Menjadi Putra Duke? (Novel BL)

Menjadi Putra Duke? (Novel BL)
Karma?


__ADS_3

Setelah mengucapkan kata-kata itu, Angel pergi dengan wajah kesal yang menghiasi wajah cantiknya itu.


...----------------...


Putra mahkota yang melihat Angelina pergi, juga berlalu pergi. Sekarang dia akan menunjukkan bahwa dia akan membuat Leo lebih tersenyum bahagia bersamanya.


~Author POV


'Apaan sih kenapa nih? Kok gini? Si Angel kenapa tuh?' Banyak pertanyaan dalam hati Leo, dia heran dengan alur yang ini. Apa mungkin ada kesalahan? Apa mungkin memang seperti ini alurnya? Mungkin aku salah baca kali ya?' Kata Leo dalam hati.


'Ah, masa sih?!' Lanjut Leo.


"Sudahlah aku kembali saja ke aula" Gumam Leo.


Sesampainya di aula, duchess tampak melotot ke arah Leo. Duchess nampak kesal dan marah, Leo yang begitu masuk langsung mendapatkan tatapan itu, langsung bergidik karena takut.


'Ada apa ini? aku melakukan kesalahan?' Tanya Leo dalam hati.


"Leo dari mana saja kamu?!!" Kata duchess setengah marah.


"Aku cuman keluar sebentar. Lagi pula, tadi aku sudah izin pada kak Layn!" Kata Leo.


"Hah, aku tidak dengar kau izin!" Kata Layn tidak terima perkataan Leo.


"Tapi aku sudah izin pada kakak, waktu kakak berbicara dengan anaknya viscount asgard! kata kakak aku boleh pergi!!" Kata Leo setengah kesal, sudah ia duga Layn tak mendengarnya.

__ADS_1


Layn mengusir Leo seperti mengusir kucing liar, dan Layn sebenarnya tidak suka jika Leo ikut-ikutan. Karena menurut Layn, Leo adalah pembuat onar yang menyebalkan!


" Duchess Vildegard!"


Leo menengok ke belakang, memperhatikan orang yang dibelakangnya. Dia adalah Zen yang memanggil duchess.


"Ah, yang mulia! Apa ada yang bisa saya bantu?" Kata duchess, duchess langsung merubah sikapnya dari kesal menjadi ramah.


'Eh, bisa gitu ya? Kalo di dunia nyata pasti bisa jadi artis terkenal. Liat aja sikapnya berubah 180° pasti sukses deh, main film!' Kata Leo dalam hati.


"Tidak, saya hanya memberi tahu kepada and...a" Ucapan Zen terputus karena duchess.


"Ada apa?" Tanya duchess memotong ucapan Zen dengan semangat.


"Tadi saya yang ajak Leo keluar, duchess tidak marah kan?" Tanya Zen.


"Oh, kau tadi bersama Leo?" Kata duchess dengan ditutupi senyuman dibibirnya.


"Iya, bukan begitu Leo?" Kata Zen sambil merangkul Leo.


Leo nampak berpikir, dia masih menelaah apa yang baru saja terjadi. Tapi karena mata duchess, duke, kakak-kakaknya juga adiknya tertuju padanya, pada akhirnya Leo hanya bisa mengiyakan.


"Iya, benar sekali" Kata Leo sambil mengangguk.


'Jadi apa ini karma karena sudah menonton kisah cinta orang? Seharusnya gua gak nonton aja ya tadi, mendingan makan aja gua di aula' Kata Leo dalam hati.

__ADS_1


"Kalau begitu, tidak masalah. Tapi ternyata kalian memang dekat atau?" Tanya Liyn, penasaran.


"Ah, karena beberapa masalah dan kejadian, Leo dan aku jadi berteman. Bukan begitu?" Kata Zen


'Hah, berteman? Sama orang yang mau ngebunuh gua?' Leo dalam hati, ya walaupun begitu dihatinya. Dia cuman bisa tersenyum seakan mengiyakan Zen saja.


"Masalah, kejadian? Dia buat masalah lagikah?" Tanya Layn.


"Ah, bukan masalah serius kok!" Kata Zen.


Zen lalu menjelaskan saat-saat bertemu dengan Leo, dan mereka tercengang saat Zen bercerita Leo sama sekali tak berbuat onar?


Saat Zen bercerita, Leo ingin sekali menghentikan pembicaraan ini. Dia takut kalau Zen bercerita, ayahnya tau kalau ia tak berbuat onar saat Zen datang ke wilayah duke. Tapi apalah daya, Zen menceritakannya dan bum! Satu tatapan mata melihatnya ganas seperti meminta penjelasannya lebih lanjut, bulu kuduk Leo langsung bergidik ngeri. Tapi walaupun begitu, duke tetap bersikap tenang seakan-akan tidak ada masalah besar, tetapi Leo tau Duke sekarang ini sedang marah besar.


'Hih, ini benar-an karma kah? kok sial banget gua!' Leo dalam hati.


...~~~...


Akhirnya pesta ulang tahun kaisar selesai, karena Leo sudah dianggap teman dari sang putra mahkota, dia dipanggil kaisar untuk menghadapnya.


Ternyata, Zen itu tipe orang yang tak mudah berteman. Zen itu aslinya dingin, tapi kalo dilihat dari segi novel asli dia penyayang.


Kaisar menanyakan nama dan asal keluarga Leo, lalu berbincang-bincang sebentar dengannya. Menurut kaisar Leo adalah orang yang menarik, walaupun ia anak dari Ester yang diwaspadai nya.


Kaisar meminta Duke untuk membiarkannya tinggal di ibukota, dengan dalih untuk berteman dengan putra mahkota. Tapi sebenarnya kaisar cukup tertarik pada Leo, cara berpikirnya berbeda dan juga tentang rumornya juga.

__ADS_1


Yah, Leo juga merasa lega karena ia tak perlu memikirkan alasannya untuk tinggal disini. Tapi, ternyata Duke memutuskan berada di ibukota juga. Karena wilayah juga harus dijaga duchess pulang dengan kakak ke-2 dan adiknya Leo, sementara kakak pertamanya juga memilih untuk tinggal.


__ADS_2