
Sekarang beralih ke Joshua....
Joshua terus berjalan menyusuri beberapa pohon yang menjulang tinggi dan besar. Ia berharap bisa keluar dari hutan tersebut.
"Sudah berapa lama aku disini?" Gumam Joshua yang sedang beristirahat dibawah pohon sambil memandang langit-langit yang sudah mulai gelap karena malam akan tiba.
Secara perlahan mata Joshua menutup, tanpa ia sadari, dia sudah terlelap tidur tergeletak di tanah hutan tersebut.
Huuaaaaaaaahhha...
Joshua terbangun setelah mendengar suara jeritan seorang perempuan yang cukup keras terdengar.
Dia menguap lalu duduk dan menatap handphone miliknya, jam menunjukkan pukul 23:00 malam, setelah melihat jam dilayar handphone miliknya, tiba-tiba saja telponnya mati karena kehabisan baterai.
Joshua bangun berdiri dari tempat ia tidur dan berjalan kearah suara yang ia dengar tadi.
..
Mungkin sudah Satu jam berlalu dia berjalan tanpa bantuan cahaya apapun kecuali kegelapan malam, Joshua belum menemukan dari mana asal suara tersebut. Pada saat itu ada yang menepuk pundaknya, Joshua sedikit ketakutan.
Dia mencoba memegang pundak sebelah kiri miliknya, ternyata yang dipegang bukanlah pundak melainkan ia memegang jari jemari seseorang..
" Tangan siapa ini? " Batin Joshua dengan jantung yang berdegup kencang karena takut sosok itulah yang ada dibelakangnya.
Sedikit demi sedikit, Joshua memutarkan kepalanya untuk melihat kebelakang. Ternyata....
Itu bukan sosok hantu perempuan mengerikan itu, tapi itu adalah seorang bapak-bapak yang sudah cukup tua, mukanya pucat, memakai pakaian yang sudah robek dan terdapat bercak darah di lehernya seperti orang yang sudah terkena robekan pisau yang tajam.
Dia berdiri tepat dibelakang Joshua,
Kini Joshua sedikit terkejut karena kedatangan orang yang tak ia kenal dan dileher bapak itu yang sudah mengeluarkan banyak darah. Namun sedikit lega, karena yang datang bukan sosok wanita mengerikan itu.
"Bapak siapa yah..." Tanya Joshua yang ragu.
Bapak itu tidak menjawabnya..
membuat Joshua takut dan ia berniat akan lari.
"Saya izin pergi dulu pak." Ucap Joshua langsung lari terbirit-birit.
Sementara bapak tadi hanya tersenyum miring ditempatnya lalu pergi mengikuti Joshua yang tengah lari entah kemana.
°°°°°°°°°°°°°°
Joshua berhenti sejenak karena kelelahan, ia mencoba mengatur nafasnya yang sedang terengah-engah karena perbuatannya sendiri.
Untuk memastikan keadaan, Joshua menengok kebelakang. Apakah bapak-bapak itu masih mengejar nya atau sudah pergi.
..
Kini Joshua terkejut bukan main karena melihat bapak itu sudah berada dibelakangnya. Padahal tadi jika bapak itu ikut berlari, pasti akan terdengar suara hentakan kakinya Tapi ini berbeda dan tak ada suara apapun yang timbul.
Joshua heran melihat bapak ini...
__ADS_1
"eh busett.. Bapak lari atau terbang, Cepat banget!!" Ucap Joshua heran dan kagum, Lalu dia melihat kebawah kaki bapak itu.
Sekarang ia terkejut lagi disebabkan oleh bapak itu yang sudah tak memiliki kedua kakinya melainkan bapak itu mengambang/melayang. Tapi kalo dilihat badannya saja, bapak itu seperti manusia biasa yang berdiri tegap.
"Kakinya pergi kemana pak?" Ucap Joshua yang mematung dan tak bisa bergerak sedikit pun.
Joshua ketakutan, ia langsung berbalik arah dan menutup matanya menggunakan kedua tangannya.
Saat dia ingin melihat kebelakang lagi, Bapak itu sudah menghilang tidak ada seperti sulap di acara televisi.
*Skip.
Villa..
Kini semua orang yang ada di villa sudah tidur nyenyak..
Tiba-tiba saja ada yang mengganggu, yaitu terdengar suara air shower yang sedang mengalir dikamar mandi.. tempat Elvi dan Yosi tidur, padahal semuanya sudah tidur tapi siapa yang menyalakan nya dan siapa juga yang mandi tengah malam begini.
Karena merasa terganggu, Elvi pun bangun dari tidurnya..
Huaapphhahh.. Dia menguap dan mengucek matanya yang masih ngantuk,
Dia berdiri, berjalan menuju kamar mandi dengan lemas. Suara itu semakin jelas terdengar dan ada bunyi samar seperti ada orang yang menyanyi didalam kamar mandi sambil menyalakan air shower..
Mana ada orang mandi dan nyanyi tengah malam gini.. kan serem!
Kini Elvi membuka pintu kamar mandi perlahan sambil memanggil nama temannya..
"Yosi.. Apakah itu kau? Yosi hentikan. Ini tengah malam, berisik sekali !" Gumam Elvi dengan keras sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi.
Elvi mendobrak pintu, padahal pintu kamar mandi tidak terkunci.
"Hah.. tidak dikunci?" Ucap Elvi yang kebingungan, karena biasanya jika mandi itu pasti dikunci agar tidak ada orang yang mengintip.
Elvi berjalan kearah gorden kamar mandi tempat shower itu berada.
Saat dilihat dari luar gorden, ada bayangan manusia yang sedang menari sambil menikmati tumpahan air yang keluar dari shower.
Elvi merasa takut.. tapi dengan berani, perlahan dia berjalan mendekat gorden itu lalu...
Sreerrtleekkk...
Dengan cepat tangan Elvi menarik gorden tersebut tapi ketika dilihat, didalam tidak ada siapapun..
Air shower masih mengalir sedangkan didalam tidak ada siapapun padahal tadi terlihat jelas ada bayangan manusia yang sedang menari-nari dibawah guyuran air.
"Siapa tadi..." Batin Elvi.
Elvi membalikkan badannya lalu berjalan ingin keluar dari kamar mandi. Saat Elvi berjalan, dia terkejut karena melihat
cermin kamar mandi yang sudah berlumuran darah ditambah dengan tulisan "KALIAN HARUS MATI !!".
__ADS_1
Jantung Elvi berdegup kencang dan nafasnya terengah-engah. Perlahan Elvi mundur kebelakang sampai badannya dekat dengan dinding...
"Enggak! ini semua bohong!!" Teriak Elvi sambil menggelengkan kepalanya.
Dengan cepat, Elvi berjalan ingin keluar dari kamar mandi Tapi sayang sekali pintu kamar mandi sudah terkunci entah oleh siapa.
"Buka, tolong buka pintunya..." Teriak Elvi dari dalam kamar mandi.
Pada saat yang bersamaan, terdengar suara..
Hihihi.... seperti orang yang sedang tertawa dan suara itu terdengar sangat lah dekat.
Elvi menghentikan aktivitas nya menggedor pintu lalu berbalik arah kebelakang..
Dirinya terkejut karena suara tertawa tadi adalah suara yang berasal dari sosok hantu menyeramkan yang sedang berdiri mengambang tepat dihadapannya.
Elvi mundur kebelakang tapi dia tak bisa berjalan mundur lagi karena terhadang oleh pintu.
.....
Sedangkan dikamar tidur....
Yosi terbangun dalam keadaan terkejut karena Elvi tidak ada bersamanya, Yosi mendengar suara teriakan Elvi minta bantuan.. kemudian dia bergegas menuju kamar mandi untuk menolong temannya.
"Elvi apa kau mendengar ku?" Ucap Yosi dari luar kamar mandi.
"Yosi cepat Tolong aku!" Teriak Elvi ketakutan dari dalam kamar mandi.
"Coba kau menjauh dari pintu.. Aku akan mendobraknya." Teriak Yosi sambil bersiap akan mendobrak pintu.
"Tidak bisa. jika aku menjauh maka hantu itu akan menyerangku." Ucap Elvi.
"Yasudah bertahanlah sebentar, Aku akan cari bantuan." Ucap Yosi lalu keluar kamar untuk memanggil Daniel dan para teman-teman nya.
Kembali didalam kamar mandi.....
"Kalian harus mati!!" Ucap Hantu wanita itu sambil menunjukkan kuku panjang nya.
"Tidak bi--saa." Ucap Elvi terbata-bata.
.......
.....
....
..
SEE YOU NEXT EPS. MAAF KALO UP NYA Kelamaan....
Like. komentar, join to favorite and rate⭐
Salam Author.
__ADS_1
@Tryaaaa_96