Miss Bae

Miss Bae
I Miss You Already


__ADS_3

"Jun."


" Ryu."


"Alexandra Bae, panggil saja Alex." ucap Alexandra menyalami kedua teman Edward.


Dari perbincangan, Alexandra mengetahui jika ketika pria tampan itu telah bersahabat sejak dipertemukan di sebuah acara reality show 3 tahun lalu. Sejak itu mereka akhirnya sering bertemu sekedar untuk makan, gym bahkan travelling bersama.


Jun yang mewarnai rambutnya pirang terang sedangkan Ryu mewarnai rambutnya coklat gelap tampilan bak idol walau merema mengakui bahwa buta nada. Jun dan Ryu bergelut di dunia akting dan model.


Alexandra tidak ikut makan dengan alasan sudah kenyang saat bersama keponakan sang boss. Akhirnya ia memilih sibuk membakarkan daging di pembakaran meja.


"Alex, apa yang membuatmu jatuh cinta dengan kunyuk ini?" Tanya Ryu sambil tertawa meledek temannya.


Edward langsung menarik penjepit daging berusaha memukul temannya tapi Ryu mengelak.


"Karena dia tampan, baik, aktor terkenal." jawab Alexandra sambil tertawa melirik Edward.


Mereka pun tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban asal dari seorang Alexandra. Rupanya si wallpaper girl memiliki kepribadian yang sangat unik.


"Mannn, kau tidak minum?" Tanya Jun.


"Aku menyetir." jawab Edward.


"Alex, kau juga tidak minum? Lanjut Jun menawarkan soju.


"Sebenarnya aku tidak kuat minum soju, tapi sedikit saja karena besok aku harus bekerja." Alexandra sambil meraih gelas soju.

__ADS_1


Setelah gelas ketiga Alexandra berhenti, sepertinya ia sudah tidak stabil. Rasa soju manis namun membuat kesadarannya hilang dengan cepat.


"Miss Bae, kita pulang saja yah?" ucap Edward menatap Alexandra.


"Iya." balas Alexandra lemah. "Jun, Ryu maaf kalian tidak bisa berlama-lama ngobrol dengan Edward karena aku." lanjutnya


"That's OK wallpaper girl, lain kali kita ngumpul seperti ini lagi." balas Ryu berdiri dan menepuk lengan Edward.


........


"Sayang, berapa pin apartemenmu?" Tanya Edward sambil mengguncangkan badan Alexandra yang ia gendong sejak di basement.


Jika Alexandra tidak menjawab akan kubawa di apartemenku, batin Edward.


"5456" jawab Alexandra dengan lirih.


"Miss Bae sayang, kau sudah di tempat tidur, ganti bajumu baru melanjutkan tidur." bisik Edward sambil mengusap rambut Alexandra dengan lembut dan sangat hati-hati.


"Aku akan ke kamarku sebentar, mengambil sesuatu." lanjut Edward.


Berapa menit berselang Edward kembali, ia kaget mendapati baju Alexandra berserakan dengan bra di lantai, muka Edward langsung bersemu merah apalagi melihat kekasihnya terbaring dalam selimut dengan bagian bahu terbuka.


"Ternyata kamu tidur seperti ini, Sayang" gumam Edward memunguti pakaian Alexandra dan meletakkan ke dalam keranjang cucian. Ia kemudian mengambil peralatan makeup Alexandra dan membersihkan sisa makeup di wajah kekasihnya. Dengan telaten Edward mengusapkan cream malam. Ia tidak canggung melakukan semua hal itu karena make up adalah hal lazim di negara ini untuk semua gender apalagi Edward adalah seorang publik figur.


Setelah itu Edward naik di tempat tidur dan berbaring di samping Alexandra.


"Milikku, milikku." gumam Edward menatap kekasihnya.

__ADS_1


Dan ia pun tertidur dengan menggengam tangan Alexandra.


Keesokan paginya, Alexandra terbangun dengan bunyi alarm handphonenya di atas meja.


Setengah sadar dia tahu ini kamarnya, di atas meja ada secarik kertas dan botol kecil.


"Miss Bae-ku, aku berangkat Jeju jam 5 pagi tadi, kemungkinan seminggu lebih aku di sana. Minum botol kecil itu untuk penghilang hangover-mu. Ingat jangan minum soju tanpa aku disampingmu"


Yours,


E


Alexandra tersenyum dan mencium kertas itu dan menatap tubuhnya. Jadi semalam Edward melihatku seperti ini, tapi jelas tidak terjadi apa-apa.


Kemudian Alexandra meraih handphone dan mengetik,


"Hey You, good morning.. I miss You already"


Edward chat


Good morning Love, i'll be back soon


A million kisses


Alexandra terpekik bahagia penuh semangat untuk memulai hari. Ia melupakan satu hal penting, di kantor telah menunggu Direktur yang bekerja paruh waktu sebagai agen biro jodoh.


###

__ADS_1


__ADS_2