Mimpi Indah Seorang Gadis

Mimpi Indah Seorang Gadis
Eps.18


__ADS_3

isi chat...


Licia: Rei...


Rei: ?...


Licia: Rei...


Rei: oh iya besok temui aku di cafe Louise...


Licia: ok, tapi buat apa?...


Rei: liat aja besok


Licia: baiklah


Rei: udah malam pergi lah tidur, nanti


besok nya jadi ngantuk


Licia: iya deh...


Rei: good night


Licia: good night


..............


' tadi si Rei peduliin aku yah..., besok ketemuan kira-kira buat apa yah, jangan bilang dia mau...., ahh... tidur aja dulu besok baru liat...'


...............


keesokan paginya Licia bangun lebih cepat dari biasanya...


" ehh... cepat kali aku bangun, Karena dah bangun sepagi ini nanggung kali kalau mau tidur lagi, pergi mandi aja...."


setelah 5 menit terbuang di dalam kamar mandi...


" mau pakai baju apa yah... bagusnya sih casual, lebih keren..."


setelah ganti baju dia pergi melakukan hal yang biasanya perempuan lakukan yaitu....


bermake-up...


tiba-tiba telepon Licia berbunyi lagu favoritnya ternyata .... itu adalah Rei yang menelepon... Licia segera mengangkatnya...


" ada apa Rei?..." ujar Licia.

__ADS_1


" mu udah telat tiga menit lima belas detik..."


ujar Rei dalam telepon.


" masa iya... " ujar Licia sambil melihat jam.


" astaga tunggu aku disana...." ujar Licia dengan make-up kilat...


.................


' perasaan tadi masih banyak waktunya... ,diajak ngedate sama Rei tapi malah telat bikin malu aja...'


.................


setelah Licia sampai di tempat perjanjiannya dengan Rei....


.................


'di mana yah.... Rei duduk....


.................


" Licia..." panggil Rei.


" baiklah..." ujar Licia sambil berjalan menuju arah Rei.


" ayo pesan minuman mu..., pelayan..." ujar Rei.


Rei.....


.....................


'eh... Licia tau dari mana aku suka kedua-duanya... '


.....................


" Licia... mau gak mu jadi pacar ku..." ujar Rei dengan tenang.


" kalau aku bilang gak?!, tapi ini hanya sekedar candaan kan?!" ujar Licia.


" gak aku serius..., apa aku terlihat sepeti orang yang suka bercanda?" ujar Rei.


" itu sih.... gimana yah jelasinnya...." ujar Licia dengan panik.


" silakan di nikmati..." ujar seorang pelayan sambil meletakkan dua latte di meja.


" tidak apa-apa... mu dapat memberikan jawabannya lain kali..., tolong pikirkan baik-baik yah..." ujar Rei.

__ADS_1


" iya..." ujar Licia sambil meminum matchalatte miliknya.


setelah itu suasananya bukan lah menjadi canggung, tetapi menjadi semakin bahagia...


mereka berdua berbincang-bincang sangat lama..., bahkan topiknya tidak habis-habis...


pasangan yang lumayan cocok juga romantis...


" waktunya sudah terlalu larut... ayo ku antar mu pulang dulu..." ujar Rei.


" tidak perlu..., aku bisa kok pulang sendiri..."


" biarkan aku mengantar mu okay!?" ujar Rei.


" gak perlu bentar lagi hujan, nanti **mu kena hujan... besoknya sakit..." ujar Licia.


" gak papa... aku laki-laki harus kuat gak boleh lemah..." ujar Rei.


" ya udah deh... kalau mu memaksa..." ujar Licia.


ketika mereka berjalan ke arah rumah Licia tiba-tiba di tengah jalan turun hujan...


" untungnya aku bawa payung..." ujar Rei.


ketika mereka berdua melanjutkan perjalannya... banyak orang yang iri dengan keromantisan di antara mereka selama perjalanan......


" Rei... sepertinya aku tau harus menjawab apa, tentang pertanyaan mu tadi di cafe..." ujar Licia.


" pertanyaan???" ujar Rei dengan bingung


" tentang aku mau gak jadi pacar mu... itu... " ujar Licia.


" apa kau sudah memikirkannya?" ujar Rei.


" tentang itu..., maaf...


*Bersambung....


masa sih?! sih... Licia mau menolak Rei... kan kesempatan jarang datang... tapi jodoh kan gak akan kemana-manašŸ˜...


sorry telat up... ini author beberapa hari ini sedikit capek...


sekali lagi maaf banget*....



**image

__ADS_1


kalau ****ada Q&A nanti author kasih yang lebih bagus deh ... (tapi kalau ada)


tetap di tunggu yah*...***


__ADS_2