Menjadi Putra Duke? (Novel BL)

Menjadi Putra Duke? (Novel BL)
Deketin Leo


__ADS_3

"Tidak jadi, tidak jadi Leo!" Jawab Rian menciut dan menegaskan kata tidak jadinya lagi.


...----------------...


Leo, Zen, dan Rian pergi untuk bertemu dengan Angelina. Janji temu Leo dan Angelina ada di pasar yang seharusnya Leo dan Angel bertemu pertama kali, Angelina mengajaknya untuk berbelanja sambil jalan-jalan.


Angel datang terlambat, yang mengharuskan mereka menunggu lama. Sementara menunggu, dua orang **** itu berantem lagi.


Dari yang Leo baca dari novel, Angelina suka banget berada di pasar ini. Entah kenapa, apa yang enak sih disini? Apa karena tak ada mall di novel ini? Atau memang penulisnya yang suka banget sama pasar?


'kalo gitu, penulis pasti ke pasar tiap hari, aku aja di suruh ke pasar sama Mak kalo lagi males si mak, padahal gua cowok!' Pikiran Leo jadi melayang kemana-mana, karena 2 orang yang dia ajak lebih suka berantem.


"Leo!" Teriak Angel membuyarkan pikirannya.


"Oh, kamu sudah datang?" Tanya Leo.


"Ya udah lah, buktinya aku didepan kamu!" Kata Angel pura-pura kesal. Angel mengerucutkan bibirnya yang kecil, dia nampak imut walau pura-pura kesal.


"Iya, maaf tadi aku melamun." Kata Leo biasa aja, dia gak peka kalau si Angel lagi pura-pura ngambek.


~Angel POV


Huh, aku kan udah pura-pura imut! Leo gak peka apa gimana sih? Emang ya, cuman Leo doang yang beda? Apa dia gak tertarik sama perempuan? Tapi kayanya masih normal deh.

__ADS_1


"Ngel! Kok diam aja sih?! Katanya mau jalan-jalan!" Ketus Leo.


Eh, aku kok mikirnya yang enggak-enggak aja deh! "Haha" Tawa Angel yang dipaksakan.


"Dih, malah ketawa lagi! Udah ayo, putra mahkota sama Rian jangan ribut terus! Kalian diliatin tuh sama orang-orang yang lewat! Kalian ga malu?" Ketus Leo.


Tuh kan, dia biasa juga sama dua orang yang ngikutin dia tiap hari. Apa ada orang lain yang dia suka? dari pada kami?


Gak, aku harus dapetin Leo! Leo harus jadi milik aku! Aku gak mau cowok lain, semua cowok yang aku temui cuman bisa terpesona akan kecantikan ku saja, aku gak boleh lepasin Leo, pokoknya gak boleh!


~Angel POV end


'Si Angel, malah gantian bengong lagi' Kesal Leo dalam hati.


"Ngel! Kok diam aja sih?! Katanya mau jalan-jalan!" Ketus Leo.


'Ni anak lagi sakit kali ya?' Leo dalam hati.


"Dih, malah ketawa lagi! Udah ayo, putra mahkota sama Rian jangan ribut terus! Kalian diliatin tuh sama orang-orang yang lewat! Kalian ga malu?" Ketus Leo.


'Si Angel udah di bangunin juga dari lamunannya, kayanya lagi serius banget?' Dalam hati Leo.


"Leo, kamu ngerasa gak sih putra mahkota itu ngeselin?" Tanya Rian dengan muka cemberut.

__ADS_1


"Apa? Bukannya kau yang lebih menyebalkan? Bukan begitu Leo? dan sudah ku bilang jangan memanggil akrab dengan Leo!" Gerutu putra mahkota.


Leo hanya diam tak mengubrisnya, bisa dibilang dia jadi larut lagi dalam pikirannya.


~Leo POV


Aku capek banget, ini jadi gak sih jalannya? Si Angel ngelamun Mulu, dua orang **** juga berantem Mulu.


Boleh gak sih gua pergi aja? Gua kira bakal bebas kalo ada Angelina, bukannya mereka bakal nempel sama Angel?


Gua pulang aja apa...?


~Leo POV end


"Leo!" Serempak si dua ****.


"Apa?!" Leo refleks memasang muka kaget, dia baru selesai ngelamun malah diteriakin gimana gak kaget?


"Jadi mana yang lebih menyebalkan Rian atau saya?" Tanya putra mahkota dengan muka serius.


"Oh, kirain apaan!" Seru Leo dengan muka biasa aja.


"Ngel, aku pulang aja ya, abisnya gini-gini doang dari tadi!" Kata Leo.

__ADS_1


"Eh, jangan dong! Ayo jalan!" Kata Angel semangat, beda jauh dari yang tadi.


Merekapun jalan-jalan bersama, Angel berusaha mendekati Leo tapi sepertinya Leo tak berubah. Dia masih seperti Leo yang biasa, tak ada rasa yang berbeda. Sementara dua orang **** itu yang ingin memisahkan Angela dan juga Leo malah berebutan untuk siapa yang akan melakukannya, dan malah berakhir tidak memisahkan sama sekali dan hanya berantem gak jelas.


__ADS_2