Menjadi Putra Duke? (Novel BL)

Menjadi Putra Duke? (Novel BL)
Angelina


__ADS_3

'Ya udah sih, kaya gak pernah liat orang makan aja. Lagian sayangkan kalo ga nyobain semuanya? Apalagi ulang tahun kaisar cuma setahun sekali doang, kapan lagi bisa makan kaya gini, ya ga? Untung ga sia-sia nunggu masuk haha!' Kata Leo dalam hati.


...----------------...


"KAISAR, PERMAISURI, DAN PUTRA MAHKOTA MEMASUKI AULA!!!" Teriak penjaga pintu memberi tahu bahwa keluarga kaisar telah datang.


Seperti biasa Zen sangat tampan, seluruh perempuan didalam aula istana sudah seperti kesurupan, sementara laki-laki terkagum karena karisma yang diciptakannya.


"Woah, memang hebat pesonanya luar binasa" Kata Leo sambil bergumam.


Liyn melihat Leo dengan tatapan aneh, tapi orang yang ditatap tidak mengetahuinya.


'Tumben Leo memuji orang sampai segitunya' Batin Liyn sedikit curiga dengan Leo.


Keluarga kaisar duduk di singgasananya, dan acara pun berlanjut.


Karena acaranya hanya sekedar berbincang, berdansa, gosip, dan lain-lain yang biasanya bangsawan lakukan. Leo yang bosan seperti mendapatkan ide war biasa, dia berfikir hari ini akan mendapatkan tontonan gratis.


'Hari ini putra mahkota bertemu Angelina, aku ingin lihat bagaimana mereka bertemu. Lumayankan dapat tontonan gratis tanpa perlu membayar tiket, dan lagi 3 dimensi. Haha!' Batinnya sambil tersenyum miring.


Leo pun pergi keluar aula pesta, sebelum itu ia sudah meminta izin kakak pertamanya. Tapi tak tau dia mendengarkan atau tidak, yang pasti tadi dia menyuruhnya pergi.

__ADS_1


'Yah anggap saja sudah diizinkan, mendingan nonton dari pada jadi patung didalam.' Batin Leo sambil pergi keluar aula.


Zen seharusnya bertemu dengan Angelina masih agak lama, jadi Leo memutuskan untuk mencari tempat untuk menonton yang nyaman dan tentu saja tidak terlihat oleh mereka kalau dia menonton.


Zen melihat Leo keluar dari aula, ternyata dari tadi mata Zen hanya tertuju pada Leo. Walau banyak orang yang mengobrol dengannya, dia tak memperhatikannya.


Tak lama Leo keluar Zen menatap kepergian Leo dengan tatapan seperti (mau kemana dia?) pertanyaan yang ada di kepalanya, tiba-tiba senyum miring menghiasi bibirnya Zen.


~Diluar Aula


"Dimana ya tempatnya, katanya sih disekitar sini" Kata Leo berbicara pada dirinya sendiri.


"Siapa kamu?" Tanya Leo, karena gelap ia tak tahu siapa yang menepuk pundaknya.


"Ah, aku?" Kata orang itu.


'Eh, perempuan?' Kata Leo dalam hati.


Orang itu berjalan kearah samping dan mendekati sinar yang dapat menyinari dirinya, cahaya rembulan yang menerangi tubuhnya dengan begitu indah.


'Ahhh, dia Angelina? kok munculnya sekarang sih. Gua kira masih lama, lagian di novel kok gak dibilangin sih dia datangnya sekarang! tau gitu dari tadi aja gua datangnya.' Kata Leo panjang lebar di dalam hati.

__ADS_1


"Aku Angelina Salfadh De Filbern, kamu siapa?" Kata Angelina memperkenalkan dirinya.


"Ah, haha, aku Leo Alden De Vildegard." Kata Leo memperkenalkan dirinya secara singkat.


"Hum, jadi boleh ku panggil Leo ya? Kau juga boleh memanggilku Angel!" Kata Angelina dengan senyum manis dibibirnya.


'Wah, gila sih pantes aja banyak laki-laki yang suka dia! Kalo gini sih gua bisa klepek-klepek nih. Tapi gak boleh, dia udah ada yang punya. Kamu ga boleh suka dia!' Pertarungan dalam batin Leo melarangnya.


"Ah, iya boleh!" Kata Leo.


"Kamu sedang apa disini Leo?" Kata Angel.


"Aku cuman malas saja berada didalam, jadi pengen jalan-jalan saja!" Kata Leo.


"Eh, kita sama dong? Jangan-jangan takdir nih?!" Kata Angel diselingi dengan tawanya.


Leo dan Angel mengobrol bersama, dan tanpa mereka sadari ada seseorang yang mengawasi. Tangan orang itu mengepal menahan amarahnya, dan tatapannya tajam mengarah pada mereka.


~Author


Siapa hayo? udah ketebak lah ya yang pinter wkwk (つ≧▽≦)つ

__ADS_1


__ADS_2