Mimpi Indah Seorang Gadis

Mimpi Indah Seorang Gadis
Eps.6-Sahabat Livia


__ADS_3

" Enggak ah, malam nanti mau cari kerjaan buat ngidupin diri dulu "


" Open BO aja Liv, ngapain hrus keliling kesana kemari buat nyari kerja, tinggal duduk dikasur doang " Ujar seorang wanita dari jauh.


Dia adalah musuh berbuyutan Livia, Livia serba salah didepannya. Orang Livianya gak pernah mau nempelin cowo orang, yang ada cowonya jalan sendiri. Wanita ini adalah orang yg sangat terobsesi dengan ketua kelas ini. Dan dia sedang mengawasi Livia dari jauh bersama ketua kelas.


Ketua kelas Livia adalah seorang wakil Osis, pada awalnya dia hendak dijadikan ketua Osis. Akan tetapi karena salah satu sahabat Livia memiliki nilai yang berjarak 0,2 diatasnya. Maka dialah yang akan mengisi posisi wakil tersebut. Dia bernama Bryan alexander.


Dia lagi, dia lagi. Dalam pikiran Livia, Livia pun berpamitan dengan ketua kelas dam berjalan menuju sekolah dengan cepat, dengan kesal.

__ADS_1


" Apaan ra, mu sendiri kan tau, aku dah suka Livia dah lama. Ngapa mu ngerusak suasana sih " Ucap si Ketua kelas dengan kesal, ke wanita bernama ra ini.


Bagi Ketua kelas, ra ini hanyalah sahabatnya, tetapi berbeda dengan ra. Tidak akan ada yang namanya persahabatan antara pria dan wanita. Ingat itu, jadi guys jangan percaya ama yang pria ama wanita bisa bersahabat. Karena percaya atau enggak, wanita mudah luluh dengan perkataan pria. Padahal seorang pria, hanya memperlakukan wanita sebagaimana mestinya.


" Hdeuh malas sebenarnya berurusan dengan mereka, apalagi berhubungan dengan cowok sekarang. Delvin si mantan yang masih bergentayangan dipikiran, Ferry yang mulai pdkt, tambah ketua kelas yang diam-diam baper ama aku. Aku salah apa astaga" Ujar Livia dengan kesal sambil menendang kaleng yang ditengah jalan.


Sampailah disekolah, dia menyapa semua orang, mulai dari guru-guru, dan teman-teman yang kenal dekat dengannya. Dia kemudian meletakkan tasnya.


Karena hal ini sahabatnya suka dengan Livia. Walau Livia tidak sepintar orang-orang, tetapi kecantikannya, keramahannya, kemenarikkannya, intinya paket komplit didepan orang lain. Jauh didalam kehidupan Livia, dia sangat-sangatlah rapuh.

__ADS_1


" Sist, lu diganggu rara lagi kah, wkwk " Ujar salah satu sahabatnya yang bernama Yosy.


Dia adalah sosok yang tinggi badannya melebihi Livia 5 cm, memiliki rambut yang panjang, body goals deh intinya. Pinter, orangnya asik, lalu bunga disekolah. Setiap tahun dia menjabat sebagai ketua Osis, hingga sekarang adalah tahun terakhir jabatannya.


" Uyyy~ jangan bicara keras-keras nanti ada yang kedengaran" lanjut Yosy dengan suara yang lebih besar.


Plakk!


" Aww, belajar mukul dari mana sih, yakan benerloh, biar orangnya sadar diri dikit, apaan sahabat ku dibully melulu" canda Yosy, dengam berpura-pura kesakitan.

__ADS_1


" Kupukulnya pelan-pelan, ga sekeras itu. Ngapain bicarain kek gitu, pake mic sekolah aja" Dilanjutkan Jumi.


Yapp benar sekali Jumi adalah sahabat kedua Livia, dia memiliki tinggi yang sama dengan Livia. Dia adalah orang yang jarang berbicara, tetapi sekali bicara to the point. Dia kelihatan cuek, tetapi akan berbeda dengan orang yang dia percayai. Ratu es dikelas kami, atau bahkan ditingkatan kami.


__ADS_2