Menjadi Putra Duke? (Novel BL)

Menjadi Putra Duke? (Novel BL)
Dijodohkan


__ADS_3

Merekapun jalan-jalan bersama, Angel berusaha mendekati Leo tapi sepertinya Leo tak berubah. Dia masih seperti Leo yang biasa, tak ada rasa yang berbeda. Sementara dua orang **** itu yang ingin memisahkan Angela dan juga Leo malah berebutan untuk siapa yang akan melakukannya, dan malah berakhir tidak memisahkan sama sekali dan hanya berantem gak jelas.


...----------------...


Sudah berhari-hari berlalu, perilaku mereka pada Leo makin aneh-aneh. Entah itu Zen, atau Angelina, kalau Rian masih terbilang tak terlalu aneh.


Zen sekarang sedang sangat sibuk dan tak bisa ditemui, sementara Rian sedang sibuk di militer.


Sekarang hanya tersisa Angelina, Angelina mengambil kesempatan ini untuk mendekatkan diri kepada Leo. Tapi, ayahnya Angel memintanya untuk menemui ayahnya di istana. Padahal kesempatannya karena tak ada ke 2 orang itu yang mengganggunya.


Dengan terpaksa Angelina pergi ke istana.


'Akhirnya gua sendiri juga, seneng banget gua!' Dalam hati Leo.


Leo hari ini akhirnya bisa mendapatkan ketenangannya lagi.


...****************...


Sementara itu di Istana.


Kaisar, Zen, duke Filbern (ayahnya Angel), dan Angelina berada di dalam istana.


Kaisar dan Duke berencana menjodohkan mereka berdua, di dalam novel asli Angelina tak ada ketertarikan sama sekali dengan Zen.


Tapi, seperti saat ini mereka dijodohkan. Kalau di novel asli mereka berdua setuju tuk dijodohkan, tetapi sekarang bagaimana sesama rival malah dijodohkan bersama?


"Zen, ayah semakin tua. Ayah ingin sebelum ayah mati kau memiliki calon, penyakit ayah semakin hari semakin menjadi. Kalau misalnya hal itu terjadi dan ayah sudah tiada, kemungkinan akan terjadi konflik. ..." Kaisar tiba-tiba berhenti berbicara dan melihat Zen, lalu bertanya.


"Maukah kau menikahinya? Kalau kau menikah dengan Angel, kau dan Duke Filbern dapat mengatasi segala macam konflik yang akan terjadi, Duke pasti akan membantumu." Lanjut Kaisar.

__ADS_1


"Ayah, jangan berbicara seperti itu! Semua orang mendoakan ayah panjang umur, dan ayah harus bersikap optimis, jangan berbicara begitu! dan Apakah saya bisa menolak?" Kata Zen.


"Apa maksudmu? Walau kau belum kenal Angelina, kau bisa mulai untuk mengenalinya bukan?" Heran kaisar.


"Tapi..." Kata-kata Leo di potong oleh Angel.


"Saya sudah menyukai seseorang baginda! Apalagi, putra mahkota juga terlihat tak setuju jadi saya pikir kita tak akan bisa bersama!" Kata Angel dengan muka serius.


"Angelina!" Duke Filbern menginterupsinya, tapi langsung di suruh diam oleh kaisar.


"Oh, siapa yang kau sukai Angelina?" Tanya kaisar dengan muka meremehkan.


"Dia adalah Leo, putra Duke Videlgard!" Kata Angelina dengan nada tegas.


Semua orang kaget didalam ruangan, tapi yang paling kaget adalah Zen. Zen tahu Angelina menyukai Leo, tapi dia terang-terangan begini? Membuat Zen kesal setengah mati.


"Apa katamu Angelina?" Tanya duke Filbern.


"Tapi dia pembuat onar!!!" Teriak duke kesal.


"Walau begitu, dia tak seperti rumornya ayah!" Bantah Angel.


"Kau!" Geram Duke, tapi lagi-lagi dihentikan oleh kaisar.


"Jadi, sejak kapan kau mengenal Leo?" Tanya kaisar.


"Sejak pesta ulang tahun anda" Jawab Angel to the point.


"Itu artinya kalian baru mengenal?" Tanya kaisar.

__ADS_1


"Iya Baginda" Jawab Angel singkat.


"Kalau begitu bukannya ini bagus?" Kata kaisar dengan senyum miring.


Zen merasakan firasat yang tidak enak, sepertinya kaisar akan merencanakan sesuatu.


"Apa maksud anda, Baginda?" Tanya Angel.


"Yah, kalau kau belum mengenalnya lama, berarti masih ada harapan kau akan menyukai putraku bukan? Cobalah mendekatkan diri kalian berdua!" Kata kaisar.


Bila kaisar sudah seperti itu, maka ada peringatan yang tersembunyi (supaya tak melawan perintahnya).


...****************...


Sementara itu pada Leo


"Hachuuuu!!!" Bersin Leo.


"Tuan muda, ludah anda muncrat" Kata pelayan yang waktu itu ngikutin Leo (Arkan).


"Ah, maaf!" Kata Leo.


'Kayanya ada yang ngomongin gua?' Terka Leo dalam hati.


"Ya! Apa anda merasa sakit?" Tanya Arkan.


"Tidak!" Jawab Leo.


Arkan memeriksa suhu badan Leo, dan benar tuan muda itu tak sakit.

__ADS_1


'Mungkin ada sesuatu yang lain yang mengganggu hidungnya.'


__ADS_2