Mertuaku Adalah Sahabatku

Mertuaku Adalah Sahabatku
Gea baper


__ADS_3

Setelah kejadian itu Gea tidak bisa melupakan Andre, padahal Andre sendiri sudah mengingatnya.


Andre sudah puas melampiaskan semuanya.


Andre sangat halus membalas semua yang terjadi padanya.


Disisi lain Aswin sudah keluar dan dia membereskan semua kekacauan yang ada di Kalimantan dia sudah keluar dari pekerjaannya.


Dan dia segera mengembalikan apa yang dia pakai selama ini semua fasilitas dari kantornya.


Dia kembali ke Jakarta dengan semua harapan baru, dia tidak tau kalau adiknya sudah ada yang menghancurkan masa depannya.


Sampailah Aswin di rumah Mamanya itu, sementara Lusi bukannya langsung ke rumah malah bersama berondong di sebuah hotel.


Pun dengan Lisa dia lagi sibuk melayani pelanggan pelanggannya. Lisa terjatuh ke lembah itu karena seorang Lusi yang tega menjualnya.


Namun anehnya Lisa malah menikmatinya, dia tidak mau memperdulikan lagi Aswin, dia bukan tipe wanita yang terlalu optimis melakukan sesuatu.


Lisa gampang menyerah sehingga sekarang dia menikmati semua yang dia jalani sekarang. Mungkin dia pikir dengan begini dia lebih bisa menikmati hidupnya. Dia belum tau akibat dari semua itu.


Di lain tempat Ayu sedang merasa kurang enak badan sebab kehamilan yang sekarang membuat dirinya kelelahan.


Pada suatu pagi yang cerah, saat Ayu akan berangkat kerja, namun tiba tiba perutnya sakit dan tidak berhenti sakitnya semaki lama semakin sakit, padahal usia kehamilannya baru 7 bulan.


Istrinya Pak Arga yang melihat itu langsung memanggil suaminya untuk menolong Ayu.


Pak Arga dan Istrinya cepat membawa Atu ke rumah sakit, sesampainya di UGD Ayu diperiksa ternyata sudah ada pembukaan satu.


Namun setelah pemeriksaan lanjutan anak Ayu paru parunya belum matang, jadi tidak bisa dilahirkan dulu dan beratnya baru mencapai 1,6 kg, jadi masih rentan.


Sehingga Ayu harus dirawat dan du beri suntikan dua kali sehari untuk memperkuat kandungan juga untuk mematangkan paru paru janin tersebut, dan juga sambil menunggu beratnya juga 2 kg.


Akhirnya Ayu dirawat sampai mencukupi waktu untuk melahirkan.


Ayu tidak mau terlalu lama di rawat dan meminta kepada dokter untuk bisa dirawat jalan, Ayu tidak mau sampai sebulan atau lebih harus nginap di rumah sakit.


Ayu diperbolehkan dirawat dirumah, namun harus satu minggu dulu dia di rawat selebihnya boleh meneruskan di rumah namun Ayu tidak boleh kelelahan.

__ADS_1


Waktu terus berlalu Ayu Pun bisa pulang, dia berusaha sekuat tenaga menjaga kandungannya. Dia menurut semua yang Dokter katakan.


Aswin setelah seminggu berada di Jakarta dia memutuskan ke Surabaya sambil menemui kliennya, Aswin sudah menjalankan usahanya sendiri yang di berikan oleh Kakeknya Andra yaitu Ayahnya Aswin sendiri.


Kini Aswin sudah berada di depan pintu rumah Ayu. Namun Aswin melihat rumahnya sangat sepi. Dan Mobil Ayu pun masih terparkir cantik di garasi.


Aswin berpikir kalau Ayu sudah berangkat kerja, sebab waktu sudah menunjukan jam 11 siang, dengan ragu dia mengetuk pintu.


Tok tok tok, " Assalamualaikum" Aswin mengucapkan salam.


" Walaikumsalam" jawab orang yang ada di rumah tersebut.


Istrinya Pak Arga membuka pintu " Eh Mas Aswin silahkan masuk Mas" ucap Istrinya Pak Arga.


" Ayu ada bu, apa dia tidak bekerja?" tanya Aswin penasaran.


" Ada, kebetulan Ayu baru pulang dari rumah sakit kemarin" jawab Istrinya Pak Arga.


" Ya ampun sakit apa Bu Ayu?" tanya Aswin lagi.


" Seminggu yang lalu Ayu sempat kontraksi, dan sudah ad pembukaan, namun sama dokter disarankan ditahan dulu, sebab bayinya belum cukup berat badannya, juga paru parunya belum matang" jawab istri Pak Arga panjang lebar.


"Luki mana Bu, saya kangen banget sama dia?" tanya Aswin lagi.


" Ada Mas, lagi sama Bapak di belakang tadi pengen lihat ikan katanya" jawab Istrinya Pak Arga lagi.


" Mas duduk dulu, saya akan ke kamar Ayu dulu, siapa tau dia sudah bangun" ucap Istrinya pak Arga sambil berlalu menuju kamarnya Ayu.


Kamar Ayu sudah pindah ke lantai satu.


Sebab Ayu sudah tidak kuat untuk naik tangga dia juga khawatir terjadi sesuatu.


Diumur yang sekarang kehamilannya beresiko sangat tinggi, dia harus pandai pandai menjaganya.


Istri Pak Arga masuk ke kamar Ayu, memang tidak di kunci, Ia melihat Ayu masih dalam keadaan tidur.


Aswin yang sudah tidak sabar untuk melihat Ayu, dia nyelonong masuk ke kamar Ayu dan membuat kaget Istrinya Pak Arga.

__ADS_1


" Astagfirullah, duh Ibu sampai kaget, masih tidur Mas, barusan baru minum vitamin" ucap Istrinya Pak Arga itu.


" Ya udah gak apa apa saya tunggu aja disini, saya kangen banget sama dia" ucap Aswin lagi sambil duduk di sofa yang ada dikamar tersebut.


Istrinya pak Arga tidak bisa berbuat apa apa, sehingga dia harus mengalah dan membiarkan Aswin menunggu mantan istrinya bangun.


Setelah Istrinya Pak Arga keluar, Aswin mendekat ke ranjang Ayu dan duduk dipinggir ranjang tersebut.


Hati Aswin sangat sakit melihatnya wanita yang selama ini dia sayang harus berjuang sendiri dalam kehamilannya dan ini yang kedua kalinya.


Semua ini disebabkan oleh dirinya yang selalu mengedepankan emosi, tanpa mencari tau kebenarannya.


Aswin menatap terus Ayu, semakin di tatap dia semakin perih hatinya, terlihat jelas dalam lingkar mata Ayu tang sedikit menghitam mungkin Ayu kurang beristirahat, sebab kehamilannya sudah sangat besar.


Disaat Aswin menatap Ayu dengan dalam, Ayu membuka matanya perlahan, dia merasa ada orang disampingnya dan benar saja, orang yang tidak ingin dia temui justru ad didepannya.


Ayu kaget dan ingin rasanya berteriak, namun dia ingat kandungannya dia tidak boleh banyak bergerak, dan yangvpaling penting adalah jangan stres.


" Mas, ada apa kesini lagi, kalau mau bertemu Luki, mungkin Luki ada bersama kakeknya di sana" ucap Ayu sambil menunjuk ke arah luar kamarnya.


" Aku nanti ketemu Luki, namun yang terpenting aku ingin melihat kamu, aku sedih karena aku kamu harus seperti ini. Maafkan aku Yu" ucap Aswin sambil meneteskan air matanya yang sejak tadi dia tahan.


" Aku sudah memaafkan Mas, jangan terlalu sering datang padaku nanti malah menggangu pekerjaan Mas disana, dan menjadi tambah Murka Ibumu padaku" ucap Ayu lagi.


" Aku sudah keluar dari pekerjaan disana, aku sudah pindah ke Jakarta dan kini aku memegang salah satu perusahaan Papah" jawab Aswin yang memang belum tau kalau perusahaannya itu miliknya.


Semuanya masih dirahasiakan entah sampai kapan, Andra masih menghormati orang tuanya mungkin selama orang tuanya masih ada Andra akan menyimpannya rapat rapat.


Jangan sampai Lusi sendiri yang akan membongkarnya di depan orang tua Andra.


" Jadi kamu sekarang kerja di Jakarta, tetapi kenapa ke sini, kan seorang Pimpinan perusahaan itu harus disiplin tidak boleh main libur libur seenaknya sendiri" ucap Ayu.


Inilah sikap Ayu yangvpaling Aswin suka, Ayu selalu memberikan dukungan serta motivasi sehingga Aswin bisa maju dengan cepat dalam kariernya.


Ayu seorang wanita karier yang sangat. bertanggung jawab dalam pekerjaannya. Dan Atu wanita hebat yang sanggup menahan kesakitan yang datang bertubi tubi padanya.


Ayu dan Aswin terus terlibat obrolan seperti biasa, Ayu memang orang yang tidak pernah menyimpan dendam, sehingga dia mudah untuk bicara bersua bersama Aswin lagi.

__ADS_1


Sekalipun hati masih menolak untuk terlalu lama bicara dengan Aswin, Ayu takut hatinya luluh lagi dan nanti dia akan merasakan kesakitan lagi.


__ADS_2