Miss Bae

Miss Bae
Dinner Party


__ADS_3

"Miss Bae" suara laki-laki dengan celana hitam berlari ke arahnya yang wajahnya tidak kelihatan.


"Miss Bae!!!!" Teriak laki-laki itu dengan suara menggema


Ahhhhhhhh.... Alexandra terbangun dengan terengah-engah. Mimpi itu lagi, entah kenapa akhir-akhir ini dia selalu bermimpi hal yang sama.


"Alex, sudah bangun? Papa ingin sarapan bersama" suara mama dari depan pintu kamar


Sudah seminggu Alexandra kembali ke rumah, walau ingatan belum pulih namun dokter yang menanganinya mengatakan akan lebih baik jika ia keluar dan mendatangi tempat-tempat yang mungkin bisa membangkitkan ingatannya. Namun nihil.


"Ini handphone buat Alex" kata papanya sambil menyerahkan kotak handphone produksi USA seri terbaru


"Daddy, thank you" ucap Alexandra meraih kotak itu


"Tinggal dipakai, nomernya sudah aktif" lanjut papa sambil menggigit sandwichnya


"Oke boss!" Seru Alexandra dengan senang


Syukurlah Alex tidak mengingat handphone lamanya. Batin Mr. Schuberg. Dia sengaja menyimpan handphone itu sejak di Jepang, walau tidak pernah mengecek apa isinya. Pada saat itu pemulihan Alexandra lebih penting.


"Besok malam temani Daddy ke dinner party" bujuk papanya menatap Alexandra


"Kenapa harus Alex?, sama mama saja" dengan bibir mengerucut menjawab papanya


"Mamamu itu mau ikut pertemuan dengan perkumpulan Korea-nya"


"Yes, jangan ganggu acara mama" sahut mama sambil menyilangkan kedua tangannya

__ADS_1


"Huhh" Alexandra manyun


"Sayang, kamu pergilah dengan Alex shopping hari ini. Carikan dress untuk acara besok" kata papa sambil menatap mama


"Baiklah suamiku sayang" kedip mamanya


Keesokan malam, Alexandra sudah siap dengan maxi dress couture berwarna salem. Rambut digelung sederhana, kemudian dia melengkapi penampilannya dengan anting berlian hadiah ulang tahun dari Mike. Setelah merasa sempurna dia pun keluar dari kamar dengan menggengam tas pesta kecil yang senada dengan heelsnya.


"Gadisku sangat cantik" seru papanya begitu melihat Alexandra menuruni tangga


"Bukan begitu Mike?" Lanjut papanya menoleh ke Mike yang berdiri di belakangnya


Alexandra sudah bisa menebak Mike pasti ikut juga, mengingat acara ini gala dinner firma-firma hukum yang berpengaruh di Eropa.


Mike tersenyum lebar apalagi setelah melihat anting yang di pakai Alexandra.


Acara dinner party itu diadakan di ballroom hotel bintang lima, para pengacara terbaik dari firma hukum Eropa berkumpul yang sebenarnya merupakan acara tahunan yang kebetulan tahun ini diadakan di Hamburg. Para pengacara kebanyakan berumur 30 keatas, dan rata-rata menggamit pasangannya. Alexandra paham kenapa papa memintanya untuk menemani mereka. Saat papanya sibuk berbicara dengan pengacara dari Berlin, Mike mengambil alih dengan menggamit lengan Alexandra. Mike yang sangat tampan malam ini, walau sudah ada Alexandra disampingnya namun wanita-wanita di pesta itu tetap mencari perhatian Mike.


"Arah jam 9, wanita itu memperhatikanmu Mike" bisik Alexandra menatap wanita yang menggunakan dress hitam dengan belahan dada rendah yang berdiri dengan gelas wine menatap mereka


"Dia seksi bukan? Lanjut Alexandra menatap Mike


"Kamu lebih menarik Alex" membalas tatapan Alexandra dengan dalam


"Week" Alexandra membalas dengan menjulurkan lidah, Mike pun tersenyum. Andai kamu tahu Alexandra, di hatiku hanya mengejarmu seorang. Batin Mike sambil mengeratkan gandengan tangannya.


"Ayo kita ambil minuman" tarik Alexandra

__ADS_1


"Mike Braun" sapa seorang pria membuat Alexandra melepaskan tangannya dan meninggalkan Mike yang kemudian terjerat obrolan dengan pria tersebut.


Alexandra tetap berjalan ke arah bar dan memesan coktail. Setelah mendapatkan coktailnya dia melangkahkan kaki ke balcony samping ballroom.


"Ahhhh udara di sini lebih segar" gumam Alexandra sambil mengesap coktailnya


"Miss Alexandra, bukan?" Sapa seorang pria Korea dengan suit berwarna hitam motif garis


"Maaf, apakah kita kenal? Alexandra balas bertanya


Jadi cerita itu benar, Alexandra hilang ingatan.


"Kim Hyun Su, kita sungguh akrab waktu di Korea Miss Alexandra" sambil mengulurkan tangannya


"Apakah itu benar?" Alexandra menyalami pria di depannya


"Bahkan Miss Alexandra punya utang makan bersama, sampai sekarang belum dibayar" ucap Kim Hyun Su menyakinkan


"Apa? Saya berutang makan bersama dengan tuan?" Tatap Alexandra seakan tak percaya


Kim Hyun Su tersenyum lebar, dan mengangguk.


"Apakah saya boleh mendapatkan nomer handphone terbaru Miss Alexandra" pinta Kim Hyun Su


Kemudian Alexandra mengeluarkan handphone dari tas dan menyerahkannya disambut Kim Hyun Su dengan cekatan menukar nomer handphone mereka berdua.


"Saya masih berada di Hamburg 2 hari kedepan, kita masih bisa lunch atau dinner bersama Miss Alexandra" kata Kim Hyun Su sembari tersenyum dengan manis seolah habis memenangkan sesuatu.

__ADS_1


"Mungkin" jawab singkat Alexandra


__ADS_2