MENJADI PANGERAN?

MENJADI PANGERAN?
PERCOBAAN SIHIR PERTAMA


__ADS_3

******


Carl jatuh terduduk dan membungkuk.....


"Argggg......." Dia mengerang menahan sakit yang tidak bisa aku bayangkan.....


Author: "Gimana mo ngebayangi coba...Lu kan gak punya."


Aku jadi merasa bersalah..... Aku mendekat dan berjongkok di depan Carl.....


"Carl.....e, Apa itu sakit?." Aku menggaruk pipi ku yang tidak gatal.


Aku menunggu Jawaban yang akan di berkan Carl tapi tak kunjung diberikan....


"Carl jangan membuat ku takut." Aku menggoncang tubuhnya dengan keras...


Wah kan gk lucu kalo aku di penjara atas tuduhan menghilangkan masa depan Sang mentri....


Bruk.....


Carl mendorong ku hingga posisi dia berada di atasku..... Aku memandang wajah Carl yang menahan sesuatu yang tidak ingin aku tahu apa itu...


"Hmmmm....." Aku mendengar geraman tertahan dari Carl...


"Hei lepaskan tangan mu." Aku memberontak sekuat tenaga dari cengkraman tangan Carl yang memegang pergelangan Tangan ku dengan Kuat...


"Apa kau mencona menguji ku?." Dengan kilatan mata dan senyuman menggoda...


"Astaga....Sepertinya Aku membangunkan sesuatu yang tak seharusnya. " Aku membatin durja di hati ku.


"Siapa yang menggodamu?Kaya gak ada kerjaan aja menggodamu." Jawabku sadis.


"Hmm....Jadi apa maksudmu dengan memamerkan tubuh mu." Carl mengangkat alis sebelah kanan dengan penuh tanya...


" Ya aku memang tidur kaya gitu, Mangkanya jangan asal masuk.... " Ujarku sewot.


" Dan bisakah kau menyingkir, Ini sangat tidak nyaman." lanjutku berbisik.


Aku dapat merasakan sebuah benda yang menekan paha ku..... Astaga, Aku benci pikiran ku....


***


Cup......


"Selamat pagi sayang***." Carl berbisik dengan nada rendah di telinga ku...


Seketika aku diam mematung dengan kejadian yang baru saja terjadi, Dia mencium keningku.


Carl berdiri meninggalkan ku yang diam mematung sendirian di kamar ini.... Otak ku tiba tiba tidak dapat berfungsi dengan baik..


Akhhhhhhh.....


Setelah sadar yang sudah terjadi aku merasa aneh.... Bagaimana dia mencium jidatku dengan entengnya.... Dasar laki laki gila...


Tok....Tok....Tok.....


Aku menoleh mendengar suara ketukan dari arah pintu.


Kraaaak.....


Aku melihat 5 orang pelayan wanita sedang berdiri di depan kamar ini


"Kalian siapa?." Ucapku dingin.


"Kami pelayan yang akan membantu nona mandi, kami disuruh tuan untuk membantu nona bersiap siap."


Mereka mengatakan nya dengan sangat kompak.... Entah mereka ini latihan dulu atau bagai mana....


"Aku bisa sendiri."


Aku Ingin menutup pintu kamar ini lagi saat salah satu pelayan mencegah ku menutup pintu...

__ADS_1


"Jika kami tidak membantu nona bersiap, kami akan di bunuh oleh tuan." Ucap nya ketakutan


"Cih, Dengan sikap Dia yang begitu.... Tidak heran dia akan mengancam kalian."


"Ya....Silahkan kalian membantu ku mandi sesuka kalian." Lanjutku pasrah.


Jika aku menolak aku kasian dengan nasip para pelayan ini.....


"Haaa......Hufffft....Tenanglah, Ini Hanya dibantu mandi." gumamku pada diriku sendiri.


Aku membuntuti mereka menuju kamar mandi,


"Nona silahkan buka baju anda Dan silahkan masuk kedalam Bathtup ini."


Aku menuruti mereka, Aku merasa sangat malu.


Plung......


Aku sekarang sedang berendam di dalam air yang berwangi bunga mawar ini dan banyak sekali kelopak bunga nya......


Srek.....Srek....Srek....


Mereka menggosok kan badanku dengan lembut..... Ini sangatlah membuatku risih....


"Nona, kalau boleh tau asal nona dari mana?." Tanya seorang pelayan 1.


"Haha, Aku berasal dari tempat yang jauh." Ujarku jujur.


"Dimana itu nona?." Tanya lagi seorang pelayan 3.


"Di tokyo."


"Wah, Daerah mana itu nona?." Tanya pelayan 2 kepo.


"Jepang, Bisakah kalian bertanya langsung ke intinya?." Jawabku risih.


Aku melihat mereka saling lirik meninang nimang apakah mereka akan bertanya atu enggak.....


"Karna kebetulan saja." ucapku asal.


percakapan pun berakhir.


Aku bahkan membutuhkan mandi sekitar


1 jam lebih.....


"Jam berapa sekarang?." Tanya ku.


"Jam 7.45, Nona."


"Mana baju ku, Aku harus cepat."


Mereka membawakan Segunung Gaun berwarna warni dan, sejumlah kota berisi perhiasan berkilau


"Apa ini?." Tanya ku bingung.


"Ini adalah gaun yang akan nona kenakan hari ini."


"Siapa yang mempersiapkannya?." Tanya ku dingin.


"Maaf nona, Jika kami tidak membuatmu senang. Tapi Tuan Carl yang mempersiapkan ini semua."


"Bawa aku ketempatnya." Perintahku.


"Tapi nona, Kau harus mengenakan Baju terlebih dahulu." Jelas pelayan 5 ketakutan.


"Jika kalian tidak mau biar aku saja!!!." Bentak ku murka....


Seketika Suasana ruangan menjadi canggung.. Aku melihat mereka gemetar Hebat karna Takut...


Brak....

__ADS_1


Aku melesat Keluar meninggalkan kamar, tidak peduli dengan teriakan para ke lima pelayan di belakang ku....


Mereka mengejarku dengan susah payah, aku juga kesusahan karna aku Hanya mengenakan Handuk Sebagai Baju Yang kapan saja bisa melorot....


Tiba tiba salah satu pelayan meneriakkan sebuah mantra air...


"fylakíneroú"


Aku melihat sebuah Gelembung besar melesar ke arah ku, aku menghindari Gelembung itu dengan cara melompat tinggi ke atas hingga Gelembung itu melesat maju kedepan....


"Nona, Menyerahlah.. Kau tidak akan bisa lolos dari mantra ku." Teriak pelayan 5


Aku berbalik dan melihat mereka ber 5 yang ngos ngosan mengejarku...


Padahal aku hanya berlari seperti biasa dan ini Baru berjarak 75 M dari kamar yang aku tiduri semalam.....


(Hatsu tidak tahu bahwa Pintu yang berjarak 20 meter di depan nya itu, Pintu Ruang kerja milik Carl)


Aku melihat Gelembung itu Kembali lagi Untuk menangkap ku..


Oke, Konsentrasi Dan mari merpalkan Mantra.


Aku konsentrasi membayangkan Seekor naga air berbentuk Panjang yang sangat kuat...


Aku menunjuk Gelembung besar yang melesat ingin menangkapku...


"Καταστρέψτε τον εχθρό που θα τραυματίσει τον αφέντη σας, Ο δράκος νερού έρχεται εδώ."


Aku merapalkan mantra secara terburu buru, Aku hanya mencoba keberuntungan ku....


Muncul lingkaran Berbentuk rumit dari bawa kaki ku....


Pats....


Muncul sebuah Naga air yang besar keluar dari bawah kakiku dan melesat menuju Gelembung besar itu...


Boom....


Terjadi ledakan tepat di depan pintu yang aku tidak tahu itu pintu menuju ruangan apa.


Kaca jendela Disekitar ledakan Hancur berkeping keping dan atap rumah tempat yang tepat diatas ledakan itu lobang besar.


Aku vokus dengan pintu yang tak Hancur itu, Sepertinya ruangan itu sangat


penting Dirumah ini hingga di pasangi sebuah sihir pelindung yang kuat......


Naga Yang aku ciptakan menang, dia menghancurkan gelembung itu dengan mudah.


Swoooos....


Naga air itu melesat terbang kearah ku, dia berubah menjadi kecil seukuran ular cobra lalu melingkar di leher dan meletakkan kepalanya tepat di bahuku.


Aku merasakan sensasi dingin di leherku.


Aku melihat banyak pelayan yang datang dari arah depanku.


Di depan mereka nampak pria paruh baya dengan baju yang nampak berbeda.


Drrttt....


Pintu yang dilapisi dengan Sihir pelindung yang kuat itu terbuka


Betapa terkejutnya aku dengan sesosok yang keluar dari ruangan itu, Dia adalah Carl


Carl menatap para pelayan yang datang berombongan dan kelima pelayan di belakang ku. Dia juga terbelalak saat melihatku.


Perhatiannya fokus tertuju kepada Naga yang melingkar di leherku


"Ah~, sepertinya aku tau siapa yang membuat rumahku berantakan"


Carl Menyeringai bagai binatang buas kepada mangsanya ke arah ku

__ADS_1


__ADS_2