
"Sayang kamu kenapa" ucap Edward terbangun mendapati Alexandra menangis lebih cocok dikatakan meraung di dadanya
"Hei, Miss Bae sayang" Edward sambil memeluk kekasihnya mencoba menenangkan.
"Aku ingat" Alexandra dengan suara tersendat
"Ingat apa? Kamu membuatku khawatir sayang"
"Aku ingat semuanya, ingatanku sudah kembali" ucap Alexandra sambil terisak
"Hah? Bagaimana mungkin?!" Edward langsung bangun dan memegang kedua lengan Alexandra, mereka kemudian duduk berhadapan
"Aku cuma terbangun dan semuanya kembali. Aku ingat saat di Jepang lari marathon sialan itu, kamu melemparkan buket mawar dan berlari kearahku, aku ingat saat di rumah sakit, aku ingat semuanya... Huaaaa" lanjut Alexandra meraung
"Cup sayang....sudah, kan sudah ingat. Kenapa harus menangis seperti ini?" Ucap Edward sambil memeluk dan mengusap rambut kekasihnya, dia sendiri sebenarnya sangat bahagia, Alexandra yang 100% telah kembali
"Aku sedih, karena aku jahat. Kenapa cuma kamu yang aku lupakan, orang yang paling penting dalam hidupku, hiks..." Lanjut Alexandra yang masih terisak di dada Edward
"Aku mencintaimu Edward Lee, sangat mencintaimu. Walau aku tahu aku tidak bisa menandingi perasaanmu, bagaimana kamu bisa bertahan? Tatap Alexandra dengan mata berair
"Aku seperti di antara hidup dan mati, hari demi hari. Aku bertahan hidup dengan kenangan bersama yang tak seberapa itu dan mengulangnya terus menerus dalam pikiranku" ucap Edward sambil menyeka airmata Alexandra
"Maafkan aku" ucap lirih Alexandra
__ADS_1
"Aku mencintaimu Miss Bae, berapa kali kehidupan pun aku akan tetap menunggumu, mencarimu!"
"Gombal" kekeh Alexandra dalam pelukan mencoba bercanda
"Mungkin kamu tidak percaya, bagaimana sosokmu mengisi semua kehidupanku dalam sesaat, tapi inilah aku yang tergila-gila mencintai seorang Alexandra Bae! Aku tidak bisa menahannya, tidak bisa bersikap keren dan aku terus mengejarmu. Jika ada neraka di dunia, yah 10 bulan ini tanpa kamu. Tapi kamu datang sebelum aku menarikmu kembali" kata Edward mencurahkan semua perasaannya
Alexandra mendengar itu menangis tersedu. Dia sangat mencintai pria ini, bahkan lebih dari sebelumnya.
"Aku akan membayar semua ini, seumur hidup" gumam Alexandra
"Kamu melamarku?" Canda Edward
"Iya! Aku melamarmu, kamu sudah terikat dengan Alexandra Bae seumur hidup" seru Alexandra sambil menatap lurus kekasihnya
"Hmmm lagi?" Alexandra terengah
"Aku ingin mengembalikan semua ingatanmu, setelah tidur bersama kamu jadi sembuh, tahu begitu aku sudah melakukannya sejak di Hamburg" bisik Edward di telinga Alexandra
"Alasan" tawa Alexandra namun dia pun kemudian larut dengan gejolak hawa nafsu yang tiada habisnya
......
Tiga hari kemudian mereka melakukan hal yang sama, tidur, makan, bercinta, repeat. Mereka membayar kebersamaan mereka yang hilang berapa bulan terakhir.
__ADS_1
"Nanti malam kita keluar dinner ya sayang" ucap Edward
"Di mana?" Tanya Alexandra dalam rengkuhan kekasihnya
"Seoul Tower"
"Baiklah, aku pakai gaun yang cantik. Siapa tahu ada paparazzi lagi" ucap sambil mendongak menatap Edward, dia sudah siap menghadapi realita berpacaran dengan seorang selebriti kelas atas Korea, dan itu merupakan janji Alexandra sebelum kejadian di Jepang bukan? go public.
"Kamu pakai apapun cantik sayang, apalagi kalau tidak pakai apa-apa" Edward dengan menyeringai "kamu milikku Alexandra Bae, cuma aku yang bisa melihatmu seperti ini" tambahnya dengan posesif
"Sayang, bahkan hilang ingatan pun aku tidak menerima pria lain. Mike dan Kim Hyun Su" balas Alexandra
"Eh? Kim Hyun Su?"
"Iya, aku bertemu dengan dia di Hamburg, dia masih berusaha mengambil kesempatan dengan kondisiku saat itu, tapi aku tidak merasakan apa-apa selain dengan Edward Lee kita" kata Alexandra sambil mencubit pipi kekasihnya
"Ah Miss Baeku, kamu takkan pernah lagi lepas dari pandangan mataku, aku akan terus di dekatmu seperti bayangan" ucap Edward memeluk erat Alexandra.
----------------
menuju end story...
😘
__ADS_1