Misteri Villa Angker

Misteri Villa Angker
Bau busuk.


__ADS_3

Selamat membaca📖📓


sebelum itu, 👉LIKE AND KOMENTAR....


..


"aaaarrrgghhh..." Elvi Emosi karena orang yang berada dihadapannya itu.


"Minta jelaskan saja pada Yosi, aku capek bicara Mulu." Ucap Elvi sambil mengerutkan keningnya lalu pergi keluar villa.


"Heeyy. tunggu.." Ucap Yosi keluar mengejar Elvi.


"Apa?" Ucap Elvi memutarbalikkan badannya malas.


"Apa kau yakin akan pergi ke sana? kita harus cari beberapa petunjuk terlebih dahulu." Ucap Yosi.


"Dia benar. Kita harus cari petunjuk dulu. baru pergi ke sana." Ucap Leo yang sedari tadi menguping pembicaraan mereka berdua.


Leo menghampiri kedua wanita itu dan menarik tangan mereka berdua untuk kembali masuk kedalam villa.


Saat masuk, Daniel melongo melihat kedua perempuan itu meronta-ronta untuk lepas dari tarikan lengan Leo yang kuat sementara Leo terus menyeret mereka berdua seperti menyeret kucing yang malas.


Setelah sampai diruang tengah, Leo melepaskan cengkraman tangannya lalu berjalan mengambil sesuatu diatas lemari.


Dan meletakkan nya dimeja.


"Ini adalah petunjuk yang baru kita temukan. Dan ini baru sedikit kita harus membutuhkan banyak petunjuk." Ucap Leo duduk di kursi.


Semuanya mengangguk menyatakan yang dikatakan leo itu adalah benar. Hantu itu sangatlah kuat, jadi mereka harus membutuhkan banyak ide untuk mengalahkan para hantu menyeramkan itu.


Kini Semuanya sedang mengamati satu persatu benda yang ada dihadapannya, Tiba-tiba ada seorang pria datang dengan membawa Sapu, Pria itu telah merusak suasana membuat semuanya menatap pria yang baru datang itu. Itu adalah Nico yang sedang menyapu lantai villa.


Bukankah menyapu itu tugas perempuan?, tapi kenapa sekarang laki-laki yang mengerjakannya.


"Tugas sudah selesai!" Ucap Nico menaruh sapu itu ke sembarang arah.


"Duduk." Ucap Daniel yang tadi menyuruh Nico untuk menyapu dan sekarang dia menyuruh Nico untuk duduk dan membantu mereka untuk berdiskusi dalam memecahkan misteri ini.


"Jadi sekarang tugas kita cari barang-barang kuno yang ada di villa ini. Mungkin saja itu bisa membantu." Ucap Elvi dibalas anggukan dari semuanya.


"Yosi dan aku ke gudang sebelah kanan. Daniel dan Leo di ruang pojok lantai atas, dan Nico cari Di seluruh ruangan lantai bawah." Lanjut Elvi. Dan semuanya pun langsung bergegas pergi ke lokasi yang dituju masing-masing kecuali Nico, Dia masih duduk santai di sana sambil menatap semua teman-teman nya yang sedang berhamburan pergi.


🕳️🕳️🕳️🕳️


Di Gudang...


Elvi dan Yosi pergi ke arah yang berbeda, mereka berdua terus berjalan sembari melihat sekeliling apakah ada benda sesuatu yang penting..


Sarang laba-laba, debu, kotoran, Benda yang kotor, memenuhi gudang ini. Suasana hening dan sepi yang sejak lama menyelimuti gudang ini telah berubah menjadi agak ramai karena bunyi beberapa barang yang terbanting ke lantai, ditambah dengan suara bersin yang dikeluarkan dari mulut Yosi yang sedari tadi tak ada hentinya.

__ADS_1


Sedangkan Elvi, di masih fokus melihat barang-barang yang berserakan didalam gudang.


"Haaaaccuhhuchh... debu dimana-mana ini menganggu konsentrasi ku." Ucap Yosi setelah bersin Sambil Menutup hidungnya dengan sapu tangan yang sejak tadi menyelip di saku celananya.


Braaakkk... brrraakk...


Suara Benda yang terbanting ke lantai lagi. Elvi menemukan sesuatu didalam sana, Dia mulai membuka Pembungkus yang masih merekat dibenda itu. Ada berlapis-lapis selotip yang membungkus benda satu itu.


Setelah membuka perekat yang menempel, Elvi menarik benda tersebut dengan tangannya, ternyata itu masih menempel.


"Yosi.. bantu aku." Ucap Elvi yang masih menari benda tersebut.


Yosi menghampirinya, lalu mereka berdua bersama-sama membuka pembungkus itu.


Bau hanyir dan bau busuk menyatu menjadi satu, seperti bau bangkai yang sudah dimakan oleh belatung.


"Bau apa ini..?" Ucap Yosi dan Elvi secara bersamaan.


Semenjak pertama masuk gudang mereka tidak mencium aroma apapun, tapi ketika membuka bungkusan ini bau itulah mulai tercium hingga menyengat. Dengan tangan yang bekerja satu sama lain, Yosi dan Elvi membuka pembungkus itu walaupun baunya sangat menyengat karena mereka penasaran.


Alias Kepo....😁


.....


Ketika dibuka, mereka berdua terkejut hingga menjerit layaknya melihat sesuatu yang mengerikan.


Teriak Mereka berdua bersamaan hingga terdengar Leo dan Daniel yang berada diruang sebelah.


Ternyata benda yang dibuka oleh Elvi dan Yosi itu adalah berisi bagian badan manusia yang terdiri dari kepala, tangan hingga kaki yang sudah menjadi tulang belulang busuk dan juga gosong sepertinya sebelum membusuk, itu telah dibakar oleh seseorang.


........


Note Author : ...


Hehe.. maafkan author🙏, karena disini author gak bakalan tunjukin gambar tulang belulang busuk yang tertera dicerita. Mungkin kalian tinggal gambarin ajah di pikiran kalian gimana / seperti apa tulang belulang busuk itu....


.................


Sepertinya kejadian sebelumnya, itu adalah badan manusia yang dibakar hidup-hidup oleh seseorang entah siapa itu, lalu sisanya di potong-potong hingga terbelah menjadi beberapa bagian yang menjadi seperti ini, dan didiamkan dimasukan kedalam kardus dibungkus dengan perekat diletakan didalam gudang ini. Seperti nya sudah bertahun-tahun...


"Apa itu..?" Ucap Elvi pelan sembari mendekati kembali kardus itu.


Tapi baru beberapa langkah, Dia terhenti oleh seseorang yang secara tiba-tiba masuk kedalam gudang yang Yosi dan Elvi tempati.


"Apa yang terjadi.?" Ucap Daniel dengan nafas yang terengah-engah setelah berlari dengan cepat dari ruang pojok sebelah hingga kemari, sedangkan Leo. Dia masih tertinggal dibelakang karena jalannya yang lambat.


"Lihatlah ini." Ucap Elvi sambil menunjuk ke arah kardus itu.


"iieekkkhykk.. Menjijikkan!" Ucap Daniel menjauh kembali dari tempat yang ia dekati tadi.

__ADS_1


"Kami menemukan ini tadi, diruang sebelah." Ucap Leo yang sudah datang sambil membawa sebuah benda.


"CCTV?" Ucap Yosi pelan sambil merebut benda itu dari tangan Leo.


"Coba kalian angkat benda mengerikan ini." Ucap Elvi menyuruh kedua pria itu untuk mengangkat kardus berisi tulang busuk dan dibawa ke ruang tengah lantai satu.


"Kau tahu kan. itu menjijikkan, jadi siapa yang mau mengangkat nya..?" Ucap Daniel dengan Ekspresi membantah.


"bagaimana dengan benda ini." Ucap Yosi mengangkat CCTV yang ia pegang keatas.


"Kita periksa dibawah." Ucap Elvi langsung bergegas menuju lantai bawah diikuti dengan yang lain dengan menuruni tangga.


...


*Skip.


Mereka semua sudah sampai dibawah, tapi dimana Nico? Mereka tidak melihat keberadaan Nico. Apakah dia menghilang juga....?


"Nico..." Teriak Leo menggema di ruangan.


"Dimana dia?" Ucap Daniel mengerutkan keningnya.


Semuanya jadi heran, mereka semua berniat akan mencari Nico disemua sudut ruangan.


Tapi sebelum itu, Yosi tak lupa meletakkan terlebih dahulu CCTV yang ia bawa dimeja dan dikumpulkan bersama dengan petunjuk yang lain.


"Menyusahkan." Gumam Elvi pelan lalu menyusul semua temannya yang sudah berjalan jauh.


"Lebih baik kita menyebar. Jika seperti ini, itu akan membuang waktu!" Ucap Yosi dengan tegas dibalas dengan anggukan mereka semua...


Tapi sebelum mereka semua menyebar berlarian ke segala arah.. mereka mendengar Ada suara teriakan seseorang....


"Ttooolloong.. Akuuu.." Teriak Seseorang yang tak lain seperti teriakan Nico.


Tapi dari mana Asal teriakannya..


.....


.....


NANTIKAN TERUS KELANJUTAN CERITANYA DI EPISODE SELANJUTNYA...


😘 LIKE, KOMENTAR, JOIN TO FAVORIT AND SHARE.....


.....


Salam Author.


@Tryaaaa_96

__ADS_1


__ADS_2