
HAPPY READING..
❤️❤️❤️
Sudahlah jangan mengejek nya terus. Kasihan dia.." Ucap Elvi.
"Kira-kira apa yahh maksud dari kata terimakasih ini? aku juga tadi seperti ada yang membisiki ku mengucapkan kata itu tapi entah siapa? karena disini tidak ada orang tadi selain diriku." Ucap Yosi menceritakan kejadian yang baru saja ia alami tadi.
"Apa maksud dari ucapan terimakasih ini?" Batin Elvi yang sedang melamun tak tentu arah.
Tiba-tiba sebuah tangan yg mengibas didepan mukanya pun berhasil menyadarkan nya.
"Ada apa denganmu?" Tanya Daniel pada Elvi.
"Oh, gak papa kok tadi aku mikir tentang ucapan terimakasih ini. Kira-kira apa maksudnya yahh?" Jelas Elvi.
"Entahlah aku juga tidak tahu.." Ucap Daniel dan juga yang lainnya.
"Apa jangan-jangan......" Ucap Yosi sambil menggantung kan Kalimat selanjutnya.
"Apa?!" Ucap mereka berbarengan membuat Yosi sedikit tertawa.
"Kenapa kau tertawa? Apakah ada yang lucu?" Tanya Nico yang sejak tadi hanya memakai handuk saja.
"Berisik! Kau ini bukannya memakai baju malah ikut kami berdiskusi." Ucap Leo yang seoalah risi akan keadaan Nico.
"Ihh aku gak ngomong sama kamu tau!" Ucap Nico mengerutkan dahinya.
"Sudah berisik.. sana pergi pakai baju dulu Nico baru boleh ikut diskusi lagi." Ucap Elvi.
"Baiklah." Ucap Nico lalu pergi berjalan meninggalkan teman-teman nya dan masuk kedalam kamarnya.
...
"Apa katamu tadi Yosi?" Tanya Leo penasaran.
"Iya apa? Ayo katakan." Ucap Elvi juga sama.
"Menurut ku apa jangan-jangan itu ada kaitannya dengan hantu yang sering meneror kita belakangan ini." Ucap Yosi mengira-ngira.
"Yaaa, mungkin saja benar." Ucap Elvi.
"Iya bisa jadi.." Ucap juga Daniel dan Leo.
*Skip
Dikamar Nico....
Nico saat ini sekarang sedang memilih-milih baju yang ada didalam lemarinya..
Tapi ketika dia ingin mengambil salah satu baju dari dalam lemarinya, ada sesuatu yang membuat nya heran...
Yaitu ketika tangan nya mengulur kedalam lemari, bukanya baju yang ia sentuh tapi seperti sesuatu yang tipis dan tekstur nya agak kasar seperti sapu ijuk.
__ADS_1
Apakah itu?
Karena penasaran, Nico pun mengeluarkan kembali tangannya dari lemari lalu mulai sedikit mengintip kedalam lemari untuk memastikan..
Menurutnya keadaan aman dan tak ada sesuatu apapun, kemudian ia pun mulai memberanikan diri untuk melihat kedalam isi lemari yang gelap dan sesak karena banyak baju tersebut.
"Hello, apakah ada sesuatu disini?" Gumam Nico bicara sendiri sambil menengok kedalam lemari bagian kanan. Tapi disana tidak ada apapun kecuali baju yang ia lihat.
Kembali lagi Nico menengok ke arah sebelah kiri, dan disaat itulah ia sangat terkejut karena........
"Huwwwaaaaaaaa!!!" Teriak Nico saat kaget melihat sesosok hantu wanita yang menyeramkan dengan rambut yang menjuntai panjang.
Hantu tersebut langsung menampakkan wajah nya yang seram dan dipenuhi luka serta bercak darah.
Kini tubuh Nico sangat bergetar ketakutan dan entah kenapa seperti tak bisa digerakan. Keringat dingin pun mulai membasahi wajahnya, tangan dan kakinya pun ikut bergetar hebat.
"Berarti tadi yang aku pegang adalah rambut hantu ini.. tapi itu sangan kasar sekali seperti sapu dan rambutnya seperti tak terurus." Batin Nico yang masih mematung ditempatnya.
*****
Sedangkan diruang tengah, Elvi dan semuanya yang telah mendengar suara teriakan Nico pun langsung bergegas pergi ke kamar untuk memastikan keadaan yang sebenarnya..
"Apa yang terjadi pada anak itu? Menyusahkan saja.." Batin Leo sedikit kesal karena ia mengira bahwa Nico hanya berteriak untuk mengerjainya dan temannya.
.....
Braaaankkkm....
Suara yang terpaksa didobrak karena terkunci dari dalam.
Pada saat yang sama juga, Nico membalikkan badannya dan akan lari keluar kamar. Tapi....
Tiba-tiba, karena Nico sedang tak karuan.. Dia pun menabrak Daniel yang sedang berjalan memasuki kamarnya. Dahinya dan Daniel terjedot satu sama lain membuat mereka berdua kesakitan dan mengelus-elus dahinya.
"Kenapa kau lari? Hahh!" Bentak Daniel yang kesal karena Nico menabraknya. Sementara itu Leo hanya bisa menahan dirinya untuk tidak tertawa karena telah melihat pertunjukan yang ada didepannya ini.
"Tttaaadiii, adaaa sesuaatu." Ucap Nico yang terbata-bata dan masih syok sekaligus ketakutan.
"Ada apa Nico?" Tanya Yosi sambil menghampiri Nico.
"Disana ada sesuatu." Ucap Nico sambil menunjuk kearah lemari.
"Lemari? Bukanya kau akan memakai baju? Tapi kenapa kau malah berteriak?!!" Ucap Leo yang kesal sambil meninggikan suaranya.
"Iya.. tapi didalam nya ada sesuatu." Ucap Nico dengan tegas.
"Paansihhh!" Ucap Leo yang malas meladeni semuanya lalu ia pun keluar dari kamar Nico.
"Leo kau akan pergi kemana?" Tanya Daniel yang meluhat Leo pergi keluar kamar.
"Keluar, disini hanya membuang waktuku saja." Ucap Leo yang kelua kamar dan entah kemana.
"Emang didalamnya ada apa?" Tanya Elvi.
"Lihat saja sendiri." Jawab Nico langsung.
__ADS_1
Lalu Elvi dan Yosi pun mulai berjalan mendekati lemari yang sejak tadi pintunya sudah terbuka.
Perlahan mereka berdua pun mulai melihat kedalam lemari...
Tapi disana tidak ada apapun selain tumpukan baju yang menggantung dan beberapa celana yang terlipat rapi.
"Tidak ada apapun disini." Ucap Elvi dan Yosi setelah melihat kedalam.
Membuat Nico terheran-heran dan dia pun langsung berlalri dan melihat kembali kedalam lemari.
Dan benar saja memang tidak ada apapun disana.
"Tapi tadi aku melihat sosok hantu yang menyeramkan!" Ucap Nico menjelaskan apa yang terjadi padanya.
"Ahh bohong. Mungkin saja kau sedang berhalusinasi." Ucap Daniel yang sedang bersandar dipintu kamar.
"Aku jujur. Tadi memang benar!" Ucap Nico berusaha meyakinkan teman-teman nya.
"Lalu??" Ucap Elvi
"Sudahlah jangan pikirkan itu semua! cepat kita kembali berdiskusi sebelum malam tiba." Lerai Yosi lalu ia pun keluar dari kamar Nico.
"Baiklah, Tunggu aku akan memakai bajuku dulu." Ucap Nico lalu memakai kan baju dibadan nya.
"Cepat lahh!!" Ucap Daniel yang sejak tadi kesal karena menunggu Nico.
Sedangkan Elvi pergi keluar dan akan menyusul Yosi yang berada diruang tengah bersama Leo.
.....
"Aneh sakali Nico itu... Padahal tidak ada apapun disana tapi dia hanya mengada-ada saja!" Oceh Leo tiada hentinya.
Saat Elvi datang dia sudah disambut oleh ocehan yang keluar dari mulut Leo sejak tadi.
Lalu Elvi pun melirik teman yang ada disebelahnya itu dan berbisik.....
"Ada apa dengannya?" Bisik Elvi pada Yosi mempertanyakan perihal Leo.
"Entahlah..." Ucap Yosi sambil menaikan kedua bahunya.
"Hei!! Apakah Kalian sedang membicarakan ku?!" Tanya Leo sambil menatap tak suka pada kedua temannya itu.
"ih kek gr an banget sihh. dasar gak jelas!" Ucap Elvi sambil membalikkan badanya membelakangi Leo.
Itu sedikit membuat Leo kesal pada Elvi...
"Dasar!!" Batin Leo yang kesal pada Elvi sedangkan Yosi tidak menghiraukan kedua temannya itu yang sedang terlibat konflik.
0000000000
Seperti apa kelanjutan kisahnya?
cusss langsung, di episode selanjutnya yahhh
:)
__ADS_1
jgn lupa follow ig author untuk melihat keseruan story' lainnya 🤗
ig: Tryaaaa_96