
Alexandra tumbuh besar dengan didikan ketat dari mamanya Baek Hae Young. Semua diajarkan sejak dini mulai dari etika, norma-norma kehidupan hingga privat kelas kepribadian. Alasan Baek Hae Young agar Alexandra bisa menjadi penerus Bae Gu Corp, yang seharusnya dirinya-lah yang mendapatkan wewenang tersebut namun saat menjalani kehidupan perkuliahan Baek Hae Young hamil dengan seniornya. Ia pun kemudian memutuskan untuk berhenti kuliah dan fokus menjadi istri seorang pengacara muda saat itu.
Alexandra remaja tidak bisa memilih apa yang diinginkannya, bahkan untuk jurusan kuliah pun melalui perdebatan panjang dengan kedua orang tuanya. Papanya ingin Alexandra mengambil jurusan hukum agar kelak menjadi mitra di firma hukum Schuberg. Tapi Baek Hae Young bersikukuh anaknya harus mengerti tentang ekonomi bisnis.
Alexandra pun menyelesaikan pendidikan masternya di bidang Socioeconomics. Dan ketika memutuskan untuk bekerja di Korea, semua orang berbahagia kecuali Papanya, Stefan Schuberg. Sebenarnya salah satu alasan Alexandra meninggalkan Jerman yaitu menjauh dari Mr. Schuberg yang kerap memberinya tekanan.
Selama setahun kehidupan Alexandra di Korea terbilang datar. Walau ia tergolong kesayangan orang kantor, itu karena kepintaran atau wajahnya yang menarik. Namun Alexandra tetap low profile, menjaga batasan yang tak boleh dilanggarnya.
Sampai akhirnya ia bertemu dengan Edward Lee aktor Korea, berwajah tampan, mata selalu berbinar, senyum lebar menyenangkan. Segala pertahanannya hancur, sosok itu masuk dengan seenaknya ke semua relung hati Alexandra.
Ia tidak tahu pastinya kapan mulai menyukai Edward, namun Alexandra makin terbiasa dan selalu berharap Edward menghabiskan waktu bersama di apartemennya.
Sebelum Edward, Alexandra pernah menjalin hubungan dengan Michael Reuel Braun alias Mike tetangga Alexandra di Hamburg, 7 tahun diatas usianya. Pertemanan mereka lebih lama dibandingkan hubungan percintaannya yang hanya bertahan 2 tahun. Walau Mike masih tetap mengejarnya setelah itu, namun menurut Alexandra Mike yang ia kenal sejak kecil makin lama berubah menjadi seperti papanya. Arogan!
Trrrr...Trrrr..
Lamunan Alexandra buyar, telepon di mejanya berbunyi.
"Alexandra Bae divisi Development, ada bisa dibantu?"
"Ini Pak Kim Moon, bagaimana dinner semalam? Sepertinya lancar." cecar Pak Kim, direkturnya.
Berarti Kim Hyun Su tidak melaporkan insiden semalam ke pamannya, batin Alexandra.
"Si Hyun Su masih ingin ketemu denganmu, Miss Alexandra" ucap Pak Kim.
__ADS_1
"Maaf pak, sepertinya saya tidak bisa."
"Kenapa?"
"Tidak ada apa-apa pak." jawab Alexandra sedikit tegas.
Perasaan Alexandra sungguh tidak enak membahas hal pribadi dengan bossnya.
"Dia minta nomer handphonemu, bapak kasih yah." kata Pak Kim setengah memaksa.
"Baiklah Pak Kim, nomer handphone tidak apa-apa." jawab Alexandra sambil mengepalkan tangan karena gemas.
Tak lama setelah itu ada chat masuk dengan nomer tak terdaftar.
Alexandra chat,
Welcome back Tuan Hyun Su
Kim Hyun Su chat,
Jadi kamu berpacaran dengan selebriti?
Alexandra chat
Sepertinya begitu
__ADS_1
Kim Hyun Su chat,
Tapi belum menikah, bukan? Saya masih punya peluang, kapan kita makan bersama lagi Miss Alexandra?
Alexandra chat,
Tuan Hyun Su tidak jera didatangi seperti semalam?
Kim Hyun Su chat,
Asal bertemu Miss Alexandra walau sebentar, itu tak masalah
Alexandra chat,
Saya bekerja dulu Tuan Hyun Su
Kim Hyun Su chat,
Happy working, Cantik
Kim Hyun Su menatap handphonenya sambil tersenyum, gadis itu cuma membaca chat terakhirnya. Alexandra Bae, one of a million girl with beauty, brain and body. Semua laki-laki pasti bersedia bersamanya, namun gadis cantik itu membuat tembok pertahanan dengan bersikap elegan.
Sungguh menarik, batin Kim Hyun Su. Seorang Edward Lee bisa membuat Alexandra yang elegan menjadi Alexandra yang lain saat bersama sang aktor itu. Alexandra yang lebih hidup!
###
__ADS_1