Miss Bae

Miss Bae
Tentang Kamu dan Kita


__ADS_3

Alexandra menyusuri daerah Gangnam hingga lepas sore, tidak ada yang membuatnya tertarik di daerah ini, dia kemudian berjalan menuju halte bus. Entah insting atau apa membuat dia menaiki bus hijau itu, dan memutuskan turun berapa halte bus berikutnya.


Kemudian dia berjalan menuju minimart yang berada di sudut bangunan, dengan santai Alexandra duduk dan memakan ramennya, dan menyesap americano panas sambil menatap salju yang turun di luar, matanya terpaku pada pria yang berdiri di depan minimart. Pria berpostur tinggi nan tampan dengan coat abu-abu, turtleneck hitam dan celana hitam yang berdiri menatapnya dengan lekat-lekat.


Eh itu kan Mr. Lee! Alexandra langsung menarik shoulder bagnya di atas meja dan berjalan keluar


"Mr. Lee!" Ucap Alexandra dan menghentikan langkahnya di depan Edward "aku mencarimu sejak di Korea, kata kakek kamu resign" tambahnya sambil menatap Edward


"Miss Bae" Edward langsung memeluk erat Alexandra


"Hei, apakah kamu yang selalu di mimpiku? Memanggilku Miss Bae?" ucap Alexandra dengan dada berdebar


"Iya itu aku, dan itu bukan mimpi. Mungkin ingatanmu sudah mulai mengurai" ucap Edward sambil mencium wangi rambut Alexandra, gadis ini kembali! Batinnya


"Belum ingat aku yah?" Tanya Edward menatap Alexandra penuh kerinduan


Alexandra membalas dengan menggeleng


"Kamu mau jika aku ceritakan semua? Tentang kamu, kita seperti apa?" Edward melonggarkan pelukan


"Iya, aku ingin tahu"


"Ayo kita ke rumah" kata Edward sambil menggengam jemari Alexandra


"Rumah? Apa hubungan kita sebenarnya? Suami istri? Alexandra dengan muka penasaran menatap Edward yang tersenyum


"Aku berharapnya begitu" jawab Edward


Beberapa menit kemudian di depan pintu apartemen


"Miss Bae, kita adalah tetangga, ini apartemenmu" sambil menunjuk pintu kanan "dan ini apartemenku" Edward menunjuk pintu sebelah kiri mereka

__ADS_1


"Kamu mau di apartemenku atau di tempatmu kita berbicara?" Tanya Edward menatap Alexandra yang bingung karena kakek tidak bercerita kalau dia ternyata tinggal di apartemen


"Apartemenku. Iya, di sini saja"


Edward langsung menekan pin, Alexandra masuk duluan dan mengitari setiap sudut, barang-barang yang mengisi apartemen itu seperti memang miliknya.


"Bersih" ucap Alexandra duduk di sofa samping Edward


"Aku panggil jasa bersih rumah, sekalian dengan tempatku" balas Edward


"Terima kasih, kamu sungguh baik" Alexandra menatap Edward, mereka berpandangan. Alexandra berdebar, lama-lama dia bisa pingsan di depan ini


"Kamu baru pindah di sini bulan Januari, setelah Miss Bae ke Hamburg kakek memintaku mengurus apartemenmu" jelas Edward


"Jadi apa hubungan kita?" Ucap Alexandra dengan suara tersendat


Edward memandanginya, dia kemudian memegang pipi Alexandra


DEG!


Alexandra tanpa sadar airmatanya jatuh


"Kenapa kamu tidak mengatakan itu saat di Hamburg?"


"Saat itu kamu masih dalam pemulihan, belum waktunya"


"Aku dikejar pria lain saat itu, dan kamu tidak melakukan apa-apa" Ucap Alexandra manyun


"Maafkan aku, tapi sejak di Hamburg ingin melakukan ini" Edward langsung mengecup bibir manyun itu, dia tidak bisa menahannya lagi.


Pipiku pasti memerah seperti kepiting rebus batin Alexandra. Tapi dia menyukainya. Menyukai tindakan Edward terhadapnya. Kedekatan mereka.

__ADS_1


"Aku takut kamu menolakku, dengan ingatan yang tidak stabil itu bisa saja kamu langsung membenci, jika memaksakan kamu harus kembali kepadaku, walau akhir-akhir ini aku sudah berada di ambang batas kesabaran" lanjut Edward panjang


"Coba ingatkan aku tentang hubungan kita" pinta Alexandra menatap Edward


"Oh iya, kita ada beberapa foto bersama, malah ada yang masuk berita" Edward sambil mengeluarkan handphonenya


"Kamu selebriti? Aku pacaran dengan orang terkenal?" Alexandra dengan heran, tapi pria ini memang tampan, tinggi, senyum yang melelehkan hati


"Aku yang mengejarmu" ucap Edward sambil merangkul Alexandra


Jantung bertahanlah! Pekik Alexandra dalam hati


Edward membuka galeri foto di handphonenya, ada satu folder "mymissbae"


"Ini foto kita saat kencan pertama, kita habis berlari pagi" Edward menunjukkan foto pertama


Mereka nampak bahagia di foto itu, Alexandra berkaca-kaca dan menatap Edward.


"Ini masuk berita online" ucap Edward sambil mencari link beritanya. "Lihat ini kita berdua, setelah itu kamu tidak mau jalan berdua di muka umum" lanjutnya terkekeh


"Hei, ini foto aku tidur! Kamu orang yang sesat" seru Alexandra saat melihat beberapa fotonya yang tidur tanpa atasan


Edward tertawa lagi, dia tidak pernah sebahagia hari ini selama 10 bulan terakhir


"Sejauh apa hubungan kita, maksud aku.... Melihat foto ini... Apa kita pernah" Alexandra tidak kuat melanjutkan perkataannya dadanya sudah tak karuan


"Iya, kamu memberikannya kepadaku" ucap Edward tersenyum lebar sambil menatap Alexandra yang menutup kedua mukanya


"Bukan cuma sekali itu loh, sering" lanjutnya menggoda kekasihnya yang malu, sungguh imut batin Edward


"Aaahhh" pekik Alexandra malu

__ADS_1


"Mungkin jika kita melakukannya lagi, ingatanmu tentang aku akan kembali sayang"


__ADS_2