MENJADI PANGERAN?

MENJADI PANGERAN?
CIUMAN PERTAMA


__ADS_3

Aku membuka mata ku dengan berat hati karna ada sesuatu yang mengelus wajah ku dengan pelan...


Saat aku membuka mata ku aku dapat melihat Carl yang berada di sampingku, dia nampak kusut dengan kantung mata yang terpajang di bawah matanya dan dia masih mengenakan baju yang kemarin ia pakai...


Aku bangkit dari tempat tidur dan memegang wajah Carl, "Hei ada apa ini? " Tanya ku dengan kasih sayang..


Carl memegang tanganku lalu di letak kan nya di pipinya yang terasa dingin membuatku terdiam....


"Astaga." Pekikku kencang, aku otomatis memegang dahi Carl dan mengecek dengan suhu tubuhku...


"Tak apa, kau lekaslah mandi dan sarapan dengan ku, dan kita bisa melakukan kegiatan mu kemaren yang tertuda. " Ucap Carl dengan lemah.


Aku dapat merasakan kekuatan sihir Carl yang sangat sedikit di tubuhnya, ini membuatku sangat tidak nyaman, banyak sekali pertanyaan yang terlintas dikepala ku.


"Apakah ini karna dia menyelamatkan ku kemarin? " Ucapku.


"Bukan. " Ucapnya cepat.


Carl melepaskan tangan ku lalu beranjak pergi meninggal kan ku.... Aku masih tidak bisa menyembuhkan Carl karna kekuatan ku juga belum pulih sepenuhnya tapi masih ada satu cara untuk membuat Carl baikan...


Aku mengigit bibir bawahku hingga berdarah, aku memegang tangan Carl dan menyentakkan nya agar dia berbalik ke arah ku...


Saat Carl ingin protes, "Ada ap... " Dia berhenti karna Aku sudah terlebih dahulu membungkam bibir nya dengan bibirku..... Aku dapat merasakan tubuh Carl yang menegang, aku membungkamnya dengan paksa hingga dia meminum darah pada bibirku.....


Carl menarik pinggangku hingga tubuh kami merapat, dia mendorong tengkuk ku agar ciuman kami lebih di perdalam, aku mengalungkan tanganku di leher Carl dan aku berjinjit untuk menciumnya.....


Aku dapat merasakan Carl yang menghisap dan mengecap bibir ku dengan menuntut...


Aku membiarkannya lidahnya yang menjelajah kesana kemari dalam mulutku, Aku merasakan Carl yang mengigit bibirku dengan gemas...


Membuatku memekik tertahan.


Aku mulai kehabisan oksigen di paru paruku karna ciuman ini, aku menepuk dada Carl dengan pelan meng isyaratkan bahwa aku hampir mati kehabisan oksigen karna dirinya.....

__ADS_1


Butuh waktu lama hingga dia melepaskan tautan bibir kami, menandakan dia melepaskan ciuman nya dengan berat hati, aku meraup oksigen dengan beringas nya seperti tidak akan pernah bisa menghirupnya lagi.....


"Hos.... Hos... Aku hampir mati kalau kau tidak melepaskan ciuman nya. " Aku berkata dengan jengkel kepada Carl.


Saat aku mengadah kan kepalaku untuk melihat wajah Carl, aku terpana dengan raut wajah segarnya sekarang.


Kulitnya telihat lebih pucat dari biasanya dengan pupil mata yang berubah menjadi vertikal seperti kucing dan sebuah taring yang menghiasi bibir nya, yang berwarna merah cerah....


Seketika itu juga tubuhku menegang, aku tidak berpikir bahwa aku baru saja memberikan ciuman pertama ku terhadap bangsa bertaring dan bermata merah.....


"Aku tidak menyangka bahwa kau akan berinisiatif begini sayang~. " Ucap Carl dengan seringai berbahaya..


"Aku hanya ingin membuat mu lebih baik. " Jelas ku dengan cepat.


Carl mendekatkan wajahnya ke wajahku hingga aku dapat merasakan hidung kami yang bersentuhan.....


Lalu Carl berbisik dengan nada posesif yang berbahaya di telinga ku...


"Aku tak akan pernah melepaskanmu, bahkan jika itu harus melenyapan yang berani menghalangi ku. "


"Tapi aku terlanjur terjatuh lebih dalam ke jurang tak berdasar yang sudah kau buat di dalam hati ku. " Desis Carl marah.


"Itu hanya obsesi mu semata. " Jelasku..


"Ini bukan obsesi semata. " Sanggah nya keras kepala.


Ini masih terlalu pagi bagi ku untuk memulai pertengkaran, dan aku masi lelah akan kejadian kemaren dan karna mimpi buruk kampret tadi malam.


Aku mendorong Carl secara paksa hingga dia menjauh, aku berbalik meninggalkannya yang sedang marah tanpa menoleh kearah nya sedikit pun..


"Aku tak akan membiar kan mu memiliki pria selain aku. " Carl berteriak dengan murka di dalam kamar.


Aku masuk ke dalam kamar mandi dan aku ingin mandi sendiri hari ini, aku sangat risih jika harus dimandikan oleh para pelayan lagi.

__ADS_1


Aku dapat mendengar Carl yang pergi dengan membanting pintu kamar dengan keras....


"Astaga ini menjadi sangat rumit." Pekik ku karna jengkel....


Aku mengisi bak mandi dengan air dingin, sekarang aku hanya perlu air dingin untuk memadam kan kepala ku yang mulai berasap.....


Plung.....


Aku memasuk kan badan ku dengan perlahan, aku dapat merasakan air yang dingin menusuk kulit ku dengan tajam tapi aku tak memeduli kan-nya dan terus melanjut kan acara berendam ku....


Aku selesai mandi dengan cepat, saat aku melewati sebuah cermin besar aku dapat melihat tanda berbentuk kepala serigala di leherku.....


Aku diam membatu karna melihat tanda itu, berati itu bukan sekedar mimpi biasa tak lama tanda itu memudar dan hilang tanpa jejak....


"Aneh kenapa bisa hilang sendiri. " Gumam ku pelan.


Aku menyentuh tempat tanda itu lagi..


pats....


Aku terlonjak kaget karna aku merasakan panas yang menjalar di leherku seperti didalam mimpi.


"Akhhh.... "


Aku berusaha menahan erangan ku agar tidak kedengaran oleh siapa pun penghuni di dalam rumah ini, karna itu bisa jadi hal yang sangat merepotkan.


Butuh waktu sekitar 10 menit untuk meredakan nyeri di keherku ini, tapi ini belum betul betul hilang rasa sakitnya bahkan ini masih terasa perih.


Aku berdiri dengan susah payah, dan aku cepat cepat menuju pintu keluar kamar mandi karna aku seperti merasa ada yang mengawasi ku......


Aku keluar dari kamar dan melihat sebuah baju berwarna biru dongker bercampur hitam yang sudah disiapkan untuk ku...


Aku memakainya dengan kecepatan yang sangat cepat dan mengikat rambutku kebelakang....

__ADS_1


Aku berjalan menuju ruang makan yang sudah aku hapal jalannya, tak butuh berapa lama aku sudah sampai di depan ruangan itu, tapi aku bingung bagai mana jika sudah ada Carl didalam😣....


Apa yang harus aku lakukan agar tidak canggung? Pikirku frustasi dan mungkin saja dia marah pada ku hingga tak ingin melihat ku, kan siapa tau.... 🙄


__ADS_2