MENJADI PANGERAN?

MENJADI PANGERAN?
MENGUNKAP KAN IDENTITAS


__ADS_3

***


"Jadi apa elmen sihir mu?" Tanya Rui pada ku


"Aku gak bisa make sihir" Jawab ku santai


"Yang bener?" Tanya Rui Kaget


" Ya bener"


"Jadi kaya apa kau menjalani hidup mu?" Tanya Rey yang memasang wajah kasian di sertai anggukan kepo yang lain


"Yah biasa aja, " Jawab ku seadanya


Saat aku ingin bertanya apakah aku bisa meminjam baju mereka....Tapi sudah di sela Dengan suara Debuman pintu


BRAK......


"RUIIIIIII" Bunyi teriakan dari arah pintu


Aku menyipitkan mata ku dan melihat ada sesosok wanita dengan 4 Orang pria di belakang nya


Dia membawa seorang pria yang memiliki tubuh lumayan


"Ada apa ini" Rui berjalan ke arah wanita itu


Bruk....Dia melempar pria yang dia bawa ke depan Rui


"Dia sudah mencoba melukai ku!!!" Bentak sang wanita


"Apa benar kain?" Tanya Rui


Dari ke jauhan aku dapat merasakan bahwa Rui sedang menahan amarahnya


"Tidak Ru.....Aku melakukan semua apa yang dia mau!!!......" Jawab Pria yang bernama Kain tersebebut


"Dasar Pria ******...Brani braninya kau berkilah....Aku sudah membayar mu 25 Keping emas....."


"Tapi kau tidak menghargai kami....seharusnya kau menghargai dan Tidak Melukai Kain"


"Hahaha.....Buat apa aku menghargai kalian yang hanya seorang Pelac*r Hina....Kalian hanya meng andalkan paras serta lekuk tubuh kalian" Teriak sang gadis


Aku memincingkan mata untuk melihat gadis itu....Ah~Ternyata dia gadias yang sudah berani menamparku....


Hahaha...Ini waktunya aku membalasmu


Dor.....


"Hei siapa yang berani menembak ku" Bentak wanita itu


"Halo manis~ kita bertemu lagi" Jawab ku dari kejauhan


"Kau bangsawan kampung sialan....Hahah, Ternyata kau bekerja disini...Sangat cocok untuk mu" Sindir wanita itu


Aku meletakkan sebelah tangan ku di bawah dagu....


" Berati Aku memang Berparas Menawan " Aku melontarkan senyum mengejek


Saat gadis itu ingin meringsek masuk dia sudah Ditahan oleh Rui


"Maaf anda gak bisa masuk"


"Kenapa? Aku hanya ingin memberi pelajarn ke dia!!!" Tunjuk gadis itu pada ku

__ADS_1


"Maaf....Tapi dia adalah tamu kami!!!"


"Aku juga adalah tamu" Bentak wanita itu murka.


Wanita itu memberika lambaian tangan kepada anak buah nya dia meng isyaratkan untuk memberi pelajaran pada para penghuni disini


***DOR....


"AKHHHH***....."Jerit salah satu pengawal pria yang dibawanya


"Kau!!!" Dia menatap ku Murka


"ISSSS~...ini merepotkan" gerutuku


Aku berdiri dan melepaskan baju ku semua hingga menyisakan sebuah perban berwarna hitam yang melilit dada ku


Aku tidak peduli dengan tatapan syok yang di layangkan oleh mereka


Aku berjalan me nyebrangi kolam... sekarang sudah Aku berdiri di tepi kolam....


"Ternyata kau perempuan!!" Jawab wanita itu syok


"Hmmm"


Aku mengikat menggelung rambutku ala kadarnya hingga masih ada juntain rambut terjatuh menghiasi wajah dan tengkuk ku


"Nah sebaiknya kau gak cari gara gara disini" aku melanjutkan


"Hahah...Emang nya kau siapa dasar ******"


"Beri dia pelajaran, Lalu Bawa mereka semua ke kediaman ku" Perintah wanita itu


"Ais...Padahal aku sudah susah payah melesetkan bidikan di kepalamu tapi kau tetap tidak menanggapi...." aku jengkel


"Jangan ini Gak ada hubungannya dengan mu" Cegah Rui


Belum sempat aku menjawab aku sudah diserang dengan 4 anak buah wanita sedeng itu....


Aku menghindar setiap serangan yang di berikan padaku....Ada seorang pria ber otot ingin meninju ku....


Aku menghindar ke samping kanan lalu menendang dagu nya dengan keras hingga dia terhuyung kebelakang


Tak lama dua orang yang memakai pisau ingin menikam ku.....Aku meloncat menjauh dan menembak mereka tepat di paha yang, membuat Mereka jatuh Tersungkur


DAK... aku menahan tendangan dari anak buah milik wanita jahanan itu....Padahal aku sudah berbaik hati menembak nya di awal awal biar dia gak lebih parah dari teman nya yang ber tiga


"Menyerahlah" Bentak pria itu pada ku


"*MIMPI SAJA KAU BAJING*N*" aku melesat maju menghadapi pria itu hingga aku berada di belakang badan nya


Dia nampak terkejut.... Tapi sudah terlambat....Aku menembak kan peluru tepat pada kepalanya


Hingga muka dan badan ku ikut terciprat darah.nya.......Ini pemandangan yang sangat biasa bagi ku , Saat di kehidupan ku yang sebelumnya


"Kyaaaa" Wanita itu menjerit


Rui Dan para pria di dalam Ruangan ini nampak syok.....Mereka menatap ku horor, Aku hanya memberikan mereka tatapn dingin yang membuat suasana makin tegang


Aku mendekati wanita itu sambil menyeret senapan ku....


"Kau...kau jangan mendekat" Dia berjalan mundur hingga terjatuh sendiri karna menginjak gaun milik nya sendiri


"Kau" Aku menodongkan moncong senapan ku tepat di kepala milik wanita itu

__ADS_1


"Jangan berani berani membunuh atau menyakiti ku....Ayah ku tidak akan tinggal diam" Teriaknya hiateris


"Emang aku peduli!!!" ┌∩┐(◣_◢)┌∩┐


"Aku bahkan dapat melenyapkan semua anggota keluarga mu hanya seorang diri" Aku memberikan senyum Manis iblis ku padanya


"Kau...Kau tidak akan berani....Raja tidak akan membiarkan nya...." ucapnya sambil bergetar


Aku meng angkat alis ku dengan penuh kebingungan


"?"


"Aku adalah teman putri Marina....Kau tidak akan berani....." Dia nampak sangat percaya diri...Aku sangat kasihan padanya


Aku berjongkok tepat di hadapan nya


"Hemmmm.....Sayangnya kerajaan bahkan gak akan peduli kalau aku membinasa kan mu" aku berucap dengan amat dingin


Sudah suasana berat...makin berat lah sudah


"Kau aku tak perna melihat mu di kerajaan ini....Kau hanya orang tak ber koneksi" ucap mencemooh


"Hahahaha....Itu sangat lucu kau bilang aku tak berkoneksi..."


"Hahahaha" Aku tak bisa menahan tawa ku


" Hey sudah lah ini bukan urusan mu....Kau pergilah" perintah Rui


Dia mendekat ke arah ku


"Jangan mendekat" Ucapku tanpa menoleh


Ha~...Aku mengusap air mata ku yang keluar karna banyak tertawa


"Huf....Ini memang terlambat...." Jawab ku


"PerkenALkan Nama ku Adalah


RU KEY HATSU LA FORES dan AKU ADALAH PANGERAN ATAU BISA DIBILANG PUTRA MAHKOTA KERAJAAN INI" Ucap ku


"Hahaha....Tak mungkin pangeran adalah orang yang lemah...Tak mungkin dia dapat melawan mereKa"


wanita itu berkata seraya menunjuk anak buahnya yang tergeletak mengenaskan


"Pangeran....?" Rui nampak tak percaya


aku menoleh ke arah dia


"Apakah kau tidak memerhatikan lambang kerajaan di pita dan baju ku?"


"Astaga aku kira palsu" ucapnya kaget


" Hahah...siapa yang berani memalsukan nya?" Jawab ku dingin


"KAu tidak mungkin....."


Ucapan wanita itu terputus karna banyak bala tentara yang masuk ke tempat ini....


DRAK...DRAK...DRAK...( bunyi langkah kaki prajurit)


"Wah sepertinya aku tau siapa yang memimpin" Dan betul saja Carl mucul dari tengah pasukan di ikuti dengan si rambut kuning genit yang aku temui di alun alun


" Haha....Kalian datang rupanya" Aku mengembangkan senyuman yang membuat orang merinding....Bahkan para kesatria sekali pun

__ADS_1


__ADS_2