Menjadi Kiper Terbaik Di Dunia

Menjadi Kiper Terbaik Di Dunia
Chapter 71 : Bermalam di balkon bersama Krystal.


__ADS_3

(Jika ingin memberikan saran atau membahas sesuatu dengan Author seperti novel lain atau baru, silahkan bergabung dengan grup agar kita bisa berbincang-bincang dengan senang, Terimakasih).


------+


"Kamu duduk di pangkuanku saja" Ucap Randy sambil menempatkan Krystal kepangkuan nya.


"Nakal" Gumam Krystal dengan nada yang kecil namun terdengar oleh Randy, dia hanya tertawa melihat wajah Krystal yang mulai memerah.


Walaupun Randy junior sudah bangkit, Randy menahan api dalam hatinya agar tidak merusak suasana yang romantis ini karena nafsu belaka, Krystal merasakan pergerakan di bawah bagian tubuhnya yang membuat wajahnya semakin memerah dan tangannya sedikit bergetar saat menyiapkan sosis dan ayam suwir di piring nasi goreng milik Randy.


Tangan kanan Randy memeluk pinggang ramping Krystal namun tidak ada pergerakan yang lebih, saat ini Randy hanya ingin menikmati kebersamaan dengan Krystal saja.


Randy berbisik di telinga manis Krystal dengan suara yang lembut "Krystal, mari kita tidur di balkon nanti aku akan persiapkan agar bisa tidur sambil menikmati bulan dan bintang di langit yang gelap ini".


Mendengar bisikan Randy, Krystal mengangguk dengan lembut "Iya aku ingin melihat bulan bersamamu".


Mereka lalu melanjutkan aktivitas yaitu makan malam dengan suasana yang romantis, jika ada fotografer yang memotretnya dia pasti akan bergumam "Jatuh cinta sungguh indah".


Malam mendukung rencana yang akan dilakukan Randy dan Krystal, langit malam tampak cerah dengan bulan dan bintang yang bertebaran di langit gelap.


Setelah beres makan malam, Randy membawa piring ke wastafel dan mencucinya sambil dipeluk oleh Krystal dibelakangnya.


"Harusnya aku yang mencucinya" Keluh Krystal dengan nada manja.


Randy menghentikan sementara aktivitas mencuci piringnya dan menoleh kearah Krystal yang menempatkan dagunya di bahu Randy.


Dia tersenyum "Kamu tadi sudah memasak, pasti lelah jadi biarkan aku yang mencuci nya".


Randy mencium bibir Krystal yang lembut dan dibalas oleh Krystal dengan ciuman lembut, laku dia melanjutkan aktivitas nya mencuci piring dengan Krystal yang terus mencium pipinya.


Setelah beberapa menit, mencuci piring selesai dan Randy melangkah ke kamarnya untuk mengambil kasur kecil agar bisa digunakan di balkon apartemen nya dengan Krystal yang masih memeluknya dengan manja.


"Kamu manja sekali" Ucap Randy dengan lembut kepada Krystal yang tidak ingin melepaskan pelukannya.


"Aku tidak ingin melepaskan pelukan ini walaupun hanya satu detik, karena aku takut ketika melepasnya, kamu menghilang" Kata Krystal dengan sedih.


Randy menggelengkan kepalanya dan berbalik untuk menatap mata indah Krystal sambil menyentuh hidung Krystal dengan jari manisnya.

__ADS_1


"Kamu nih mimpi apa semalam kemarin, aku tidak akan menghilang dari hidupmu walaupun dunia ingin kita berpisah, aku percaya dengan takdir yang telah mempertemukan kita di dua kehidupan ini".


Krystal tersenyum mendengar perkataan Randy dan menjawab dengan manis "Benar, dunia tidak akan bisa memisahkan karena jika dunia ingi memisahkan kita, yang harus dilawan dunia bukan kita tetapi takdir".


Jawaban Krystal membuat Randy tersenyum, Randy mencubit pipi Krystal sambil berkata "Betul sekali, pintar sekali pacarku ini".


Lalu Randy dengan Krystal yang memeluknya mulai menyiapkan semua peralatan untuk tidur di balkon.


Balkon apartemen Randy tidak berbahaya sama sekali dan memiliki area yang luas, ada tanaman hias di sekeliling nya dengan lampu yang menghiasi sekelilingnya.


Untuk menghindari digigit nyamuk, Randy menyiapkan sebuah penghalang kain rajut bening ditempat dimana kasur kecil diletakkan.


Krystal yang akhirnya melepaskan pelukannya mulai mengambil makanan dan minuman untuk menjadi pemanis.


Setelah beberapa menit menyiapkan semuanya, akhirnya semua sudah tertata dengan rapih.


Balkon yang tadinya memiliki area yang luas, sekarang menyisakan sedikit area karena Randy dan Krystal membawa sedikit barang untuk disimpan disini.


Krystal menyiapkan minuman segar ke dua gelas dan beberapa cemilan yang sudah berada di dalam toples gelas ke meja berukuran kecil disamping kasur kecil.


"Semuanya sudah beres" Ucap Krystal kepada Randy dengan gembira.


Mereka berdua melangkah menuju kasur kecil, Randy terlebih dahulu berbaring lalu menarik lembut Krystal untuk ikut berbaring disebelah nya.


Krystal menempatkan kepalanya dibahu Randy lalu menyimpan tangannya di genggaman erat tangan Randy.


Mereka melihat langit malam yang cerah dengan suasana yang sunyi namun memberikan euphoria romantis.


"Randy, apakah kamu percaya dengan semua yang telah kita alami sekarang? aku merasa semua yang sudah aku alami ini adalah mimpi, bahkan jika ini benar-benar mimpi, aku tidak ingin bangun" Ucap Krystal dengan pelan.


Randy tersenyum "Takdir adalah hal yang sulit untuk kita makhluk lemah memahaminya, takdir adalah hal yang sangat unik yang kadang kita sendiri merasa ragu dengan apa yang terjadi kepada kita namun aku berani mengatakan, bahwa takdir adalah hal yang nyata, buktinya ada didepan matamu sendiri".


Krystal menatap Randy dengan bingung bertanya "Depan mataku?".


Randy mengangguk lalu mengusap pipi Krystal dengan lembut sambil berkata "Mata adalah anggota tubuh paling dekat dengan hati secara perasaan, karena mata tidak dapat membohongi perasaan apa yang sedang kamu rasakan, sebaik-baiknya kamu berbohong pun matamu tidak akan dapat mengelak.


Lalu aku bertanya, hal apa yang dapat memalsukan perasaan yang terkandung dalam matamu? Jika seseorang sangat mencintai dirimu, dia akan mengetahui sebaik apapun orang yang dia cintai berbohong, dia akan merasakan nya hanya dengan satu tatapan.

__ADS_1


Menurutmu, apakah kehidupan ini adalah nyata atau tidak?"


Krystal menatap Randy dengan lembut dan menganggukkan kepalanya dengan pasti, dia menjawab "Aku percaya semua ini adalah nyata, mungkin orang lain tidak akan percaya dengan apa yang terjadi kepada kita dan aku pun akan begitu jika aku tidak mengalaminya secara langsung.


Sekarang aku mengerti, jika kita ingin mempercayai takdir dan keajaiban itu nyata, kita harus terlebih dahulu merasakannya".


Randy tersenyum lalu mencium rambut Krystal yang sangat harum "Jika sekarang aku hanya mencintaimu dalam dia kehidupan maka mulai esok, aku mencintaimu dalam tiga kehidupan".


Perkataan Randy membuat hati Krystal bergetar haru dan sangat bahagia, dia pun menjawab dengan berbisik "Aku akan mencintaimu dalam empat kehidupan".


Mereka saling pandang lalu tertawa bersama, Krystal mengambil minuman dan memasukan sebuah sedotan lalu menyodorkan nya kepada Randy "Minumlah".


Randy meminumnya dan merasakan manisnya minuman ini seperti manisnya kisah cinta dalam hidupnya, setelah Randy meminumnya, Krystal pun meminum minuman yang tadi Randy minum tanpa rasa jijik karena sedotan tadi bekas Randy.


Krystal membuat cemilan dalam wadah gelas dan menyuapkan kripik kentang ke mulut Randy.


"Imut sekali kamu" Randy mencubit hidung Krystal.


Krystal terkekeh kecil lalu menjawab "Aku imut dan aku milikmu selamanya".


Lalu Krystal memeluk erat Randy dan membenamkan kepalanya ke dada kuat Randy, Krystal merasa sangat nyaman dalam pelukan Randy.


"Uhhh uhh" Mendengar tangisan Krystal yang tiba-tiba, Randy sangat terkejut dan pikiran kembali travelling namun dengan cepat dia menepis pikiran anehnya.


Dia mengangkat lembut kepala Krystal dan memandang Krystal yang menutup matanya dengan air mata yang mengalir di pipinya.


"Kamu kenapa? jangan membuatku panik" Ucap Randy bertanya kepada Krystal dengan khawatir.


"A aku s sangat s senang sekali" Jawab Krystal sambil sesegukan.


Tanda tanya muncul didalam benak Randy, "Mengapa kamu menangis jika senang?".


Krystal meninju pelan dada Randy sambil berkata dengan sesegukan "I ini a air m mata b bahagia, d dasar b bodoh".


Randy tertawa lalu memeluk kepala Krystal kepadanya dan ikut terbawa dalam suasana yang mengembirakan ini.


"Cinta adalah hal terindah yang pernah dirasakan oleh manusia, Cinta adalah perasaan yang sangat sulit dimengerti namun mudah dirasakan.

__ADS_1


Jika ingin memahami cinta yang sebenarnya, maka tunggulah ketika kalian merasa ketakutan dan sakit dalam hati saat kehilangan seseorang yang kalian sayang.


Semudah itu memahami cinta namun yang sulit adalah membedakan antara cinta dan nafsu".


__ADS_2