Mimpi Indah Seorang Gadis

Mimpi Indah Seorang Gadis
Eps.14


__ADS_3

" ya ampun... ramai kali..." ujar Rei.


" what the... orang lagi musim sakit yah???" ujar Lice.


" berdasarkan yang ku lihat kok rata-rata penyakit mereka sama yah??" ujar Licia.


" iya juga..." ujar Rei.


" coba ku cek..." ujar Licia.


" sus... boleh tolongin?!" ujar Lice.


" sepertinya... lagi musim sakit seperti ini..." ujar suster itu...


" kira-kira udah ada obatnya?" tanya Lice.


" kami para medis lagi berusaha mencari tau... , kalau sudah ketemu kami akan memberikan kepada masyarakat secepatnya!"


sementara...


ketika Licia sedang menyelidiki kasus itu...


yang di dapatkan...


( penyakit ini dapat di salurkan melalui makanan, minuman, bahkan aroma...)


" Rei..., kayaknya ini harus diketahui dokternya dulu deh..." Ujar Licia sambil menunjukannya kepada Rei.


" ok! kita cari dokternya dulu..." ujar Rei.


ketika mereka berjalan menuju ruang dokter..


" permisi dok!, ada hal yang mau kami beritahu kepada dokter..." ujar Rei.


" maaf... tolong keluar!, saya mau istirahat!" ujar dokter.


" kami ada hal yang sangat penting yang harus di beritahukan kepada dok..." ujar Rei.


" silakan keluar!" ujar dokter itu dengan acuh tak acuh.


" ini tentang penyakit baru-baru ini..." ujar Licia.


" apa!!, baiklah silakan duduk..." ujar dokter.


" apa yang kalian dapatkan?" tanya dokter.


" ini..." ujar Licia sambil memberikan informasi itu kepada dokter itu.

__ADS_1


" baiklah... sebagai gantinya... kalian pasti datang untuk berobat kan?,mari saya bantu..." ujar dokter.


" tidak perlu!, mu hanya perlu menyuruh mereka pergi ke fanclinic..." ujar Rei.


" bagaimana bisa!!!" ujar dokter dengan marah.


" yah... karena pada saat awal-awal kami masuk ke sini , kami tidak di layani dengan baik, sedangkan fasilitas di fanclinic lebih bagus..." jawab Rei.


" memangnya kamu siapa?!, enak kali mengambil pasien ku!!" jawab dokter itu dengan marah.


" yuk Licia..." ujar Rei.


" owh... ok!" jawab Licia.


ketika mereka sambil berjalan menuju arah IT room...


" Rei... fanclinic itu adalah milik keluarga mu yah?" ujar Licia.


" iya... itu adalah milik keluarga ku..., dulu adalah tempat yang paling terkenal... tapi karena RS lain mulai banyak... tempat itu mulai tutup..." ujar Rei dengan sedikit murung.


" maaf aku bertanya hal yang menyakitkan..." ujar Licia.


" tidak apa-apa..." ujar Rei.


" tunggu apa lagi? mari kita mulai bangkrutkan rumah sakit ini!!" ujar Licia.


" baiklah aku akan mulai..." ujar Rei.


" ehhh... itu suara Rei... apa maksudnya... fanclinic....???" ujar Lice.


" maksudnya... mau berobat ke fanclinic..." ujar Licia.


" ehh.... kalian udah balik??" ujar Lice.


" yuk pergi... ke sana, di sana butuh perbaikan yang cepat..." ujar Rei.


" tapi... bantulah angkat si cerewet ini!!!" ujar Lice.


" kok nama panggilannya sama yah??" ujar Licia.


" kau sahabat ku bukan?" ujar Lice.


" iya... iya..." ujar Licia.


" dah gak perlu berdebat lagi... yuk cepat pergi..." ujar Rei sambil mengangkat Sen.


setelah itu mereka segera pergi ke arah parkiran mobil.

__ADS_1


" posisi tempat duduk seperti tadi..." ujar Rei.


" Rei!, suhu tubuh Sen makin meningkat loh!!!" ujar Lice dengan panik.


" kita langsung pergi ke fanclinic..." ujar Rei.


selama di perjalanan...


" Rei!!!, setir yang cepat!!!' ujar Lice.


" sabar... ini jalannya berlika-liku emangnya mau terjadi kecelakaan?" ujar Rei.


" aku tau jalan ini... biarkan aku yang menyetir, dulu aku sering balapan di sini!' ujar licia.


" baiklah... kita ganti posisi duduk!" ujar Rei.


dengan kecepatan penuh... akhirnya mereka sampai di fanclinic dengan selamat...


" pusing..." ujar Lice.


" mu belajar nyetir dari mana?" ujar Rei.


" kan dulu aku sering balap di jalan ini... jadi dah hapal" ujar Licia.


" coba kalian lihat di depan sana!' ujar Rei.


" yang benar saja!!!...


*Bersambung...


account: @felicia vanissa24


P.S


sorry yah kalau para readers ketemu typo, author payah nih...


( author lagi mikirin pacarnya yang ngacangin dia)


betul sekali 😭


( author butuh curhat nih...)


gak nanti dia nya cemburu...


( ya lah...)


guys sorry nih kalau wallpaper nya gak sesuai keinginan kalian...*

__ADS_1



btw kalian mau apa bilang yah author hampir ke habisan ide nih...


__ADS_2