
****
Dengan cepatnya dia melingkarkan tangan nya pada pinggang ku....Dia menarik badan ku dengan melingkarkan tangannya di pinggangku hingga punggung ku bertemu dengan...Ekhem...Dada bidang miliknya.
"Hey....apa apa an ini?."
"Diam lah...kalau tidak ingin aku berbuat macam macam pada mu!!."
"Cih...Dasar se enaknya saja!!."
"pegangan yang erat nanti kau jatuh." dia menari tali ke kang kudanya
Hiiiihiiiii.....
kuda itu meringkik dengan keras.....
Kami berangkat entah menuju kemana dengan kecepatan tinggi....
"Sumpah posisi ini membuat ku tak nyaman."
"Nanti kau juga akan nyaman." Serunya menggoda.
Aku mendanga kan kepala ku untuk melihatnya....
"Apa maksudmu?" Aku melihatnya dengan tatapan menyelidiki.
"Nanti kau juga akan tau." Dengan seringa yang terpampang jelas di bibirnya.
"Oh iya, Tadi kita bisa berpindah pindah itu kau menggunakan jurus apa." Aku memasang muka bingung....Secara rasional kan itu gak mungkin....
"Hahaha....Itu namanya teleportasi...Gimana bisa kau lupa?." Dia menyentil jidatku dengan kuat....
"Ah...Sakit woi....!!!." Saat aku mengaduh kesakitan sang pelaku malah ketawa ketawa.
Itu sangat memebuat ku jengkel....
"Oh iya....Kau kan amnesia..." Dia menggunakan nada mencemooh...Ingin rasanya aku satples tuh bibir biar mingkem...
"Ya....Mas bulo gitu..."
"Apa itu mas bulo?." Tanya nya heran...
__ADS_1
"Masalah buat lo." Jawabku jengkel.
"Oh... kau memakai bahasa yang aneh ya. "
"Hmmmmmm..... "
Terjadi keheningan bak kuburan antara kami...Aku melihat sekeliling.....Awalnya hanya hutan yang terlihat..
Kemudian tak lama mulai terlihat di pemukinan penduduk...Aku tak jub.
Ini bagaikan Peradapan eropa kuno yang hidup kembali....Banyak wanita wanita mengenakan dress yang mengembang bagaikan baju cinderella....
Ada juga anak anak yang berjualan bunga...Mereka nampak memakai pakaian yang lusuh..
*** Brak.....
Aku melihat seorang anak kecil yang didorong jatuh terjerembap di tengah jalan...
Anak itu nampak nya tidak bisa berdiri karana menderita luka parah pada kakinya....
Aku melihat ada kereta kuda yang mengarah pada nya... Namun tidak ada yang perduli akan nyawa anak itu...
"Cih....Sialan..." Aku meronta hingga pelukan Carl pada ku lepas....Dan aku melompat dari atas kuda yang memiliki kecepatan yang lumayan ini.....
Aku fokus berlari untuk menyelamat kan anak itu...Saat jarak antara kereta kuda dan.......Anak itu Hanya 20 cm...Tanpa pikir panjang aku menerjang tubuh anak kecil yang kurus itu.
Aku memeluknya dengan kuat..kami berguling Hingga aku menabrak tiang lampu di pinggir jalan dengan keras.
"Akhh..." Rasanya punggungku kaya mau remuk....
"Hai...nak apakah kau tidak apa apa."
"Makasih tuan....Saya tidak apa apa."
Aku hanya bisa meringis durja...Sudah ini punggung kaya mau remuk di panggil tuan lagi.
Orang orang hanya acuh melihat aksi ku.....Mereka bilang aku hanya menyia nyiakan tenaga untuk menolong anak kecil ini......
Cekiiiiiiit...Brak.....
Saat aku melihat kereta kuda yang berhenti itu....Aku melihat seorang wanita bangsawan yang aku tebak dari cara berpakaian nya gelamour serta perhiasan bak toko berjalan.
__ADS_1
"Hei kau!!." Dia menunjuk ku.
"Hei nak, Tunggu aku disini dulu oke....Jangan kemana mana." Aku menaruh anak dalam pelukan ku ini ke samping ku...Aku menepuk nepuk kepalanya dengan lembut untuk menenangkannya...
"Akh...Rasanya aku mau mati." Aku meringis lagi...Aku bangkit dengan susah payah....
"Ada apa?." Tanya ku
"Hei kau, kau harus ganti rugi...Keret kuda ku lecet karna mu!!."
Ingin rasanya langsung aku bakar tuh kereta kuda....
"Hahaha...kereta kuda mu itu tidak penting....yang penting itu nyawa anak anak ini." Aku sambil menunjuk anak kecil yang aku selamatkan itu.
Aku mengedar kan pandangan ku untuk mencarai ide bagus melawan wanita iblis ini.....
Cling......
lampu ide di kepala ku menyala, saat Aku melihat Carl yang mendekat.....
Ah~ seperti nya aku punya ide bagus..
Dan juga aku melihat sebuah tangan wanita melayang ke pipiku....
Plak....
Aku di tampar dengan kerasnya, hingga aku dapat merasakan Luka yang terasa perih pada pipi ku.
Sialaaaan...... Aku terpaksa tak menghindar untuk menjalankan rencana yang berada di kepalaku....
"Dasar Bangsawan kampungan...Kau tidak tahu aku siapa?."
Ready and action
"Hiks maaf kan aku....Hiks..." Aku terisak meyat hati....
"Hentikan tangisan mu...Dasar banci." Teriaknya murka.....
Hoho... Aku memang pandai dalam urusan mengompor ngompori╮(╯▽╰)╭
Saat dia mau menampar ku lagi, aku milihat sebuah tangan pria yang memegang tangan wanita Iblis di depan ku ini...Aku dapat menebak itu tangan siapa...
__ADS_1
"A~.....Pertunjukan seru pun akan segera di mulai." Ujarku dalam hati....Aku menahan sekuat tenaga agar senyum iblis ku tidak keluar😈.