Menjadi Kiper Terbaik Di Dunia

Menjadi Kiper Terbaik Di Dunia
Chapter 49 : Melihat bulan


__ADS_3

Setelah menyelesaikan semuanya, keadaan kembali menjadi canggung karena bagi Randy perempuan didepannya sangat asing namun perempuan didepannya mengenal dirinya.


Dan melihat dari aura perempuan didepannya yang terlihat kuat, Randy menebak pasti posisi perempuan di masyarakat pasti berada di tingkat yang tinggi karena Randy hanya melihat aura seperti itu di orang-orang yang hebat atau para petinggi negara.


"Kenapa Anda melihatku seperti itu?" Krystal memecahkan keheningan diantara keduanya.


Randy yang melihat Krystal dengan alis terangkat menjawabnya "Anda pasti wanita yang kuat"


Krystal bengong dengan perkataan Randy yang tiba-tiba seperti itu "Apa maksudmu?"


"Karena kamu tidak imut sama sekali"Ucap Randy dengan polos.


Dahi Krystal berkedut dan menatap Randy dengan tatapan kematian yang dibalas tatapan polos oleh Randy.


Sambil menahan amarahnya Krystal masuk kedalam tenda sambil membawa tasnya.


Sedangkan Randy hanya melihat Krystal yang masuk kedalam tenda dengan bingung dan bergumam "Lah, aku hanya mengatakan yang sejujurnya".


Randy menyiapkan alat-alat untuk memasak seperti kompor kecil dan gas nya lalu piring dan segala macam yang berkaitan dengan masak memasak, dan yang ajaibnya Krystal secara inisiatif membantu Randy walaupun tingkahnya yang masih marah terlihat jelas saat berbicara kepada Randy.


Mereka berdua setuju untuk membuat makanan nasi goreng topping sosis dan ayam suwir.


Krystal yang sedang memasak berkata kepadanya Randy tanpa melihat kearah nya " Kenapa kamu ikut-ikutan suka nasi goreng kaya aku?"


Oh iya, entah mengapa semakin lama dan lama mereka bersama, nama panggilan mereka semakin berubah dari yang Anda-Saya menjadi Aku-Kamu.


Randy yang sedang memotong tomat terkekeh "Aku sudah suka nasi goreng sejak dulu, kamu kali yang ngikutin aku"


"Kamu!"

__ADS_1


"Kamu!"


Mereka berdua saling membalas satu sama lain yang terlihat seperti sepasang kekasih yang sedang ribut menggemaskan.


"Yauda kita aja, karena kita sama-sama suka Nasi goreng, biar ga ribut terus" Randy akhir menyudahi keributan diantara mereka.


"Um" Balas Krystal dengan cuek namun Randy tidak mengetahui sudut mulut Krystal terangkat yang menampilkan senyum yang sangat indah.


Krystal biasanya jarang tersenyum makanya dia terkenal sebagai Princess Ice yang membuat siapapun yang berada didekat nya kedinginan oleh sikapnya.


Baru kali ini saja Krystal mengungkapkan senyum nya yang indah kepada Randy, namun sayangnya Randy masih fokus memotong tomat dan sayuran jadi tidak bisa melihat keindahan alam tersebut.


Setelah beberapa menit, makanan akhirnya telah jadi dan siap dimakan, mereka mempersiapkan piring serta minuman.


"Krystal, bagaimana jika kita makannya disana sambil melihat sungai dan bulan" Kata Randy sambil menunjuk area pinggiran sungai.


Krystal mengangguk cuek, lalu mereka berjalan menuju spot yang ditunjuk Randy sambil membawa makanannya.


Sekarang hanya suasana hening yang menemani mereka, sebagai seorang pria Randy tidak akan membiarkan suasana menjadi canggung jadi dia memecahkan keheningan.


"Krystal"


"Um"


Randy memutuskan topik pembicaraan yang telah dia pikirkan.


"Tempat ini, apakah ada yang istimewa bagimu?"


Krystal menyimpan piringnya kemudian menatap bulan diatas langit laku berbicara " Ketika aku masih kecil, Ayah dan Ibuku selalu mengajakku kesini di setiap mereka mempunyai waktu luang hingga ketika aku berumur 9 tahun aku tidak pernah kesini lagi."

__ADS_1


Krystal berhenti lalu menghela nafasnya dan perasaan yang selama ini dia pendam perlahan demi perlahan muncul terlihat dari air mata yang mengalir dari wajah dinginnya.


Randy tidak mengetahui nya karena gelap dan juga dia sedang memandang bulan juga, ketika Randy akan bertanya kepada Krystal.


Krsytal seolah tau apa yang akan dikatakan Randy langsung melanjutkan kata-kata nya yang terhenti.


"Ayah dan Ibuku telah meninggal"


Mendengar perkataan Krystal, Randy yang akan menyuapkan sendok kedalam mulut nya terhenti.


Jantung nya berdetak kencang.


"Setelah mereka meninggal, aku mengikuti sahabat ibuku ke Amerika walaupun aku sangat enggan untuk meninggalkan sahabat yang paling aku sayangi, kala itu aku tidak mengetahui perasaan yang sangat amat sakit saat berpisah dengan sahabat aku dan sekarang aku tahu kalau perasaan itu adalah cinta".


Lanjut Krystal dengan nada yang sedikit bergetar.


Semakin Krystal berbicara, semakin Randy terdiam mematung dan detak jantung nya semakin cepat.


Krystal yang telah menangis tetap melanjutkan perkataan nya "Selama di Amerika, aku terus menerus belajar tanpa mengenal lelah dan waktu, aku ingin sukses untuk bisa menemui sahabat aku dengan perasaan yang bangga karena aku telah membuktikan diri aku kepada dia, sebelum perpisahan kita telah membuat janji jika kami telah sukses, kami akan menjalani hidup bersama hingga tua nanti."


"Dan sekarang aku datang kesini untuk menagih janji itu"


Otak Randy kosong, seluruh jiwa dan raga nya kosong.


Dunia terasa sunyi menanti apa yang terjadi selanjutnya.


°----------°


*Maaf saya hanya bisa update segini, proses pindahan ternyata sangat melelahkan hufftt dan besok saya masih ada barang yang harus dipindahkan huffttttt :).

__ADS_1


Jadi maaf saya hari-hari berikutnya tidak update, tapi aku usahakan kalo ada waktu luang pasti akan update*.


__ADS_2