirnya tersingkir oleh Las Blancos.


  Usai akhir musim lalu, Lilywhites tidak masuk empat besar dan tidak lolos ke Liga Champions musim ini.


  Meskipun demikian, Lilywhites sudah menjadi pemain baru yang kuat di Liga Premier dan dapat menggantikan raksasa The Reds.


  Pada tanggal 23 Agustus, di hari pertandingan, Stadion Old Trafford penuh sesak, banyak fans Red Devils yang memenuhi stadion dengan antusias untuk menyemangati tim mereka.


  Begitu pula dengan suporter The Lilywhites yang juga datang ke Stadion Old Trafford, dan tribun pengunjung juga penuh.


  Pertandingan ini sangat dinantikan bagi fans kedua tim yang memenuhi kursi stadium!


  Dengan ekspektasi antusias dari para penggemar yang antusias, pertandingan kedua Liga Premier akhirnya dimulai.


  Para pemain dari kedua tim difoto dengan barisan sambil keluar dari saluran pemain.

__ADS_1


  Saat para pemain berbaris masuk ke dalam stadion, layar lebar di Old Trafford pun turut menampilkan nama kedua tim secara bergantian.


  Setiap kali mereka membaca nama-nama pemain Red Devils, fans Red Devils meneriakkan nama-nama pemain mereka serempak dan memberikan tepuk tangan meriah.


  Setiap kali nama pemain tim tamu itu dibacakan, para penggemar Red Devils mencemoohnya.


  Ini adalah lawan mereka!


  Di laga ini, lineup Red Devils menjadi 4-1-2-1-2


  Kiper: Randy


  Bek: Erva, Vidic, Ferdinan, Rapael


  Gelandang: Fletch


  Gelandang: Nana, Aderson


  Gelandang: Gigi


  Penyerang: Ronnie, Irving


  Lilywhites menggunakan formasi ofensif 4-5-1. Meski merupakan pertandingan tandang, mereka memiliki banyak momentum untuk mencetak tiga poin.


  Kiper: Gomes


  Bek: Gareth Ball, Gellas, King, Walker


  Gelandang: Lennan, Midroc, Devart, Tom, Rose.


  Penyerang: Adebay


  Permainan akan segera dimulai, kedua tim mulai saling bertukar bendera tim, dan kemudian para pemain dari kedua belah pihak berjabat tangan.


  Setelah upacara pembukaan dilaksanakan, pertandingan Liga Premier kedua secara resmi dimulai setelah peluit dari wasit Budy berbunyi.


 


(Untuk kesalahan dalam peng ejaan nama atau informasi dalam pertandingan langsung nya, mohon dimaafkan.)

__ADS_1


Dukung novel ini ❤.


__ADS_2