
Lalu Moto dengan gesitnya berhasil menempelkan label di tubuh A. Tiba-tiba dari belakang
"Kena kau!" Ujar Si B yang meluncurkan panah terakhir. Moto yang tepat di depan panah tidak sempat menghindari lagi.
Langsung Hide memeluk Moto sekaligus pelukannya untuk menyelamatkan Moto. "Hide..." Panggil Moto, sebelum Hide memeluk Moto Kaoru sempat memanah ke arah si B Sebelum si B membidik Hide yang hampir sampai kepada Moto.
Poin Moto saat ini 40, Hide 10, Kaoru 40
"Hei! Kalian mau berpelukan seberapa lama? Sebelum dia membidik mu pun aku sudah memanahnya duluan" ujar Kaoru.
Hide yang masih terlarut dalam pikirannya untuk melindungi Moto pun masih belum sadar. "Hide? Boleh di lepas? Sepertinya aku melihat tim pink di arah barat laut" ujar Moto dengan berbisik sambil sekalian memberikan kode kepada Kaoru dengan mata, Kaoru hanya menggangguk.
__ADS_1
"Tunggu lah sebentar... Aku melihat tim pink lainnya di belakang mu" ujar Hide dengan suara kecil kepada Moto.
Tim pink mulai Keluar untuk menyerang dari arah yang berbeda-beda. Hide mulai beraksi dia berhasil menembak 2 orang dengan tepat sasaran. Kaoru berhasil memanah 1 orang dan Moto berhasil menempelkan kepada 1 orang.
Poin saat ini di tim merah:
-Moto 50
-Hide 30
Tim yang tersisa tim Hijau yang tidak ada yang mengincarnya dan bahkan bagian dari mereka tidak ada yang menyerang. Karena mereka sedang memakan persediaan yang mereka sediakan.
__ADS_1
"Tim hijau belum muncul mungkin sedang makan, jadi apa sekarang kita juga makan saja?" Tanya Kaoru. Dalam bersamaan "itu Lebih baik di banding tidak makan" ujar Moto dan Hide secara bersamaan.
Mereka mulai makan perbekalan dengan cepat, karena ketika mulai beraksi itu paling mudah membuat lapar karena tenaga yang di pakai banyak sekali. "Andai dari tadi kita dapat makan.." ujar Kaoru sambil mengunyah makanannya. Setelah mereka selesai mereka mulai beraksi ke daerah tim Hijau.
Di Tim hijau sudah terdapat mereka yang sudah berjaga-jaga di sekitar daerah mereka. "Sepertinya akan sulit..." Ujar Moto dengan suara kecil. "Moto muka mu makin pucat sepertinya?" Ujar Kaoru dengan suara kecil. "Hei! Dia istri ku" dengan suara kecil juga agar tidak ketahuan. " Tidak apa-apa" jawab Moto yang akan segera mulai beraksi saat salah satu dari mereka teralihkan.
Moto mengambil batu di sekitarnya dan melempar sejauh mungkin untuk menghasilkan suara di tempat lain agar memiliki kesempatan untuk menyerang. Salah satu dari mereka teralihkan dan Moto langsung beraksi berlari dan menempelkannya. Tim hijau yang menyadarinya pun berteriak ke timnya "ada lawan di sekitar sini! Berhati-hatilah!". "Berpencar!" Ujar Hide dengan suara kecil. Moto yang melihat lawannya teralihkan lagi "Hiaatt!" Sayangnya keberadaan dia menjadi ketahuan oleh tim hijau, salah satu dari Tim hijau berhasil membidik Moto. "Sial! Kalau tau aku ajak mereka juga ke sini.." ujar Moto. "dia sendirian! Semua bersiap menyerang daerah tim merah!" Ujar pemimpinnya. Dalam sekejab Kaoru dan Hide berhasil membidik tiga anggota tim Hijau, sehingga terisisalah satu orang.
"Kepala ku tambah pusing... Aku harus meminta bantuan Hide.." ucap Moto Sebelum pingsan, Hide yang melihatnya dari kejauhan langsung dengan cepat menembak orang terakhir dan dengan cepat menuju ke arah Moto
Bersambung...
__ADS_1