Mimpi Indah Seorang Gadis

Mimpi Indah Seorang Gadis
Eps.16


__ADS_3

" ku simpan dulu yah ciuman pertama mu...." ujar Rei sambil menyentuh bibir Licia dengan jarinya.


" hmmm..." ujar Licia sambil menganggukkan kepala dengan malu.


" nanti kita chat..." ujar Rei.


" ok!" jawab Licia dengan semangat.


" hmm..." ujar Rei sambil mengelus kepala Licia.


" halo!!! apa sudah selesai beromantis di depan ku?!"


" ehh.... Sen?!" ujar Licia.


" what?" tanya Sen.


" apa kau lihat semuanya?" tanya Rei.


" tentu saja! tidak akan lewat sedetik pun..." jawab Sen.


" aku pun!!"


" owh... jadi tugas kalian berdua udah selesai yah, baru ada waktu buat nontonin orang?" ujar Rei sambil tersenyum kesal.


" ******...." ujar Sen kepada Lice dengan suara yang kecil.


" aku masih ada urusan di luar... bye..... dan Sen ikut aku!" ujar Lice sambil berjalan pergi.


" aku juga pergi..... bye....." ujar Sen smabil berjalan pergi.


setelah Lice dan Sen pergi...


mereka berdua saling menatap dan tertawa bersama....


" kamu kalau ngetawain orang itu suka yah..." ujar Rei.


" kan selagi lucu yah ketawa aja..." ujar Licia.


" tapi Licia... apa sekarang mu boleh berdiri dulu?, kaki ku mulai sakit......." ujar Rei.


" ehh... maaf, maaf aku kelupaan sampai terlalu asyik duduk di kaki mu......." ujar Licia dengan rasa bersalah.


" tidak perlu merasa bersalah kok...... aku ini laki-laki harus kuat" ujar Rei.


" maaf..."


" ok, yuk kita kembali ke rumah masing-masing...." ujar Rei sambil berdiri.

__ADS_1


" ok!!" ujar Licia dengan semangat.


 


ketika Rei dan Licia keluar mereka masih tidak bisa terlepas dari keromantisan mereka....


 


seperti anak muda biasa saling bercanda-canda...


" baiklah! sekarang kemas barang kalian dan kita pulang..." ujar Rei.


" ok!!"


selama di perjalanan...


" gimana hubungan kalian berdua?" tanya Lice.


" ehh.... apa tidak ada hal lain yang mau di tanyakan?" jawab Licia.


" tentu saja tidak..." jawab Lice.


" ehh... yang di depan itu mobil Vierra kan?!" tanya Sen.


" sepertinya bukan hanya ada Vierra aja, masih ada yang lain..." ujar Rei.


" betul tuh... geng yang lumayan kuat dengan latarnya, mereka di biayai oleh salah satu perusahaan intern... yang baru-baru ini meningkat jumlah karyawannya karena perusahaan Jiang..." ujar Sen dengan panjang


" apa perlu kita bantu?, di sana juga ada mantannya Zen..." ujar Lice.


" bagaimana pun juga itu hanya sekedar mantan saja, mantan itu buang jauh-jauh jangan di simpan.... tapi, apa kau iri?!" ujar Sen.


" tidak perlu ribut... aku dan Sen akan turun dan membantu mereka, perempuan tidak perlu turun..." ujar Rei.


" tapi..." ujar Licia.


" tetap di dalam mobil yah..." ujar Rei dnegan lembut.


" Licia mereka mulai..." ujar Lice.


" jangan di lihat... seram..." ujar Licia.


" bagaimana jika Rei terluka?" ujar Lice.


" aku percaya kok kita akan menang...." ujar Licia.


" selagi kita menunggu aku akan tidur dulu..." ujar Licia.

__ADS_1


tidak cukup sepuluh menit.....


" thanks ya Rei, Sen..." ujar Vierra.


" yah..." jawab Rei.


" mengapa tadi mereka mencari kalian, emangnya kalian ada hutang sama mereka?" tanya Sen.


" owh.. yang tadi yah itu karena kemaren kami pergi ke bar deluxe kiss, kami tidak sengaja melihat ada orang yang di palak mereka... yah mana ku tau bisa di kejar sampai sini..." jelas Vierra.


" kalian mau pergi ke mana?" tanya Sen.


" kami mau pergi ke pantai..." jawab Lina.


" owh..." ujar Sen.


" baiklah... kami pergi dulu..." ujar Rei.


" ok!, good bye!" ujar Vierra.


" kami kembali..." ujar Sen.


" Ssstt..." ujar Lice.


" Licia lagi tidur yah, selamat tidur..." ujar Rei dengan lembut sambil membelai rambut Licia dengan lembut.


setelah sampai di rumah...


" kalian masuk ke dalam dulu, aku panggil Licia bangun..." ujar Rei.


" Licia... bangun..." ujar Rei.


" bentar lagi..." ujar Licia.


" kalau gitu aku gak sungkan lagi..." ujar Rei.


" ehh.....


Bersambung....


**I hope, you like this novel....


mereka ngapain yakkk??? penasaran setengah mati deh... jangan-jangan ciuman nih...**


untuk kalian...


__ADS_1


__ADS_2