Mertuaku Adalah Sahabatku

Mertuaku Adalah Sahabatku
Andra mencoba memaafkan Andre


__ADS_3

Andra terus berpikir bagaimana caranya, supaya Gea sembuh dan bisa menerima Andre.


Pada awalnya Gea histeris terus tapi dengan kasih sayang Bu Vina semua bisa sedikit mau menerima apa yang menjadi masalah.


Menerima kenyataan, Bu Vina dan seorang psikiater bahu membahu mencoba menyembuhkan Gea dan hasilnya Gea mau sedikit tenang.


Sekarang Gea bisa diajak bicara sama Andra.


Bu Vina mencoba terus untuk kesembuhan Gea, namun yang menjadi pikiran Bu Vina kemana Ibu kandungnya Gea.


Padahal vidio sudah viral, tidak mungkin dia tidak tau masalah yang menimpa anaknya.


Di lain tempat Lusi sedang menangis menyesali diri, namun dia tidak sadar kalau masalah itu awalnya karena dia yang memulai, dan dia lah penyebab dari semua masalah.


Lusi menyalahkan Ayu, sebab Ayu Lah dia sampai datang ke Kalimantan, kalau tidak karena Aswin menikah dengan Ayu Lusi tidak akan meninggalkan Gea, dan dia tidak akan ketemu Andre di sana.


Semua sudah terlanjur terjadi, semua tidak bisa diulang, semuanya hancur lebur, penyesalan pun tiada guna.


Andra datang mengunjungi Gea, dan mau bicara perlahan, tuntutan sudah dicabut, dan Andre sudah dibebaskan.


Kini Andre menunggu kabar dari Andra untuk bisa mengunjungi Gea, Andre merasa menyesal, dia sekarang merasa tidak tega melihat Gea akan seperti itu.


Sementara Aswin mencari keberadaan Ibunya. Aswin merasa geram dengan Ibunya, kalau tidak karena Ibunya tidak mungkin Gea sampai celaka seperti itu.


Sesampainya dirumah, Aswin melihat pintu kamar Ibunya terbuka, dia yakin Ibunya ada didalam.


Aswin membuka pintu kamar Ibunya perlahan dia melihat Ibunya menangis seorang diri, ada rasa Iba namun kembali Aswin bersedih dengan kejadian yang menimpa dirinya juga Gea.


" Mah, darimana saja, Gea sakit Mamah malah tidak ada mendampingi" ucap Aswin.


" Maafkan Mamah Win" ungkap Ibunya Aswin.


" Mah sebaiknya Mamah segera ke rumah sakit, sebelum Gea dibawa sama Papah ke rumahnya, nanti Mamah susah untuk bertemu Gea" ucap Aswin lagi.


" Baiklah, mau antar Mamah gak Win?" tanya Ibunya Aswin merasa gak enak sebab Aswin baru saja datang.


Keduanya akhirnya pergi menuju rumah sakit.


Sesampainya disana, Aswin menuju rungan dulu Ayahnya sebab Aswin tidak mau terjadi keributan, dia hapal banget sifat Mamahnya.


Bila Lusi bertemu Vina bisa bahaya, Aswin agak berlari menuju ruang Ayahnya. Sesampainya di ruang Ayahnya ternyata Ayahnya tidak ada.


Aswin berlari kembali ke ruang dimana Gea dirawat, Aswin kaget sebab Lusi sudah marah marah menyalahkan Vina.


Lusi bener seperti jelmaan iblis, dia tidak merasa bersalah sedikitpun sampai terucap kata kata yang selama ini dijaga Andra.

__ADS_1


" Heh, ini rumah sakit itu harusnya diwariskan ke Aswin, bukan pada Suami kamu, sebab Aswin lebih berhak atas semua ini"


" Kamu mau tau kenapa, sebab Aswin adalah


Plak sungguh tidak menyangka Andra datang langsung menampar Lusi.


Andra tidak kuat juga menahan diri, sudah dirinya tertekan, tapi Lusi malah mau membuka aibnya sendiri.


Aswin menerima itu tidak terima dengan perlakuan kasar Ayahnya pada Ibunya.


" Pah, kalau Papah tidak mau mengakui kalau Aswin pewaris semua ini, tidak apa apa, tapi Papah jangan kasar sama Mamah" ucap Aswin.


kembali Aswin melakukan kesalahan, dia tidak mencari dulu kebenaran dia seolah buta kalau sudah berurusan dengan Ibunya.


Andra bingung harus ngomong apa sama Aswin, Andra serba salah, jika diceritakan pasti akan menjadi bencana buat Aswin sendiri dan juga buat orang tuanya.


Andra ingin suatu saat Aswin bisa paham kenapa sia tutupi, sebab Andra aka bercerita seandainya Ayahnya sudah tiada.


Kalau selama Ayahnya masih ada Andra tidak sanggup membicarakannya Sebab ini menyangkut dirinya tang dari dulu tidak disetujui nikah sama Lusi.


Pada Akhirnya Andra mengalah, dan dia mengajak Aswin ke ruangannya.


Andra menceritakan semuanya pada Aswin, dan meminta Aswin untuk merahasiakan dari Orang Tua Andra .


Aswin syok bukan main, kalau selama itu Ayahnya menderita harus terus menyimpan rahasia ini.


Yang tidak tau diri disini hanya Lusi, yang tidak pernah mau menyadari kesalahannya.


Lusi merasa benar sendiri. Dia tidak mau disalahkan.


Aswin sudah paham, dan menyetujui dengan apa yang Ayahnya minta. dan Aswin akan menutup rapat mulutnya untuk semua itu.


Gea perlahan sadar, dan dia melihat ke kanan dan ke kiri , siapa yang dia cari semua sudah berkumpul semua, ternyata Gea masih berharap Andre datang dan meminta maaf padanya.


Kini Andra paham apa yang Gea mau, tanpa harus Gea bicara, dia langsung pergi ke luar dan menelpon Andre untuk datang ke rumah sakit.


Di tempat yang berbeda Ayu lagi menunggu kabar dia cemas pada Andre, tapi Andra lupa untuk mengabarkan pada Ayu.


Ayu merasa tidak tenang, dia akhirnya memutuskan pergi ke Jakarta, Dia akan menggunakan pesawat tapi sebelum itu dia meminta referensi dari dokter.


Karen permohonannya, dia langsung terbang ke Jakarta, namun apa yang terjadi disaat kapal mengudara Ayu kontraksi.


Ayu menahan sakit, namun akhirnya dia meminta tolong pada yang duduk disebelahnya.


" Mba tolong aku, aku tidak kuat lagi mau lahiran" ucap Ayu.

__ADS_1


" Astagfirullah, baik tunggu sebentar" ucap orang yang duduk bersebelahan sama Ayu.


Orang itu langsung memanggil seorang Pramugari. Dan datanglah beberapa Pramugari dan seorang perempuan cantik.


" Bu, Ibu bisa bertahan sebentar lagi kita akan sampai?" tanya Pramugari siapa tau Ayu bisa kuat.


" Saya tidak sanggup menahannya " ucap Ayu.


" Baiklah saya akan siapkan semua nya" ucap Pramugari itu.


Dengan cepat semua bisa tersedia, kebetulan


wanita tadi adalah seorang Dokter kandungan.


Singkat cerita Ayu melahirkan dalam pesawat, dan bukan hanya satu tapi dua anak perempuan yang cantik cantik.


Sebab di pesawat tidak ada pakaian bayi, jadi Bayi Ayu masih pake selimut yang ada di pesawat itu.


Setelah pesawat mendarat, Atu dilarikan ke rumah sakit supaya dapat perawatan intensif.


Ayu dilarikan ke rumah sakit punya Andra supaya mendapat dokter terbaiknya.


Ya Vina lah yang menjadi Dokter terbaik itu.


Saat Ayu pertama masuk, yangvpaling dulu melihat sianya adalah Lusi.


" Hai, kamu sudah melahirkan anak haram kamu" ucap Lusi sangat memalukan.


Vina mendengar nama Ayu disebut dengan cepat keluar, dan segera membawa Ayu keruang bersalin, dan bayinya dibawa ke ruang bayi.


Saat bayi mau masuk ruangan Aswin baru saja keluar dari laboratorium dan melihat dua bayi cantik, bergetar hatinya padahal dia belum tau kalau yang melahirkan dua bayi tersebut itu Ayu.


Ayu terjadi pendarahan yang dangat dahsyat.


Ayu pingsan setelah mendengar caci maki dari Lusi.


Andre yang baru saja datang melihat Ayu seperti itu jadi lupa tujuan utamanya. Andre berlari mengejar Ayu.


Sampailah di ruangan bersalin dan Ayu mau ditangani jadi tidak ada yang boleh tau ada di ruangan.


Andre bukannya menemui Gea dia malah menunggu Ayu. Andre tidak tenang dengan keadaan Ayu itu.


Andre menunggu di luar ruangan sambil menangis, begitu juga Andra dia tidak bisa menahan air matanya, melihat Ayu menutup mata Andra seolah kehilangan separuh jiwanya.


Ternyata Ayu sangat berarti dalam diri Andra dan Andre. Aswin datang, sebab merasa heran kenapa dua orang laki laki yang beda usia itu malah duduk di ruangan bersalin.

__ADS_1


__ADS_2