Misteri Villa Angker

Misteri Villa Angker
isi Kotak Lusuh.


__ADS_3

Daniel dan leo mulai menggali tanah itu dengan tenaga yang mereka punya.


Sedangkan Yosi dan Elvi sedang membaca-baca buku yang di tangannya itu, tak lain adalah buku When Everything Changes.


"Aduh cepetan dong.." ucap Nico yang sedang berdiri disamping Yosi membuat mereka semua menatapnya dengan kesal.


"Heh! Bantuin nggak udah ngomong capek!" Bentak Leo sambil kembali menggali.


Setelah lamanya menggali hingga dalam, akhirnya mereka menemukan kotak itu.


Daniel pun langsung mengangkat kotak itu dan membawanya ke atas permukaan.


...


Mereka semua kembali lagi kedalam villa dan berkumpul di ruang tengah.


"Cepetan bawa sini." Ucap Elvi menyuruh Nico untuk mempercepat lajunya membawa kotak yang lusuh dan berat itu.


"Sabar lah.." Ucap Nico lalu meletakkan kotak itu diatas meja.


Yosi membuka kotak itu perlahan, tanpa waktu yang lama kotak itu terbuka dan memperlihatkan sebuah surat yang tertulis di atas selembar kertas yang cukup besar dan beberapa foto keluarga yang tampaknya ceria.


Yosi mulai mengambil surat itu dan memperlihatkan nya pada teman-teman yang disampingnya itu.


"Coba baca yang keras." Ucap Elvi.


Yosi pun membaca surat itu dengan suara yang agak keras supaya bisa terdengar oleh temannya.


"Entah sudah berapa kali keluarga kami disiksa oleh sekelompok manusia yang tak bertanggung jawab, kami sudah lelah dan menyerah, mungkin mereka akan datang lagi malam ini. Dan kami tidak tahu harus berbuat apa. Aku selaku kepala keluarga sedih, karena tidak bisa melindungi keluarga ku sendiri.


Tapi semuanya ku serahkan pada Tuhan yang maha esa yang sudah mengatur semuanya.


Sebelum itu, Keluarga kami tidak akan terima atas apa yang mereka perbuat. Dan sebagai balasannya, jika kami meninggal ditangan mereka......" Ucap Yosi yang membaca surat itu.


Dia mengatur napas sebentar lalu melanjutkan nya kembali.


"Jika kami meninggal ditangan mereka, arwah kami lah yang akan membalasnya.


Kami akan membuat hidup mereka sengsara dan menyesal atas perbuatannya itu." Lanjut Yosi.


"Apa maksudnya itu?" Ucap Nico yang tidak mengerti.


"Mungkin arwah mereka adalah hantu yang sering meneror kita belakangan ini." Tebak Elvi.


"Bisa jadi." Ucap Yosi.


"Ngomong-ngomong, ini foto siapa?" Tanya Daniel yang sedang melihat foto yang ada ditangannya itu.


"Foto keluarga mereka yang terbunuh." Ucap Leo membuat mereka semua menatapnya.


"Apa?" Ucap Leo yang heran kenapa teman-teman nya itu menatapnya dengan seperti itu.


🌳

__ADS_1


Saat mereka semua terfokus pada kotak itu, tiba-tiba terdengar suara tv yang menyala. Padahal mereka semua ada diruang tengah. Bunyi televisi itu semakin keras, siapa yang menyalakan nya.


"Bunyi apaan tuh..?" tanya Nico.


"Bunyi televisi lah.." ucap Yosi simpel.


"Televisi? Siapa yang menyalakan televisi?" Ucap Leo.


semuanya pun tersadar bahwa mereka semua tidak ada yang ke ruang televisi. Televisi itu menyala sendiri, tapi siapa yang melakukannya?..


"Coba aku cek dulu." Ucap Elvi berdiri dari kursi dan ingin berjalan ke ruang tv.


"Hati-hati." Ucap Yosi pelan seperti orang yang berbisik ditelinga.


Elvi berjalan ke ruang tv, dengan rasa canggung. Dia mencoba tenang dengan menghela napas untuk menghilangkan rasa takutnya dan berganti menjadi berani.


Elvi melihat-lihat ke seluruh sudut ruang tv, dia tak menemukan apapun selain televisi yang menyala sendiri.


Elvi memberanikan diri mendekat kearah televisi, lalu mengarah ke meja untuk mengambil remote.


Saat ingin mengambil remote, dia menemukan sebuah cincin berwarna putih dengan hiasan permata disekelilingnya yang tepatnya berada disamping remote yang ingin ia ambil.


"Cincin siapa yah..?" Gumam Elvi sambil memandang cincin tersebut.


Dia mencoba menggenggam cincin itu dan akan menunjukkan nya pada teman-teman nya. Dan pada saat itulah dia mendapat penglihatan masa lalu lagi, sama seperti sebelumnya.


______


Terlihat Seorang wanita sedang menyodorkan tangan kanannya untuk berusaha meraih cincin miliknya yang jatuh dilantai.


"ibu cepetan, penjahatnya sudah bangun." Teriak Anak itu dari kejauhan.


Dengan susah payah wanita itu mencoba mengambilnya, Dan akhirnya berhasil. Wanita itu Kembali berdiri. Tapi ia heran melihat anaknya yang sedang teriak-teriak sambil menyilang kan kedua tangannya membentuk huruf X menandakan bahwa ada sesuatu yang tidak beres.


"Ibu.. Awas dibelakang mu...!" Teriak Anak itu.


Wanita itu atau ibunya pun langsung berbalik arah menengok kebelakang.. Dan ternyata....


Penjahat itu langsung mendekap erat mulut wanita itu menggunakan sapu tangan yang sudah dikasih obat tidur sehingga membuat wanita itu pingsan dan jatuh tergeletak dilantai.


_______ __


Elvi yang mengetahui kejadian masa lalu itu langsung terkulai lemas dan tak sengaja menjatuhkan cincin tadi yang sudah dipegangnya hingga terbentur ke lantai dan membuat suara..


Tringgg....


Cincin itu jatuh kelantai bersama juga dengan Elvi..


**


Teman-teman nya yang berada diruang tengah langsung bergegas menuju ruang televisi setelah mendengar suara Cincin jatuh tadi.


Mereka sedikit terkejut melihat Elvi yang terduduk dilantai dengan tatapan kosong.

__ADS_1


Untung saja Elvi tidak pingsan.


"Elvi.. Apa yang sudah terjadi?" Tanya Yosi sambil membantu Elvi berdiri untuk duduk di kursi.


"Elvi..." Uca Nico dengan keras membuat Elvi kembali sadar dari lamunannya itu.


"Kenapa kau malah membentak nya." Bentak Daniel dengan keras. Nico pun langsung takut dan berlari berlindung dibelakang punggung Leo.


"Apaan Si.." Ucap Leo yang risi akan kelakuan Nico.


"Apakah kau melihat sesuatu tadi?" Tanya Yosi sambil memandangi cincin misterius itu yang entah darimana asalnya.


Dibalas anggukan dari Elvi.


"Kini aku sudah mengerti sedikit. Yang terpenting kita harus tau siapa pelaku yang membunuh keluarga mereka!" Ucap Elvi penuh keyakinan.


🌳🌳🌳🌳


Hutan Belakang Villa....


Seorang gadis cantik sudah bangun dari pingsan nya. Dia memandang tubuhnya sendiri yang sudah banyak mengeluarkan darah.


"Aarrgghhhh..."Gadis itu meringis kesakitan setelah memegang luka yang ada di lutut nya.


Okta, Gadis itu adalah Okta yang telah dibawa oleh sosok hantu yang meneror villa beberapa waktu lalu dan membawa nya kemari.


Dengan sedikit bantuan, ia mencoba memegang ranting pohon yang ada disampingnya itu untuk berdiri.


Walaupun kakinya masih sakit, Dia mengusahakan dirinya agar bisa bertahan.


Okta berjalan entah akan kemana dia tak tahu arah pulang ke villa. energinya menurun, alhasil Okta yang kelelahan pun jatuh ketanah dan tubuhnya pun lemas karena sudah lama ia belum makan.


Sekarang beralih ke Joshua....


Joshua terus berjalan menyusuri beberapa pohon yang menjulang tinggi dan besar. Ia berharap bisa keluar dari hutan tersebut.


"Sudah berapa lama aku disini?" Gumam Joshua yang sedang beristirahat dibawah pohon sambil memandang langit-langit yang sudah mulai gelap karena malam akan tiba.


****


***


**


*


SEE YOU NEXT EPS....


BYEπŸ€—


Like And komentar. Terus Join to Favorite...


Salam Author.

__ADS_1


@Tryaaaa_96


__ADS_2