MENJADI PANGERAN?

MENJADI PANGERAN?
MENTRI YANG LAIN


__ADS_3

***


Aku menatap sekeliling dengan penuh penyesalan....


Bagai mana tidak, Sudah aku ini baru Pertama kali jalan keluar istana , Dan dengan beraninya akting ala Aktria Hollewood Berlari entah kemana.


Yap....Sangking entah kemana nya sekarang aku nyasar di Tengah kota seluas ini.


"Akhhhhh....Sialan...Sekarang aku dimana ini?." Aku merutuki tingkah lebay sesaat ku itu.


Aku tadi berjalan tak tahu arah menembus nembus lewat jalan kecil, Yang sekarang membuatku berada di tengah keramaian ini.


Aku mengedarkan pandangan ku untuk mencari cari orang yang sekiranya dapat aku tanya tanyai mengenai di mana aku sekarang berada..


"Mmm... Pak sekarang saya berada dimana?." Tanya ku menghampiri penjual bunga keliling.


"Ah...Tuan sekarang berada di alun alun kota." Jawabnya ramah.


"kalo boleh tau jarak dari sini ke istana berapa jauh ya?."


"Sangat jauh tuan!!! Anda pergi ke pinggir kota saja jarak tempuhnya 3 Km!!." Jawabnya.


"Akh....makasih pak." Aku ber-terima kasih dan pergi meninggalkan bapak penjual itu.


"Sial....Aku gak nyadar aku sudah pergi sejauh itu....Apa karna efek aku kangen pingin lari."


Σ( ° △ °|||) Aku merutuki lagi kebodohan ku.


Aku kan sekarang berada di dunia natah berantah...Malah dengan santainya mengeluarkan kecepatan berlari ku...Yang mengalahkan Us****B***


"Oh iya kan ku tinggal pulang aja lagi....Ngapain takut...Kalo ada yang macam macam tinggal aku hajar." Aku tertawa dalam hati.

__ADS_1


Sekarang aku berada di tengah alun alun kota yang di hiasi air mancur yang lumayan besar dengan sebuah patung burung Phonix berwarna biru yang kakinya dililit oleh sulur bunga mawar hitam dengan duri durinya....


Itu merupakan simbol dari kerajaan ini. Aku sempat melihat simbol itu di baju para penjaga istana..


Aku mendekatai air mancur itu...Dan tepat di depan air mancur itu aku melihat pria tampan bak dewa Oliympus....


Dia melemparkan koin emas dan ngomong sesuatu.... Aku menatapnya dengan lekat aku merasa familiar dengan wajah nya.


"Ko kaya pernah liat ya!! Tapi dimana?." Aku berpikir keras." Akh... Sudahlah....Waktunya aku pulang"


Saat aku berbalik aku kaget....Karna ada sebuah tangan kekar yang menahan pergelangan kurus milik "Hatsu" Ini


"Aku Baru menyadari tubuh ini sangat kurus." Dalam hati ku berkata.


****


"Anu...Tuan bisa lepaskan tangan saya?." Ucapku ramah.


" Bukan kah tidak sopan jika berbicara tidak menatap lawannya!!!."


Buset kalo lebih dekat dia ganteng cuy... Dengan Rambut pirang,Hidung Mancung, Rahang yang tegas dan kedua bola mata nya yang berwarna biru agak Kehijauan.


Aku terpana.


"Ini sudah kedua kalinya kau melihatku seperti itu." Ucapnya di sertai senyum yang mengembang.


"Astaga aku tidak bermaksud!!! Sumpah Bukan seperti itu." Aku gelagapan menjawabnya......Sungguh sial, Mudahan aku gak di sangaka orang mesum〒_〒.


"Hahaha....Kau sangat lucu pangeran." Jawab nya diselak gelak tawa membahana milik nya itu.


"Tunggu....Kau mengenal ku." Aku menyipitkan mata curiga....

__ADS_1


Dia nampak menyeka air mata di ujung matanya itu....


"Huff...perkenalkan aku adalah salah satu mentri di kerajaan..." Dia memperkenalkan diri dengan berlutut ala kesatria yang membuat jubah berwarna putihnya itu berkibar indah.


"Hahaha....Kalau begitu salam kenal." Aku tertawa dengan garing nya....


Aku menarik tangan ku secepat kilat Dan berbalik pergi......Rencana nya aku pingin kabur secepat kilat... tapi sayangnya gak bisa.


Karna manusia yang bersama ku ini sudah memegang tangan ku lagi.....


Dia menarik ku dengan kuat hingga muka ku Ber Tabrakan dengan dada bidang miliknya...


Ini sungguh sakit.


"Sialan...Lepaskan aku!!." Seruku galak.


"Bukan kah kau ingin jalan jalan, Aku akan menemani mu." Dia lagi lagi memamerkan senyum mautnya itu.


"Jalan jalan mbah mu!!!! Aku Lagi sibuk." Sayangnya senyuman maut itu dah gk mempan untuk ku.


"Ah~ sibuk kencan." Dia melemparkan senyuman yang bagiku sekarang nampak mengerikan.


Aku dengan sekuat tenaga me mukul uluh hati dan menginjak kakinya dengan semangat 45


"Akhhh.." Dia mengerang kesakitan


"Bweee...Dasar genit....Mangkanya jangan main peluk peluk aja" Aku menjulurkan lidah ku dan menarik bawah mata ku sedikut lalu tancap gas kabur(づ ̄ ³ ̄)づ



Ini adalah ilustrasi si cowok Genit.....

__ADS_1


Maaf author baru bisa up karna hp q


Rusak〒_〒


__ADS_2