
*****
" Hiks Hiks Huweeeee." Aku melihat Adik tercintaku itu menangis keras....
"Aku akan melaporkan mu pada ibu ku....Hiks...." Dia beranjak dari tempat nya jatuh di papah ole kedua pelayan nya....
Bahkan pelayan nya sendiri susah untuk berjalan.....Di tambah harus memapah Adik Tercinta ku itu.....
Hais bikin repot saja tuh ADIK JADI JADIAN...
sudah kelakuan kaya demit....gak ada akhlak dan sopan santun
" Kau tidak apa apa an...?."
Aku membantu Anni untuk berdiri
"Tidak apa apa pangeran, Maaf aku merepotkan mu...Seharusnya kau biarkan saja Anak buah tuan putri memukul saya..." Jawab nya menahan rasa sakit.
"Ya, terserah...Yang jelas siapa yang berani mengganggu orang ku, maka ia akan berurusan denganku." Jawabk u yang sok bijak
"Ayo, Pangeran...Pasti mereka akan melaporkan kejadian ini, pada yang mulia raja...kita harus lebih dahulu sampai dari pada mereka. " Dia meneyeret ku agar jalan ku lebih cepat.
Mungkin kalau tuh badan kaga ngilu semua...Anni bakal mengajak ku lari maraton dengan nya....
Karna merasa kasiha dengan anni aku berhenti berjalan...Aku memikirkan sesuatu sejenak....
"Ada apa pangeran?...Kita harus cepat!!."
Tanpa aba aba...Aku mengendong Anni dengan gaya Bridel Staiyl....
"Pangeran turunkan saya....Saya bisa jalan sendiri." Aku melihat muka dia yang merah merona.....
"Hais memiliki wajah tampan dan Cantik memang susah...." Aku berkata Dalam hati
Aku membawa Anni menuju aula utama kerajaan.....Aku masih menggendong nya dalan pelukan ku.......
"Tunjukkan jalan.... Aku gak mau nanti malah tersesat di istana sendiri... Kan gk lucu."
"Baik yang mulia... Maaf karna sudah menyusahkan mu. "
Aku melihat wajah Anni yang menampak kan wajah menyesal.
******
Banyak orang yang memerhatikan kami...
__ADS_1
"Hei lihat pangeran menggendong kepala pelayannya!!."
"Tidak mungkin...Ini pasti bohong, Diakan tidak memiliki kekuatan apa pun."
" Mengangkat karung 2 kg aja gak kuat."
"Wah dia memang seperti pria tanggguh."
"wah, ini pasti tidak nyata."
Dan
Bla...Bla...Bla dan Bla
Masih banyak lagi perkataan yang aku dengar....Tapi aku gak usah mendeskripsikannya....
Yah memang dandanan ku seperti pria....Di tambah Aku tidak memiliki dada besar seperti cewek pada umumnya.....
Bukan gak punya.........Cuman rata aja kaya papan peng gilasan cucian....
Saat di depan pintu aula utama....aku melihat kedua penjaga.......Mereka kaget melihatku yang sementara membawa Anni dalam pelukan ku....
Saat dia ingin menyampaikan ku aku menahan mereka.....
"Pang....." Ucap seorang penjaga.
Aku memberikan tatapan intimidasi agar mereka tidak membuka mulut mereka..
Aku diam cukup lama....Aku mendengarkan seksama apa yang di laporkan adik ter Cinta ku itu Kepada ibu...
****
"Bu...pokonya harus Meng hukum dia Dengan berat...Dia sudah merusak wajah ku ini." rengek putri.
" Tidak mungkin" Jawab sang ibu
"Benar raja...Yang mulia pangeran memukul kami." Jawab seorang pelayan.
"Dia sangat lah kejam."
Terjadi keributan yang sangat heboh di dalam aula.
****
Haya aku lagi yang salah....Liat aja Apa yang akan aku perbuat pada kalian...
__ADS_1
" Berani beraninya memfitnah Sang Shinigami ini....Hahahaha....."
Aku memasang raut muka jahat yang membuat kepala pelayan ku dan dua orang penjaga ini ketakutan.
BRAK...
Aku menendang dengan kuat pintu besar di hadapan ku ini....
Aku melihat raut keterkejutan di wajah mereka... Aku memasuki ruangan dengan santainya....
"Uy...Kau....." Aku menujuk salah satu pria rambut hitam dengan mata merah yang cukup tampan ....
"Pindah kau dari situ."
"Kenapa harus aku berdiri dari sini." Tanya nya menantang.
Aku meletakkan Anni di lantai terlebih dahulu... Lalu aku mendekati pria itu...
Dia nampak terkejut....
"Sayang~...Kau membuat ku marah...Harusnya kau langsung berdiri dari situ." Aku mengelus dada bidang miliknya yang ngepres pada bajunya itu.
"Apa yang kau lakukan?." bentak nya marah
"Dasar tidak sopan Lanjutnya."
"Ah..... Sayang~....Aku akan melakukan ini."
Aku mencengkram kerah bajunya dengan kuat.....Dengan kecepatan cahaya...
Aku tarik kerah baju pria itu...Dan menerbangkannya Ke belakang ku....Yah aku melempar dia bagaikan membuang barang Ke tempat sampah.
Bagiku dia sangatlah ringan....Walaupun tubuh yang aku rasuki ini lebih kurus dari pada tubuh asli ku.
Dia tersungkur Dengan posisi pantat Duluan menyentuh lantai....Siapa suruh bikin aku marah πππ.
Aku mengangkat Anni dari lantai...
"An... Kau duduk dulu yah di sini."
Aku meletakkan Anni di kursi salah satu pria yang aku lempar tadi.....
Aku berbalik meng hadap para manusia yang berada di ruangan ini...mereka memasang raut muka lucu...Bahkan ada yang mulutnya mungkin bisa di masuki para sapi yang lewat...
"Jadi apa yang akan kalian bicarakan padaku?" Aku melemparkan senyum iblis pada mereka.
__ADS_1
Yah kira kira ilustrasi pria yang di lempar seperti ini.