Miss Bae

Miss Bae
I Said Yes


__ADS_3

Edward tidak bisa mengalihkan pandangan mata dari sosok kekasihnya yang sangat cantik malam ini. Alexandra bergaun hitam memperlihatkan pundaknya, dengan rambut di gelung, anting chandelier berwarna turquoise sewarna dengan coatnya yang sudah dilepas sesaat mereka tiba di restoran Grill Seoul Tower.


Kekasihku, wanita yang akan menemani sisa hidupnya.


"Kamu memesan satu Seoul Tower yah sayang?" Tanya Alexandra yang curiga sejak awal mereka hanya berdua dari parkiran hingga di restoran tempat mereka, walau ada beberapa restoran selain itu yang malah kelihatannya tidak buka.


"Ketahuan" kekeh Edward sambil memegang tangan Alexandra "hanya kamu, suasana dan pemandangan ini, aku tidak mau berbagi dengan orang lain" lanjutnya


"Terima kasih Mr. Lee, walau sangat berlebihan" ucap Alexandra sambil mengusap punggung tangan kekasihnya


"Seoul nampak indah dengan lampu-lampu itu, seperti bintang di daratan" lanjut Alexandra memandangi hamparan kelap-kelip lampu di bawah


"Kita harus sering-sering keluar seperti ini" gumam Alexandra


"Iya, kita harus lebih banyak keluar, dan bagaimana dengan berkeliling dunia?" Tatap Edward yang akhirnya bersuara.


"Yah, ayo kita keliling dunia, walau beberapa negara telah aku datangi namun berbeda jika dengan kamu" seru Alexandra dengan semangat menatap Edward yang tersenyum lebar


"Tapi harus ada yang kita lakukan dulu" ucap Edward sambil berdiri dengan tangannya masih menggengam jemari Alexandra


"Miss Bae, aku yakin kehidupan kita setelah ini akan lebih mudah karena kerikil besar telah kita lewati. Kalau pun di masa depan kita di uji kembali, pastinya dengan berdua kita lebih kuat.... Jadi, Alexandra Bae Schuberg menikahlah denganku" ucap Edward sambil bertekuk lutut dengan membuka kotak beludru dan nampak cincin berlian yang sangat indah

__ADS_1


"Edward!" Pekik bahagia Alexandra, kemudian terisak. Air matanya jatuh, hatinya berdebar.


" Iya, aku akan menikah denganmu!" Ucap Alexandra bahagia dengan mata berkaca-kaca, Edward langsung memasangkan cincin berlian itu.


Lamaran yang tertunda namun hari ini semuanya lebih sempurna, setelah kejadian 10 bulan itu perasaan mereka lebih kuat.


"Aku mencintaimu Miss Bae, aku tak ingin kehilanganmu lagi" ucap Edward memeluk Alexandra dan mencium bibir tunangannya. Ya, Tunangannya!


"Aku mencintaimu Edward Lee" ucap pelan Alexandra dengan berjuta rasa bahagia.


"Tahu tidak, sebenarnya aku mau melamarmu saat di Jepang?" Ucap Edward menatap tunangannya


Alexandra kemudian berkaca-kaca lagi "kenapa?" tanyanya


------


Malam itu mereka habiskan dengan mengabari keluarga masing-masing, karena ini merupakan tahap selanjutnya dan akan mengikutsertakan dua keluarga besar.


"Kakek meminta kita besok ke Incheon" kata Alexandra setelah mereka sampai di apartemen.


"Ya, besok sore" balas Edward sedang sibuk mengutak atik handphonenya di tempat tidur

__ADS_1


"Sedang apa?" Tanya Alexandra


"Upload foto di inst*gram" jawab Edward sambil tersenyum


Alexandra langsung ingat jika dia punya akun sosial media, setelah berganti pakaian Alexandra bergabung dengan tunangannya di tempat tidur. Berapa saat kemudian dia telah berhasil membuka akun sosial medianya. Dan mengecek postingan Edward, foto tangan Alexandra memakai cincin tunangan dengan caption "she said yes"


Tidak mau kalah Alexandra baru mau memotret tangannya dan Edward langsung menggenggam jemarinya


"Nyonya Lee, tanganku harus ikut di foto" ucap Edward dengan tetap memegang tangannya


"Baiklah tuan Lee"


Dia pun mengupload foto tangan "I said Yes" kemudian menekan "follow back" akun tunangannya.


 


 


ps. jangan lupa baca novel yang satunya yah, walau saya agak terpecah pikirannya kelarin ini atau lanjutin satunya 🤭


tetap sehat semua ^^

__ADS_1


😘


__ADS_2