Miss Bae

Miss Bae
Jatuh Cinta Lagi


__ADS_3

Happy birthday dear Alex


Happy birthday to you....


Suara kompak dari Papa, Mama, Mike, Kakek dan Nana menyanyikan lagu dalam rangka merayakan ulang tahun Alexandra secara sederhana hanya dengan cheese cake favoritnya.


"Make a wish, Alex" ucap papanya sesaat setelah mereka menuntaskan lagu yang riang disertai tepukan tangan.


Alexandra pun mengatupkan kedua tangannya, terdiam dan menutup mata beberapa saat kemudian meniup lilin angka 2 dan 6.


[Tuhan, kembalikan ingatanku]


"Selamat ulang tahun anakku sayang" peluk mamanya


Secara bergantian mereka memeluk Alexandra.


"Happy birthday, Alex" ucap Mike sambil memeluk Alexandra dan mencium pipinya


"Thanks Mike" jawab Alexandra sambil tersenyum


"Kadonya" sambil memberikan bungkusan kecil ke Alexandra "Kamu boleh membukanya sekarang, Lex." lanjutnya sambil menatapnya Alexandra dengan lekat-lekat.


"Nanti saja, saat kalian pulang." kata Alexandra sambil memerhatikan Mike yang sepertinya agak kecewa


"Ayo kita makan kue" seru Nana yang sambil memotong kue ulang tahun Alexandra


"Daddy" Alexandra sambil merangkul tangan papanya.


"Apa sayang?" Jawab papanya sambil menatap anak semata wayangnya


"Alex ingin keluar dari sini."


"Yakin?"


"Alex sudah sehat, aku rindu suasana luar." kata Alexandra sambil merajuk.


"Baik Daddy akan urus hari ini, tapi mungkin baru akan selesai minggu depan."


"Thank you, Daddy" ucap Alexandra sambil memeluk papanya


Anak ini bersikap seperti 6 tahun lalu, dokter memang mengatakan jika fase ingatan Alexandra sekarang berada di umur 20 tahun.


Tak lama lagi anak ini akan membenciku, gumam Stefan Schuberg dengan sedih.


.......

__ADS_1


"Kakek, Nanaaaa kalian ke sini lagi" seru Alexandra keesokan harinya


"Kemarin kan sudah" sambil memeluk keduanya


"Alex bosan?" Goda kakeknya


"Tidak, Alex senang."


"Edward" panggil kakek Baek menoleh ke belakang.


"Siapa dia kek?" Tanya Alexandra


"Kau tidak ingat??" Tanya balik kakeknya.


Alexandra menggeleng sambil menatap dari atas bawah sosok pria Korea, berambut hitam panjang, berjaket kulit hitam dengan kemeja coklat khaki, celana hitam dan loafer hitam. Dia tampan, batin Alexandra.


"Mr. Lee asisten kakek, kenalan dulu" kata Kakek Baek menatap Edward dan Alex.


Edward pun maju dan menyodorkan tangannya,


"Edward Lee" ucapnya dengan suara bergetar.


"Alexandra, panggil saja Alex" dengan riang


"Itu buatku?" Lanjutnya menunjuk buket mawar merah di tangan Edward.


"Oh thank you" ucap Alexandra sambil mengambilnya dan memeluk Edward.


Kakek Baek dan Nana yang menyaksikan itu dengan tersenyum.


"Alex, ajak Mr. Lee ke rumah kaca. Biar Kakek dan Nana beristirahat di kamarmu." kata kakek Baek menatap cucunya.


"Kau mau melihat kebunku?" Tatap Alexandra dengan tangannya masih merangkul tangan Edward


Edward hanya mengangguk dengan hatinya tidak karuan.


"Ayo" ucap Alexandra sambil menarik Edward.


"Alex sekarang suka berkebun?" Edward mencoba menetralkan hatinya dengan jantungnya yang jumpalitan.


"Iyah, pengusir kebosanan Alex di sini, tahu kan di sini isinya cuma terapi dan olahraga." jawabnya dengan nada manja.


Sepertinya aku jatuh cinta dengan Alexandra yang ini, manja.


"Apa olahraganya?" Kata Edward yang tak pernah sekalipun melepas tatapannya dari Alexandra

__ADS_1


"Yoga, renang, berjalan di treadmill."


"Bukan berlari?"


"Lari?"


"Ya, kamu suka berlari." ucap Edward diikuti tatapan Alexandra dengan kebingungan


"Coba lihat ini chamomile, mawarnya juga sudah mulai berbunga" kata Alexandra sesampainya di rumah kaca menunjukkan tanaman-tanamannya


"Semua yang kamu sentuh pasti akan hidup Alex" sahut Edward.


"Eh?"


"Iyah, kamu punya bakat menjadi seorang florist." tambah Edward mengalihkan.


"Baiklah nanti Alex akan minta Daddy belikan sebidang tanah, dan Alex tanami dengan bunga." seru Alexandra dengan bahagia


"Kau memangnya tidak mau kembali ke Korea?" Tanya Edward.


"Korea?" Tanya Alexandra terlihat bingung.


"Huum" suara Edward terdengar pelan.


"Baiklah mungkin aku ke Korea saja kalau begitu." seru Alexandra


"Jika nanti Alex di Korea, baru aku akan kasih kado ulang tahun." bujuk Edward


"Janji? Tatap Alexandra sambil mengacungkan jari kelingkingnya


"Janji." jawab Edward sambil mengaitkan jarinya dengan senyuman lebar.


"Apakah kamu besok akan menjengukku lagi?" Tanya Alexandra saat mengantar Edward di pintu keluar setelah mereka menghabiskan sejam di rumah kaca


"Sayangnya tidak, nanti malam aku harus kembali ke Korea" jawab Edward menatap Alexandra yang seketika manyun mendengar jawabannya.


Edward langsung memeluk erat Alexandra, menenggelamkan wajah kekasihnya [yang melupakan dirinya] di dada kemudian mencium puncak kepalanya


"Aku tunggu kamu di Korea." bisik Edward di telinga Alexandra sesaat sebelum melepas pelukannya.


Please just stay by my side, please remain here


Don’t let go of my hand as you’re holding it in yours


If this takes you a step further away from me

__ADS_1


All i have to do is take a step closer


~Chanyeol_Hug Me~


__ADS_2