Mertuaku Adalah Sahabatku

Mertuaku Adalah Sahabatku
Anak Ayu


__ADS_3

Ayu melahirkan, Andre menunggu didepan ruangan bersalin sambil gelisah, dia bulak balik membuat Andra jadi ikut cemas.


" Dre bisa gak kamu duduk, saya jadi ikut cemas" ucap Andra.


"Maaf Pak, saya tidak tenang sudah dari tadi Mba Ayu didalam kenapa gak Dokter gak keluar keluar " jawab Andre


" Iya kamu tenang dulu, kan Ayu lagi ditangani" ucap Andra dan terdengar oleh Aswin.


" Apa saya gak salah dengar kalau Ayu yang melahirkan ?" tanya Aswin.


" Iya Mba Ayu Win, kamu tau gak dia tadi pingsan dan sampai sekarang Dokter belum keluar" jawab Andre.


" Apa " teriak Aswin dia langsung lemas kakinya seolah terbuat dari jeli.


" Pah, bener Pah itu Ayu ya h di dalam?" tanya Aswin lagi, dia merasa tidak percaya dengan semua yang dia dengar.


" Win sabar ya kamu harus banyak berdoa, supaya istrimu selamat" ucap Andra tanpa sadar kalau Ayu sebenarnya sudah berpisah.


" Apa Om, benarkah Mba Ayu itu istri Aswin?" tanya Andre tidak percaya, sebab selama dia kenal tidak ada tanda tanda mereka saling mencintai.


" Kamu belum tau? bener dia sudah menikah dan itu anak Aswin" jawab Andra apa adanya.


" Kapan lo menikahi Mba Ayu, sebab Gua cari Mba Ayu kemana mana, dia menghilang setelah keluar dari rumah sakit dulu" sahut Andre.


" Iya ceritanya panjang, sekarang Lo bantu doa saja lain waktu baru Gua cerita" jawab Aswin dan mereka sudah mencair melupakan masalah yang sebenarnya terjadi diantara mereka.


" Ya, Lo berhutang penjelasan sama Gua" sahut Andre.


Saat mereka lagi masih berbicara tiba tiba pintu ruangan bersalin terbuka dan keluarlah Bu Vina.


" Bu bagaiman keadaan istri saya?" tanya Aswin tidak sabar.


" Sabar ya, Ayu mengalami koma sebab terlalu banyak keluar darah" jawab Ibu Vina.


" Ya ampun, Bu berapa lama biasa kalau orang habis melahirkan itu koma?" tanya Aswin lagi.


Andre mendengar itu langsung terduduk dan menutup mukanya dan menangis, Ayu datang buat ketemu dia dan sekarang malah jadi seperti ini.


" Mba kenapa kamu maksain kesini kalau akhirnya membahayakan keselamatanmu Mba" ucap Andre.


Andre terpukul, dia merasa menyesal dia merasa yang menyebabkan Ayu koma.


" Bisa satu hari, satu bulan, atau satu tahun bagaimana kondisinya" jawab Bu vina.


" Bu apa bisa disadarkan dengan cepat?" tanya Aswin lagi.


" Ayu harus melewati dulu masa kritisnya, setelah itu kita akan observasi lagi" jawab Bu Vina lagi.

__ADS_1


Andra hanya terdiam, entah apa yang dia rasakan dadanya sangat sesak mendengar itu semua, dia ingin menangis namun didepannya ada istrinya, tidak mungkin dia menampakan perasaannya.


" Sayang, apa bisa selama itu?" akhirnya keluar juga pertanyaan itu.


" Mas, berdoa saja, kalau mau menangis menangis saja, aku tau hati kamu" jawab Vina sambil tersenyum.


Ya Vina sangat tau dengan hatinya Andra, kalau Atu sangat berarti buat Andra, Vina bisa maklum akan adanya hubungan persahabatan antara Ayu dan Andra.


" Boleh aku melihatnya?" tanya Aswin lagi.


" Boleh tapi satu orang ya" biar pasien bisa istirahat dulu siapa tau kalau masa kritisnya lewat dia bisa langsung sadar" ucap Vina menghibur Aswin.


Aswin pun masuk melihat mantan istrinya tergolek lemah, dengan wajah yang sendu dan air mata mengalir tanpa bisa dicegah.


" Sayang bangun, maafkan aku, aku mau kamu ada buat anak anak kita" ucap Aswin sambil menggenggam tangan Ayu.


" Sayang aku janji jika kamu bangun, aku akan tetap berjuang mendapatkan kembali hati kamu, aku tidak ingin kehilangan mu sayang" ucap Aswin lagi.


Vina pergi ke ruangannya diikuti oleh Andra, Andre masih setia menunggu dengan wajah yang cemas.


" Sayang, tunggu sebentar, bisa kah ngobrol dulu sama kamu sebentar?" tanya Andra.


" Yu Mas kita ke ruangan aja, ada yang harus aku kasih tau sama kamu" ucap Vina.


Merekapun akhirnya masuk keruangan Vina dan duduk saling berhadapan.


" Apa yang membuat Atu syok itu?" tanya Andra.


" Tadi Lusi menyerang Ayu secara verbal, dan mengenai psikis Ayu" jawab Vina.


" Kalau Ayu bisa sadar dengan cepat maka itu adalah satu keajaiban dari Allah sebab kemungkinan untuk sadar itu hanya 25 persen saja" ungkap Vina.


Andra sudah tidak dapat menahan perasaannya, dia menangis, Vina bangkit dari duduknya dan mendekati suaminya dan memeluknya.


" Mas sabar ya, aku akan berusaha semaksimal mungkin, bantu doa ya" ucap Vina ikut menangis bagaimanapun dia juga menyayangi Ayu.


" Yu, kenapa kamu selalu menderita dari dulu sampai sekarang, maafkan Aku yang tidak mampu menjagamu" monolog Andra dalam hati.


Andra dan Vina keluar lagi untuk mengecek kembali keadaan Ayu, dan Andra akan melihat kedua anak Ayu.


Aswin masih ada di ruangan, Andre masih setia menunggu, Vina menghampiri Andre dan ikut duduk disebelah Andre.


" Kamu sabar ya, Ayu pasti bangun lagi, kamu banyak banyak doa ya" ucap Vina menghibur Andre yang sangat terpuruk.


" Saya masuk sebentar mau memeriksa kembali Ayu" ucap Vina lagi.


" Win, boleh Ibu periksa dulu istri kmu ya?" tanya Vina.

__ADS_1


Aswin bangkit dan menuju pintu untuk keluar ruangan, dia memberi waktu supaya Vina bisa memeriksa Ayu.


Di ruangan yang berbeda Lusi masih menemani Gea, dia masih marah sama Ayu dia masih tidak terima dengan semua yang terjadi.


" Ma, ko Mas Aswin belum kesini?" tanya Gea sekarang sudah mulai tenang.


" Mungkin masih ada urusan" jawab Lusi dia tidak mau Gea tau kalau ada Ayu di rumah sakit yang sama dengan Gea.


" Ma, mana Papah, aku mau bicara sama Papah"ucap Gra lagi.


" Iya sebentar ya, mamah telpon dulu" jawab Lusi.


Lusi mencoba menghubungi Andra, namun Andra tidak mengangkatnya.


" Kenapa Ma, gak diangkat?" tanya Gea lagi.


" Mungkin Papah Mu masih sibuk kamu sabar ya" ucap Lusi.


Vina selesai memeriksa Ayu, namun bener saja keajaiban terjadi, Ayu membuka matanya.


" Bu, mana anakku?" ucap Ayu namun suaranya sangat lirih sebab tenggorokannya seolah tercekat.


" Subhanallah, Yu, Alhamdulillah akhirnya kamu bangun juga" ucap Bu Vina senang tidak terkira.


" Anakmu ada diruang bayi, keduanya perempuan dan sehat sehat" jawab Vina.


" Bu, maafkan aku ya, jadi buat panik semuanya, dan membuat masalah disini" ucap Ayu tidak enak.


" Kamu jangan banyak berpikir, rileks ya anak anakmu membutuhkanmu" ucap Vina lagi.


" Sebentar ada yang ingin kamu temui siapa?" tanya Vina.


" Andre, saya ingin ketemu Andre Bu" ucap Ayu.


Vina kaget sebab Vina pikir Ayu akan menjawab Aswin ternyata Andre, sebab Vina tidak tahu sedekat apa hubungan antara Ayu dan Andre.


Vina pun mengabulkan keinginan Ayu, dan memanggil Andre dan memohon Aswin memahaminya.


" Dre kamu masuk dulu, nanti baru kamu Win tunggu sebentar ya, Ayu mau ngomong sesuatu sama Andre" ucap Vina.


Andre dengan cepat masuk, dan dia merasa senang ternyata Ayu sudah sadar.


" Alhamdulillah, Mba selamat" ucap Andre tanpa sadar mendekati Ayu dan memeluknya.


" Dre, sakit" ucap Ayu sebab tangan yang di infusnya tertimpa badan Andre.


" Maaf Mba aku terlalu bahagia" ucap Andre dia tidak mampu menggambarkan kebahagiaannya.

__ADS_1


__ADS_2