Mertuaku Adalah Sahabatku

Mertuaku Adalah Sahabatku
Ayu terpuruk


__ADS_3

Aswin semakin bingung dengan keadaan Ayu, Ketiga orang sahabatnya masih tanda tanya dengan apa yang terjadi dengan ayu.


Ayu tertidur setelah disuntik penenang. Ayu terlihat sangat stres. Teman kantornya bertanya tanya tidak biasanya Ayu tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan.


Ada yang diutus ke rumah Ayu, ternyata rumahnya dalam keadaan terkunci. Aswin menghubungi psikiater dan berusaha mengupayakan kesembuhan Ayu.


Tidak lama kemudian Ayu terbangun, Aswin tidak berani menemuinya, ada seorang suster yang dengan cepat memanggil psikiater. Ayu diperiksa cukup lama.


Dan Ayu harus ada yang mendampingi tapi bukan Aswin. Akhirnya Aswin pergi ke kantor Ayu dan mengabarkan Ayu sakit dan Aswin minta orang yang terdekat dengan Ayu tapi harus perempuan yang bisa jenguk Ayu.


Namun sangat disayangkan tidak ada teman yang dekat dengan Ayu. Cuma ada bawahan Ayu seorang wanita dan dia sering Ayu bawa bawa saat kerja keluar kantor.


Ya dia satu satunya perempuan yang bisa dekat tapi tidak terlalu dekat dengan Ayu.


Dia Hani, Aswin meminta Hani untuk datang ke rumah sakit untuk menemaninya.


Dan Aswin menghadap pada Bos nya Ayu dan meminjam Hani sampai Ayu pulih. sebab Ayu tidak ada kerabat yang dekat.


Aswin juga tidak tau Ayu punya kerabat atau pun tidak. Bosnya Ayu mengijinkan Hani cukup memahami keadaan Ayu.


Setelah Hani datang, Ayu kelihatan sangat terpuruk. Hani mencoba mendekatinya. Ayu melihatnya dan tatapannya sangat kosong.


Ayu masih belum bisa mempercayai orang. Namun dengan sabar Hani terus menghiburnya sampai Ayu merasa nyaman dengan dirinya.


Setelah cukup lama membujuk Ayu akhirnya Ayu memeluk Hani sambil menangis pilu.


" Hani aku telah hancur, hancur " ucap Ayu.


Dan itu diucapkan berulang ulang lalu tidak lama dia tertidur lagi.


Seminggu berlalu Ayu sudah cukup pulih, Hani membawa Ayu pulang. Selama Ayu masih cuti Hani diperbolehkan menemani saat pulang kantor, dan saat Hani masuk kantor Ada seorang wanita paruh baya yang datang menunggunya.


Setelah Ayu bener bener pulih, Ayu ingin kembali ke kantor. Namun niat Ayu datang ke kantor untuk minta di mutasi ke tempat yang cukup jauh.

__ADS_1


Dan disinilah Ayu sekarang berbicara sama bosnya. Ayu meminta dipindahkan ke luar pulau. Ayu membuat masalah yang bisa dimengerti oleh Bosnya.


Bosnya paham, dan mempertimbangkan permintaan Ayu, Ayu pegawainya yang sangat kompeten apalagi alasan ingin mengembangkan perusahaan cabang yang baru buka di luar pulau.


Dan akhirnya Ayu pun di Acc oleh Bosnya, dan bisa pergi bulan depan setelah semua sisa kerjaan Ayu dibereskan dulu.


Waktu berlalu begitu cepat , tibalah waktunya Ayu berangkat, supaya tidak menimbulkan kecurigaan Ayu berangkat pakai taksi pada malam hari. Dan keberangkatan pake pesawat jam yang terakhir.


Ya sekarang Ayu ditugaskan di pelosok, di Kalimantan, Ayu ingin melupakan semua yang terjadi, Untuk sementara rumah Ayu titipkan pada Hani dan meminta tolong buat dikontrakan saja.


Setelah sekian lama Aswin tidak datang menjenguk Ayu, hari ini dia memaksakan datang, sebab dia bener bener merasa tidak tenang dan ia ingin membereskan semua masalahnya.


Saat mengetuk pintu ternyata yang ke luar orang lain. Aswin sungguh kaget. Kenapa rumah Ayu diisi oleh seorang pria dewasa.


Yang Aswin tau Ayu selalu sendiri dan tidak pernah punya kedekatan dengan siapapun.


" Maaf Pak, apa Mba Ayunya ada " tanya Aswin.


" Ayu, siapa ya, disini tidak ada nama Ayu, kami baru saja menyewa rumah ini, baru dua hari saya disini" jawab si Bapak tadi.


" Saya tidak tau, sebab saya kesini sudah dalam keadaan kosong, dan saya menyewa rumah kepada yang namanya Hani " Jawab si Bapaknya lagi.


" Baik Pak kalau begitu saya permisi dulu, maaf saya mengganggu waktunya' ucap Aswin lagi.


Aswin sungguh kecewa, dia tidak tau harus mencari kemana, Hani ditelpon tidak nyambung, mungkin atas perintah Ayu untuk memblokir nama Aswin. Dan Hani berjanji sama Ayu untuk menghindari Aswin.


Aswin semakin frustasi, ketiga sahabat Aswin tidak ada yang tau masalahnya, sebab Aswin menutup rapat maslah yang terjadi.


Waktu begitu cepat berlalu, tiga tahun sudah Ayu di Kalimantan, Ayu mempunyai seorang anak laki laki berumur 2 tahun. Ayu menjalani kehamilan seorang diri.


Untung ditempat Ayu sekarang ada sebuah keluarga yang baik sama Ayu, dan menganggap Ayu keluarganya. Sehingga pada masa dalam keterpurukan ada yang membantunya bangkit.


Saat pertama kali Ayu mengetahui hamil pun

__ADS_1


Ayu sempet depresi lagi. Namun keluarga Pak Dirga menolong Ayu dan memberikan kasih sayang kepada Ayu.


Mereka memahami keadaan Ayu, tanpa Ayu cerita mereka menduga Ayu korban perkosaan, jadi mereka tidak banyak bertanya.


Memang Ayu tidak pernah buka mulut pada siapapun tentang apa yang menimpa dia.


Semua masalahnya dia simpan rapat rapat.


Setelah kepergian Ayu, Aswin sempat mencarinya namun dia bisa apa, uang pun dia tidak punya, jualan onlinenya hanya cukup buat dia bayar kuliahnya dan biaya hidupnya saja. Itu juga sudah untung mencukupi. Dulu ada Ayu yang selalu menopangnya bila Aswin kekurangan. Maka Aswin merasa enjoy selama ada Ayu didekatnya.


Karena umur Aswin yang masih muda jadi dia cepat melupakan masalah, dia melanjutkan hidupnya seperti biasa, sambil kuliah sambil berdagang. Aswin tidak sengaja melupakan namun ketidak berdayaan nya. sehingga dia harus fokus kuliah dan cepat lulus supaya bisa mencari uang untuk bisa mencari Ayu.


Kini Aswin telah selesai kuliahnya. Dia bekerja di sebuah perusahaan yang cukup terkenal.


Aswin punya tekad kalau uangnya audah cukup dia akan mencari Ayu.


Entah ini sebuah kebetulan atau memang takdir Tuhan yang harus mempertemukan lagi mereka.


Aswin ditugaskan ke Kalimantan, Dia dipindah tugaskan ke Kalimantan supaya pengembangan disana bisa maju pesat sebab Aswin termasuk yang yang kompeten di bidangnya.


Disinilah Aswin sekarang dia lagi disebuah taman, kebetulan hari minggu dia berlari keliling komplek tempat dia bernaung. Disana Ada sebuah taman bermain anak anak.


Tidak sengaja ada sebuah bola mengenai punggung Aswin, dia membalikan badannya.


Didepannya berdiri seorang anak dan seorang pria paruh baya.


" Maaf mas cucu saya tidak sengaja melempar bola jadi kena masnya " Kata Pan Dirga. Ya itu adalah Luky anaknya Ayu yang di bawa Pak Dirga ke taman.


Aswin seperti melihat dirinya di diri Luky. Dia merasa apa yang ada di Luky sangat mirip dengannya. Aswin terpaku. Dan berusaha untuk tetap waras tidak menduga duga yang belum pasti.


" Iya engga apa apa Pak, namanya juga anak kecil ' jawab Aswin.


" Ya, terimakasih mas , saya permisi " ucap Pak Dirga lagi sambil satu tangannya membawa bola tangan lainnya mengendong Luky.

__ADS_1


Apakah Ayu dan Aswin akan segera ketemu. Yu kita tunggu bab yang berikutnya.


__ADS_2