
Hos... Hos...
Aku berlari dengan kencang menghindari kawanan serigala yang terus mengejarku....
Serigala itu memiliki bulu berwarna abu abu dan mata berwarna orange, aku akhirnya terkepung di sebuah lapangan besar.
Mereka mengelilingiku dengan memasang wajah galak di bingkai dengan taring dan liur yang menetes dari mulut mereka.
Tak lama mereka membuka jalan untuk sesuatu disitu aku dapat melihat se-ekor serigala berwarna abu abu hitam dengan mata berwarna orange bercampur merah yang berjalan terus mendatangi ku....
Aku perlahan berjalan mudur tapi serigala yang berada tepat di belakanhku menyalak dengan buasnya, Saat aku melihat kembali ke serigala yang berbeda tadi dia sudah diselimuti cahaya perak berpendar disekitarnya.....
Dia mulai membentuk badan seorang pria tinggi tegap.... Aku tidak dapat melihat wajahnya dengan jelas karna dia mem belakangi sinar bulan yang nampak aneh itu...
Aku hanya dapat melihat pendar matanya yang menyala terang dan sebuah senyuman miring yang menyeramkan.
"Aku menemukanmu darling ~." Dia berkata dengan nada yang teramat dingin...
Sesaat aku terperenjat mendengar suara dingin itu....
"Tidak ini pasti mimpi. " Aku menampar pipiku dengan keras tapi tidak sakit sama sekali, aku terpaku diam di tempat. Ini mimpi pasti aku bisa bangun.
"Kau tidak akan bisa bangun tanpa se-izin ku. "Ucap pria didepanku dengan enteng.
__ADS_1
"Apa maksudmu?" Aku memikirkan segala cara untuk bisa terbangun dari mimpi sialan ini.
Pria didepanku ini mendekati ku dengan cepat hingga aku tidak bisa melihatnya berjalan bahkan dia sudah sampai didepanku.......
Aku terkejut dan melangkah mundur dengan cepat juga, tapi dia menarik pinggangku dengan kasar hingga aku bertabrakan dengan dada bidang miliknya....
Tubuhku mengejang karna kaget, saat itu juga aku meronta dengan keras aku ingin merapalkan mantra seperti saat aku dikejar para pelayan milik Carl tapi enggak bisa....
Tenggorokan ku tercekat, aku bahkan tidak tahu suara apa yang keluar dari tenggorokanku....
Aku dapat merasakan pria itu menundukkan tubuhnya dan mengendus ceruk leher seperti binatang buas, tak lama aku dapat merasakan perasaan yang teramat sakit dileherku, pria ini menghisap darahku dengan gampangnya dan bringas seperti kehausan.
Tak lama dia menjilat bekas gigitan yang ia buat, aku dapat merasakan kekuatan magis yang terkumpul di sekitar bekas gigitan itu....
Aummm.....
"Akh... " Aku memekik dengan tenggorokan tercekat, aku merasakan panas yang teramat di leherku.
"Aku pasti akan menemukanmu dengan mudah dan terima kasih karna sudah terluka. " Pandangan ku mengabur dengan cepat dan aku harap itu pertanda bahwa aku akan kembali ke dunia nyata.......
***/***
"Hey.... Bangun lah jangan membuatku khawatir. "
__ADS_1
Perlahan aku membuka mata saat aku merasakan panggilan seseorang dan goncangan pelan ditubuhku.....
Aku mengerjapkan mata ku untuk membiasakan mata ku saat menerima terpaan sinar rembulan yang terang...
Refleks aku memegang leherku yang sakit, itu seperti bukan mimpi ini bahkan sangat sakit.... Aku mengelus leherku yang masih mengalami senasasi terbakar hebat, saat aku menoleh dan mengedarkan pandangan ku...
Aku melihat wajah Carl yang nampak cemas, "Bagai mana hukuman yang aku jatuhkan untuk wanita itu?" itu adalah pertanyaan pertama saat aku kembali dari ambang kematian akibat drayd yang cemburu buta itu....
"Aku tunda, dan kenapa hal pertama yang kau tanyakan malah mengenai hukuman mati seseorang. " Carl lagi lagi memasang ekspreai yang sulit aku tebak.
"Hahaha...... Entahlah. " Jawabku lemah.
"Kau membuatku khawatir!!! " ..
"Kenapa? "
"Saat aku melepaskanmu dari pohon apel sialan itu kau sudah hampir mati, " Aku melihat Carl yang memasang kilatan mata berbahaya "Aku pikir aku akan kehilanganmu dan saat kau tertidur kau terus berteriak histeris sambil memasang wajah ngeri..... Tapi anehnya aku tak bisa mem bangunkan mu, aku pikir kau akan terus bermimpi selamanya.... "
Carl menautkan tangan ku dengan tangannya.
Carl meremas tautan tangan ku dengan lembut lalu mencium tanganku....
"Hahaha...... Aku hanya bersyukur aku gak mati kan aku masi pingin buat rusuh. " Entah kenapa aku masi memikirkan candaan garing disaat begini......
__ADS_1
"Tidurlah kembali aku akan terus berada disisimu. ".
Carl mengelus rambutku dengan lembut dan perlahan. Itu membuat kantuk mendekatiku secara cepat, aku mulai memejamkan mataku kembali menuju alam mimpi.