Mertuaku Adalah Sahabatku

Mertuaku Adalah Sahabatku
Andra murka


__ADS_3

Kepulangan Aswin membawa calon istri dan membawa seorang anak laki laki sampai ke telinga Andra.


Andra langsung pulang ke rumah istri pertamanya. Sesampainya di rumah Lusi langsung Andra kaget setengah mati sebab Andra mengenali Ayu walaupun Ayu telah berhijab.


Namun Andra belum menyangka yang akan Aswin nikahi adalah Ayu sahabat Andra. Andra selama ini juga nyari kabar tentang Ayu yang tiba tiba menghilang.


Bagi Andra Ayu anak yang baik dan kalau diajak bicara selalu punya solusi yang jitu.


Kini orang yang dia cari selama ini ada didepan mata dan membawa seorang anak kecil. Andra belum paham dengan situasi ini.


" Yu, itu kamu kan " tanya Andra seolah memastikan.


Aswin bingung kenapa Ayahnya mengenal Ayu. " Ayah mengenal Ayu " tanya Aswin keheranan.


" Jelaslah kenal dia itu sahabat Ayah dulu " jawab Andra yang membuat kaget semuanya.


Lusi sungguh tidak mengenal Ayu. Berat bandan Ayu setelah melahirkan jadi naik cukup banyak. Dan wajah Ayu yan kurang terawat. Dunia Ayu hanya Luky dan kerja.


Untuk mengendalikan situasi akhirnya Aswin mengenalkan Ayu dan luky. Dan mengakui kalau Luky anaknya Ayu dan Aswin. Belum selesai Aswin menjelaskan semua.


Tamparan sudah Ayu terima dari Lusi, juga caci maki. Ayu kaget namun Air matanya tidak jatuh, seolah Ayu sudah menyiapkan diri dengan keadaan yang terburuk sekalipun.


Andra tidak mampu berkata kata, namun dia tidak seperti Lusi yang langsung bereaksi.


Andra lebih bijak mau mendengarkan penjelasan Aswin.


Setelah semua Aswin jelaskan dengan gamblang penyebab Ayu punya anak dan menjauh darinya.


Reaksi Andra justru sebaliknya, Dia memukul Aswin bertubi tubi. Lusi berteriak sambil menghalangi Aswin yang dihajar Ayahnya.


Aswin tidak melawan sedikitpun. Aswin juga mau bijak menyikapi kemarahan orang tuanya.

__ADS_1


" Puas kamu, hai perempuan sundal tidak tau diri, sudah jadi perawan tua bukannya sadar diri malah menggoda anak yang baru gede."


caci maki Lusi tidak bisa dicegah.


Karena merasa dipojokkan terus, akhirnya Ayu angkat bicara. " aku tidak pernah menggoda siapapun, setelah kejadian buruk saja aku tidak minta tanggung jawab anakmu.


karena aku tau diri , aku memilih pergi menjauh, supaya aku tidak banyak disalahkan" ungkap Ayu, sambil bangkit dan siap melangkah untuk pergi.


Aswin dengan sigap menangkap tangan Ayu dan kembali membawanya untuk duduk, " Kamu duduk dulu, tenangkan dulu hati dan pikiranmu, kita coba pecahkan masalah ini " ujar Aswin menenangkan.


" Tidak Aswin dari awal aku sudah bisa mengira ini yang akan aku dapat, sebaiknya lupakan saja, aku akan kembali kepada kehidupanku, selama ini Luky baik baik saja, banyak orang yang menyayangi dia, kamu udah melakukan apapun yang akan menambah kesengsaraanku " tukas Ayu dengan hati yang pedih.


" Iya yu , kamu tenang dulu, ini bukan salah kamu, aku tau siapa kamu, tidak mungkin kamu menggoda Aswin, dan kamu Lusi bukannya sadar diri malah menyalahkan orang lain, kamu ngaca harusnya sebelum ngatain orang " ucap Andra sambil menatap Lusi dengan tajam.


Memang sebelum Andra memutuskan menikahi Vina, Andra sangat mencintai Lusi tanpa memandang status, Namun Andra harus syok dengan fakta yang sebenarnya tentang Lusi, seandainya rahasia Lusi tidak mencuat ke permukaan Andra akan tetap setia.


" Dra dari awal aku tidak mau menikah dengan siapapun, aku tidak mau tersakiti, aku terlalu banyak kesakitan, kamu tau sendiri bagaimana aku, menjaga hatiku supaya tidak ada orang yang menyakitiku, aku jauhi semua orang yang berpotensi menyakitiku dan menghinaku " ujar Ayu.


Berbeda dengan Lusi sekalipun satu sekolah Lusi tidak pernah suka dengan Ayu, hanya karena Andra sahabat Ayu dengan terpaksa Lusi mencoba menerima Ayu untuk jadi sahabatnya.


Disinilah letak semua masalah, Ayu tau kebobrokan Lusi, namun Ayu tidak sedikitpun mengungkap kepada Andra, Namun sepandai pandainya orang menyimpan bangkai pasti akan tercium juga.


Begitupun dengan Lusi, setelah menikah dan Aswin lahir Andra sudah menciumnya, namun belum ada bukti sehingga Andra mengabaikannya sampai terlahir anak ke dua, kenapa Andra sampai mengabaikan sebuah fakta sebab Andra sangat mencintai Lusi.


Aswin beranjak Remaja, Gea pun mulai tumbuh jadi gadis kecil yang cantik, sedikit banyak bisa melupakan kesalahan istrinya.


Namun orang tua Andra tidak tinggal diam membuka tabir yang selama ini terpendam.


" Ya harusnya memang begitu, kamu harus tau diri, dari dulu kamu itu emang sudah jelek dan kampungan, wajah cupu juga berani kamu menjebak anakku " teriak Lusi tanpa mendengar perkataan Suaminya.


Lusi memang sedang di landa kecewa yang sangat berat, Andra sudah jarang datang menemuinya, Lusi menolak untuk diceraikan. Padahal Andra sudah sangat ingin melepasnya.

__ADS_1


" Lusi kamu bisa diam dulu tidak, kamu bisa bisanya menghina fisik Ayu, sementara kamu tidak bercermin, kelakuan kamu itu seperti apa " ucap Andra lagi.


Aswin bingung ada apa dengan orang tuanya, yang dia tau Ayahnya yang selingkuh, tetapi fakta yang sesungguhnya seolah mengarah kepada Ibunya yang selingkuh, itu masih dugaan Aswin, Aswin menjadi takut kalau kalau dirinya bukan anak kandung Andra, sebab tidak ada sedikitpun wajah Andra yang mirip dengannya, dia mirip sekali Lusi. berbeda dengan Gea yang sangat mirip Ayahnya.


Dan Aswin ingat betul saat Andra mengusirnya dari rumah tidak sedikitpun didalam diri Andra yang khawatir padanya.


Aswin menjadi sangat takut dengan fakta yang mungkin akan segera terungkap.


" Mah Pah bisa tidak kita jangan melebar kemana kemana, kita disini ingin membicarakan masalahku dan Ayu, aku pulang bawa Ayu dan anakku ingin meminta restu, supaya kami bisa menjadi sah sepasang suami istri, dan kami ingin membesarkan anak kami " ujar Aswin ingin cepat menyelesaikan masalahnya. Setelah itu dia baru akan nyari tahu tentang Mamahnya.


" Gimana yu kamu bersedia nikah sama Aswin kan, kasihan anak kamu kalau seandainya dia tumbuh tanpa Ayahnya " ucap Andra sambil menatap Anak Ayu yang memang sangat mirip Aswin.


Luky yang duduk di pangkuan Aswin sangat ketakutan berada ditengah orang dewasa yang tengah berdebat. Namun Ayu bingung harus bagaimana supaya Luky tidak menyaksikan semua serba tidak terduga. Dan Luky sangat sulit jauh dari Ayu.


Sifat Luky hampir mirip Ayu yang sulit dekat dengan orang lain.


" Aku tergantung kalian semua, aku tidak bisa egois, kalau saja aku tidak memikirkan anakku, aku pasti menolaknya, sebab kedepannya aku pastikan sangat sulit menjalankan rumah tangga dengan perbedaan usia sangat jauh ini " ucap Ayu lagi.


" Apapun alasanmu yu, yang pasti kamu menyetujuinya, kita akan adakan lamaran ke keluargamu, kemana kami harus datang untuk melamar mu " ucap Andra.


" Tidak, pernikahan tidak akan terjadi, Aswin anakku, aku tidak setuju anakku nikah sama wanita jelek seperti dia, dan satu lagi siapa kamu berani mengatur anakku " jerit Lusi dengan tanpa sadar mengungkap kesalahannya dimasa lalu.


" Lusi, kamu dengar aku Ayahnya Aswin, didalam surat kelahirannya aku lah ayahnya.


Jangan lupakan fakta itu " Jawab Andra dengan perasaan sangat murka, apa yang dia tutupi selama ini mau dibuka sendiri sama istri pertamanya itu.


Bagaimanakah kisah selanjutnya.


Siapakah Aswin dan akan kah terjadi pernikahan itu. Yu kita lanjutkan di bab yang berikutnya. selamat membaca.


Terimakasih yang sudah mau mampir ke karyaku yang kedua ini, dan sudah memberikan like juga supportnya.

__ADS_1


Apa yang kamu berikan pada saya, itu semua sangat berarti bagi perkembangan karya karya saya. Sekali lagi terima kasih.🥰🥰💖💖


__ADS_2