Misteri Villa Angker

Misteri Villa Angker
Terharu.


__ADS_3

SELAMAT MEMBACA...📒


"Kok bisa sih..?" Tanya Elvi lalu mulai membuka lembaran bagian pertengahan sampai akhir.


"Entahlah.."


Kenapa dihalaman selanjutnya buku itu tidak ada apapun? Kenapa? Apa yang terjadi?


"Pasti ini ulah mereka.." Ucap Yosi tiba-tiba sambil meletakkan buku itu diatas meja.


"Apa maksudmu?" Tanya Daniel.


"Kita kubur saja terlebih dahulu mayat itu.." Ucap Yosi sambil menunjuk kedalam kardus itu.


Kini mereka kehabisan ide atau akal sih? karena sudah beberapa hari mereka belum bisa menemukan Okta ataupun misteri lainnya.


Tapi ingatlah jangan remehkan mereka semua karena pastinya juga semuanya akan terungkap satu persatu dalam penelusuran kali ini.


Daniel pun setuju dengan mengangguk kan kepalanya lalu ia berjalan menuju kamar yang dimana Leo berada..


Tok..tok...tok.


Suara ketukan pintu terus berbunyi tiada henti dan diiringi juga dengan seruan nama "Leo buka pintunya." Ucap Daniel yang sedari tadi mengetuk pintu kamar.


Setelah beberapa lama tidak mendapatkan jawaban apapun, itu membuat Daniel kesal dan ia pun langsung mendobrak pintu kamar dengan paksa. Sampai akhirnya memperlihatkan seorang remaja laki-laki yang tengah asyik mendengarkan musik sambil bersenandung kecil dengan earphone yang menyumpal ditelinga nya.


"Pantas saja ia tidak mendengar." Gumam Daniel mencoba menahan amarahnya pada satu orang yang didepan nya ini.


Bukannya bertanya ada apa atau bagaimana, Leo malah asyik tanpa memperdulikan orang atau apapun disekitarnya.


"lalalalallaa....." Suara Itu keluar dari mulut Leo dengan ringannya yang sedang berbaring ditempat tidurnya.

__ADS_1


"Leo... Leo.. Leo!" Teriak Daniel sambil menarik paksa earphone yang menempel ditelinga Leo.


membuat Leo langsung menatap tajam teman satunya itu.


"Apa?" Ucap Leo dengan memasang muka datar sambil mengambil kembali earphone miliknya.


"Aku butuh bantuan mu. Cepat keluar dari kamar dan bantu aku mengubur mayat itu." Ucap Daniel dengan tegas sambil menunjuk kearah luar kamar. Leo pun memutar bola matanya malas lalu menyilangkan kedua tangannya didepan dada.


"Cepatlah kita tidak punya waktu lagi untuk bermalas-malasan!" Ucap Daniel kembali.


"Kita? Aku punya waktu itu. Jadi itu hak ku!" Ucap Leo dengan keras sambil menunjuk wajah Daniel.


"Bangs*t!!!" Teriak Daniel hampir ingin menonjok muka Leo. Tapi teriakan seorang wanita dibelakangnya itu berhasil menghentikan niatnya.


"Stop! Kalian ini sudah dewasa jadi berpikirlah layaknya orang dewasa!" Ucap Elvi mendekati kedua pria itu.


"Lihatlah siapa yang dewasa disini." Ucap Leo sambil menyinggungkan senyumannya.


Daniel pun menatapnya dengan tajam..


"Jangan keras kepala!" Ucap Yosi masuk kedalam kamar dengan menatap tajam Leo.


"Kau ini.. Sama saja dengan mereka." Ucap Leo dengan keras sambil menatap balik mata Yosi.


Mendapat perlakuan seperti itu, Yosi pun menghela nafas panjang lalu berjalan mendekati Leo.


Yosi itu sudah tau sekali gimana sifat Leo yang sebenarnya karena rumah mereka yang berdekatan, menjadikan mereka berdua seperti seorang saudara yang sangat akrab.


Dulu Yosi juga pernah melihat Leo yang berperilaku seperti ini, tapi itu dulu empat tahun yang lalu dan Leo pun masih menduduki bangku kelas 2 SMP. Kini Leo sudah dewasa, jadi bukan Leo namanya jika berperilaku seperti orang bodoh.


"Kita sedang kesulitan disini. Jadi aku mohon padamu bantulah kami.." Ucap Yosi sambil menatap mata Leo dengan lekat dan penuh harap.

__ADS_1


Melihat Yosi yang seperti itu, Leo tak kuasa dan seperti ingin menangis layaknya anak kecil. Karena itulah hal yang paling ampuh untuk mendapatkan kembali seorang Leo yang sebenarnya.


Leo pun terharu begitu juga dengan Yosi yang sudah mulai matanya berkaca-kaca. Lalu Leo pun memeluk tubuh wanita yang ada dihadapannya itu sambil mengatakan


....


"Iyahh aku akan membantu kalian. Maafkan aku telah berbuat seperti ini.." Ucap Leo sambil mengelus pelan rambut milik Yosi.


Dan semuanya pun seketika ikut memeluk Leo dan Yosi bersama-sama... Kebersamaan itulah yang dirindukan semuanya dan kini telah kembali.


"Terimakasih..." Ucap Yosi pelan sambil mengusap air matanya yang sedikit tumpah karena ucapan Leo tadi.


..........


PENGUMUMAN🎙️...


🔊


HAI SEMUANYA KEMBALI LAGI DENGAN CERITA MISTERI VILLA ANGKER...


Mungkin di episode kali ini sedikit karena author sedang sibuk mempersiapkan novel yang baru. Jadi kalian jangan sedih.. walaupun author sibuk, author juga janji bakal lanjutin cerita ini lagi..


SEMOGA NOVEL AUTHOR NANTI YANG BARU BISA DIMINATI BANYAK ORANG..


AMIN.....


JADI, UNTUK SEMENTARA WAKTU, NOVEL MISTERI VILLA ANGKER INI AKAN UP TERLEBIH DAHULU DENGAN JANGKA WAKTU YANG CUKUP LAMA MUNGKIN..


BAGI KALIAN YANG BELUM DUKUNG NOVEL INI... YUKK LIKE AND KOMENTAR.. LALU SHARE KE MEDIA SOSIAL YANG KALIAN PUNYA😉...


SEE YOU NEXT CHEPTER....

__ADS_1


Salam author.


@Tirtaalifiya96


__ADS_2