
" maaf... itu sedikit terlalu cepat untuk ku..." jawab Licia
" tidak apa-apa, ini memang salah ku..." ujar Rei.
" apa mu bisa menunggu ku siap?" ujar Licia.
" aku bisa menunggu mu kapan saja..." ujar Rei.
" janji yah..." ujar Licia sambil mengeluarkan jari kelingkingnya.
" iya...." jawab Rei.
" dah... cepat masuk di sini dingin... terus rumah mama mu ada di seberang... kalau nampak kita ,takutnya mama mu akan menentang hubungan kita apalagi membiarkan anak gadisnya kedinginan..." ujar Rei.
" iya... iya ..." ujar Licia sambil berjalan masuk.
tiba-tiba hujan bertambah lebat dan makin lebat seperti akan terjadi angin topan...
semua orang segera pergi berteduh, bahkan jika menggunakan payung tidak ada gunanya...
" Rei... masuk kedalam sini dulu untuk berteduh..." ujar Licia.
" tidak perlu... aku pergi ke tempat lain untuk berteduh saja..." ujar Rei.
" ayo sini..." ujar Licia sambil keluar menarik Rei.
" jangan keluar... mu kan jadi basah lagi..." ujar Rei.
" nih keringkan rambut mu dulu..." ujar Licia sambil meletakkan handuk ke kepala Rei.
" Umm.... terima kasih..." jawab Rei sambil menerima handuk dari Licia.
" aku sebaiknya pergi mandi dulu..." ujar Licia sambil berlari pergi.
" iya..." ujar Rei.
Rei......
.......................
' Licia.... apa mu tidak tau apa yang mu lakukan sekarang sangat menggoda ku... tau... lama-lama aku juga bisa luluh di buat mu....'
__ADS_1
.......................
sedangkan di kamar mandi...
.......................
' apa yang ku lakukan... ini namanya menggali kubur sendiri...'
' tapi menurut ku Rei... dia lumayan pandai menyembunyikan rasa malunya..., hihihi... dah cepat mandi, lebih cepat mandi lebih cepat dapat melihat dia...'
.......................
setelah Licia selesai mandi dan dia segera keluar...
" aku akan ke kamar, dan mencari baju untuk mu..." ujar Licia dengan malu.
" ehm... aku akan ke kamar mandi dulu..." ujar Rei.
" baiklah...." ujar Licia.
setelah Licia pergi masuk ke dalam kamarnya...
........................
' tunggu size-nya berapa?, di sini aku punya banyak baju tapi aku tidak tau sizenya...'
' coba kasih dulu Deh...'
.........................
" Rei... coba baju ini bisa tidak?" ujar Licia.
" mana..." ujar Rei sambil menjulurkan tangan keluar.
" nih..." ujar Licia sambil memberikan baju itu.
beberapa menit kemudian Rei keluar...
" Licia... bajunya terlalu ketat jadi aku tidak bisa memakainya, jika tidak aku akan sesak nafas dan mati di tempat..." ujar Rei.
" ehm... ok!" ujar Licia dengan muka yang memerah.
__ADS_1
" kamu tidak keberatan kan , jika aku hanya memakai handuk mandi..." ujar Rei sambil menghampiri Licia.
" enggak papa , tapi tolong jangan mendekat..." ujar Licia.
" kalau itu mau mu, kalau gitu buka mata mu dulu..." ujar Rei.
" ehmm.... ok..." ujar Licia sambil membuka matanya dengan perlahan.
...........................
' wow ototnya..., sixpack yang lumayan bagus..., sayangnya aku tidak dapat memegangnya, tunggu dulu! aku tidak boleh termakan oleh keindahan sixpacknya..., ayo sadar...'
...........................
" tidak keberatan kan?!" ujar Rei sambil mendekati Licia.
" tidak... tidak..." ujar Licia dengan panik.
" sini tangan mu...
..........................
' apa!!!
Bersambung...
what apa yang akan di lakukan Rei dengan tangan Licia?? jangan bilang mau di masak yah?? jangan dong...
sorry lama update 😔 di karena kan author sibuk sama tugas sekolah terus sama TL author , sorry...
**this picture is special for you...
**
account:@felicia vanissa24
jangan lupa like and comment's
thanks guys....
__ADS_1