Menjadi Kiper Terbaik Di Dunia

Menjadi Kiper Terbaik Di Dunia
Chapter 90 : Kasihan Ronnie.


__ADS_3

Semalam saat Randy tertidur dengan nyenyak di kamar apartemen nya, Ronnie yang baru bangun tidur memegang kepalanya karena pusing.


Lalu memandang komputernya yang masih menyala.


"Oh damn, aku lupa mematikannya, dan....!!!!!!! Kompor!!!!" Seketika Ronnie langsung berdiri di kasurnya namun langsung terjatuh lagi akibat jiwa yang belum sepenuhnya berada didalam tubuhnya.


Setelah mengucek matanya untuk memastikan dirinya telah benar-benar bangun, dia langsung berdiri lagi dan mematikan komputer sekaligus berlari ke arah dapur.


Dia mengabaikan larinya yang menabrak benda disekitarnya karena yang terpenting adalah mematikan kompor.


Sesampainya di dapur, Ronnie langsung menyalakan semua lampu ruangan dan terkejut menemukan kompor nya telah dimatikan.


"Kok mati?! Bukankah aku tidak mematikannya?"


Sekejap Ronnie merinding karena tidak ada siapapun di dalam apartemen nya selain dia.


*Brakk*


Suara benda terjatuh membuat Ronnie ketakutan dan refleks berlari sambil berteriak "Hantuuuuu!!!".


Padahal benda itu terjatuh karena kelakuan Ronnie yang berlari menabrak barang-barang yang ada di ruangan tengah, yah namanya juga Ronnie sang penakut dan ceroboh.


Ronnie yang ketakutan berlari menuju pintu keluar apartemen nya hanya menggunakan ce*ana dalam dan telanjang dada.


Tanpa pikir panjang, dia langsung mengedor-ngedor pintu apartemen Randy.


"Randy!!! Randy!!! Tolong!!" Sambil berteriak dengan pilu meminta pertolongan kepada Randy yang masih tertidur.


Apartemen yang ditempati Randy sebenarnya memiliki isolasi suara yang baik jadi apa yang terjadi diluar tidak akan terdengar masuk kedalam apartemen nya.


Jadi langkah yang dilakukan Ronnie sebenarnya sia-sia karena Randy tidak mendengarkan nya.


Mungkin karena Ronnie sudah kelewat ketakutan, dia hanya duduk didepan pintu apartemen Randy sambil menundukkan kepalanya.


Menunggu Randy sang penyelamat membukakan pintu apartemen nya, tanpa sadar Ronnie tertidur lagi.


Mengeluarkan emosional itu membutuhkan energi yang besar jadi ketika seseorang merasa sedih atau marah, setelahnya mereka akan langsung tertidur karena kelelahan.


Itulah yang dialami oleh Ronnie.


+---+


Amerika, New York.


Jika di Inggris sekarang jam 10 malam maka di Amerika masih jam 5 sore, karena perbedaan waktu yang dimana Inggris lebih cepat 5 jam daripada Amerika.


Pelayan-pelayan di Mansion Krystal sibuk mondar-mandir membersihkan ruangan Mansion yang sangat besar.

__ADS_1


Chef profesional yang bekerja di Mansion Krystal pun sibuk menyiapkan sarapan sore untuk Krystal.


Dan Krystal yang berada di kamarnya sedang duduk di kasur berukuran Queen size yang sangat luas memandang ke arah jendela besar yang menampilkan pemandangan taman-taman halaman depan Mansion nya.


Sebuah piano terletak di ruang kamar tidur Krystal yang sangat luas, piano ini bukanlah piano biasa.


Piano ini pernah digunakan oleh Liszt saat mementaskan permainan musiknya yang bernama Liabestraum, Krystal sangat menyukai instrumen-instrumen piano yang menenangkan jiwanya.


Jadi dia dengan koneksi nya yang sangat kuat, berhasil mendapatkan piano legendaris ini.


Namun sayangnya, Krystal tidak bisa memainkan piano tapi suaminya Randy sangat pintar memainkan piano.


Karena Krystal tahu betul tentang suaminya itu, jadi dia menyiapkan piano ini untuk nanti dimainkan oleh Randy di pesta pernikahan mereka di masa depan.


Krystal mengelus pipi lembutnya.


"Aku tidak sabar menanti esok hari bersamamu" gumamnya dengan lembut dan penuh kerinduan.


*Tok tok tok*


"Masuk" Ucap Krystal tanpa menoleh.


Pintu terbuka dan asisten Krystal sambil memegang sebuah dokumen masuk dengan hormat lalu membungkuk sedikit.


Dia berbicara "Ketua, semua yang ketua perintahkan telah diselesaikan, pada jam 10 malam ketua bisa langsung berangkat ke Inggris menggunakan pesawat pribadi Boeing 747-8 VIP milik Ketua."


Ini adalah aura pembisnis dan ketua yang sangat kuat.


"Baik" Sepatah kata keluar dari mulut mungil dan imut milik Krystal.


Asisten itu meminta izin untuk mengundurkan diri dari kamar Krystal dengan hormat.


Krystal membaringkan tubuhnya lalu menutupi sebagian tubuhnya dengan selimut sambil memejamkan matanya.


Ada sebuah kelelahan namun lebih banyak kebahagiaan karena dia akan bertemu dengan sang pujaan hatinya.


+-------+


Randy terbangun pada jam 12 malam karena perutnya tiba-tiba sangat mules, sepertinya dia terlalu banyak makan tadi.


Dia dengan cepat ke wc, setelah beberapa puluh menit melakukan aktivitas nya.


Dia berniat untuk pergi ke supermarket untuk membeli cemilan, jadi dia memakai jaket dan celana jeansnya.


Setelah merapihkan rambutnya yang acak-acak dan menyemprotkan parfum di bajunya, dia melangkah ke pintu.


Dan saat dia memutar gagang pintu, pintu terbuka pada saat bersamaan tubuh seseorang terjungkal masuk kedalam apartemen Randy.

__ADS_1


Ini sangat mengejutkan Randy.


"Siapa ini!"


Namun saat dia melihat lebih detail, dia sepertinya mengenali orang ini.


Orang ini adalah Ronnie, rekan setimnya namun dia bingung mengapa Ronnie berada disini.


"Apakah dia dirampok? Bisa jadikan?!"


Pikiran Randy tiba-tiba mengarah ke Ronnie yang dirampok dijalan lalu Ronnie melarikan diri ke apartemen nya.


Randy tidak langsung membangunkan Ronnie, tetapi melangkah kembali masuk ke apartemen nya dan menuju wc untuk mengambil air menggunakan gelas.


Setelah air terisi di gelas, Randy berjalan kembali ke pintu apartemen dimana Ronnie masih tergeletak tidur.


Gelas yang dipegang Randy, dia tumpahkan ke arah wajah Ronnie untuk membangunkan nyam


Seketika "Hantuuuuu" Ronnie berteriak saat dia membuka matanya.


Randy menampar kepala botaknya tapi tidak terlalu keras.


"Hantu matamu cok! Kenapa kau ada disini?" Tanya Randy sambil mengetukkan jarinya di dinding dan mengangkat alisnya kepada Ronnie.


Ronnie yang sudah sadar sepenuhnya melihat Randy seperti seorang penyelamat, dia langsung memeluk kaki Randy sambil berkata dengan ketakutan "Randy, tolong, ada hantu di ruang apartemenku".


Ronnie menunjukkan ruang apartemen nya yang berada tepat disebelah Randy.


Perkataan Ronnie membuat mulut Randy berkedut.


"Jadi pemilik apartemen yang mesum itu adalah Ronnie, pantas saja hantu didalamnya pada mesum."


Kemudian Randy mengetuk kepala Ronnie sambil berkata "Jadi kamu yang memasak hingga gosong, gara-gara kamu ruanganku penuh dengan asap!".


Ronnie memegang kepalanya yang dijitak oleh Randy sambil memandang Randy dengan malu " Ah, aku tadinya mau memasak cuma yah anu...".


"Anu apaan? nonton bokep?!" Ucap Randy dengan kesal kepada Ronnie.


Ronnie semakin malu namun dia kebingungan "Kok kamu tau?".


"Taulah, kan aku yang mematikan kompor mu, jika tidak, apartemen ini akan kebakaran karena tindakan ceroboh mu".


Mendengar perkataan Randy, Ronnie sedikit lega karena yang mematikan kompor nya bukanlah hantu atau semacamnya.


Tapi dia semakin tidak tenang karena Randy mengetahui dia telah menonton film enak-enak dan pasti Randy akan menyebarkan nya kepada teman-temannya.


Memikirkan hal memalukan ini, Ronnie langsung memasang muka melas "Jangan bilang-bilang yah, aku janji akan menuruti perintah mu".

__ADS_1


Ide jahil langsung muncul di benak Randy ketika mendengar perkataan Ronnie.


__ADS_2