Moon Among The Stars

Moon Among The Stars
Sempurna


__ADS_3

Hari ini ali dan bulan sedang bersiap menuju rumah sakit untuk pemeriksaan rutin untuk bulan. semua telah ali persiapkan termasuk mendandani permaisuri nya itu.


"Sempurna... !!!" ujar ali saat selesai dengan olesan lembut lipstik warna nude di bibir bulan.


"trimakasih yang mulia" ucap bulan langsung memeluk tubuh ali yang sedang duduk di depan nya itu.


"sama sama sayang, udah ah jangan minta jatah lagi, nanti kita bisa telat loh ketemu dokter nya" ucap ali menggoda bulan...


"siapa juga yang mau, ishhh.... pikiran nya loh.. "keluh bulan kesal.


"hahahhaa.... loh gak papa dong. kan udah halal. kalau kamu mau minta juga gak papa.... hayuuk"


"GAK... !!" jawab Bulan sambil terkekeh kekeh karna sikap ali yang selalu saja menjahili nya.


kedua pasangan itu pun tertawa bersama, sungguh cerita indah yang sempurna terkecuali dengan penglihatan bulan.


°°°°🌛🌜°°°°°


Perjalanan kali ini sedikit mengalami hambatan karna ada perbaikan jalan, ali yang memilih mengemudikan mobil nya sendiri merasa perjalanan yang lambat ini malah sangat indah dan romantis di temani istri tercinta nya yang duduk manis di kursi sebelah. sesekali ali mencium lembut tangan bulan yang sedari tadi di genggam nya. rambut panjang ikal milik bulan membuat bulan nampak begitu mempesona, sesekali ali memandang wajah istrinya itu. lesung pipit yang menghiasi pipi humairah nya sungguh menambah nilai plus untuk kecantikan rembulan malik.


"sayang.... !! kok kamu diam saja sih?"tanya ali mendapati istrinya yang hanya terdiam..


"Lagi menikmati suasana aja, sambil dengerin lagu ini, aku orang nya suka banget sama lagu india al. saking suka nya Ponsel ku sampai penuh sama lagu india... " celetuk bulan menanggapi pertanyaan suaminya itu.


"hmmmm.... gitu ya. apa nama judul lagu ini?" tanya ali lebih lanjut.


"thodi jaga de de mujhe... " jawab bulan singkat.


"siapa nama penyanyi nya sayang?"

__ADS_1


"arijit singh"


"oh iya kamu tau gak kalau aku juga bisa nyanyi, dan lumayan sih walau gak bagus bagus amat suara ku"ujar ali memamerkan kemampuan nya.


"masak sih? tapi kog aku gak pernah dengar kamu nyanyi?" tanya bulan sedikit tidak percaya.


"aku bisa nya nyanyi di kamar mandi, nanti kita mandi bareng ya... aku nyanyiin deh lagu yang enak buat kamu, sekalian yang enak enak lainnya!!!"


"isshhh..... gak mau ah... Belum sempet nyanyi mesum nya di duluin. " jwab bulan sambil tersenyum geli melihat suaminya yang hobby banget mesum.


"ayolah sayang... ???"bujuk ali sambil mencium punggung tangan bulan dengan lembut.


merasa ali begitu menginginkan dirinya yang memang sudah sepantasnya melayani suami nya itu dengan sepenuh hati, akhirnya bulan pun mengiyakan dengan seperempat hati... dengan kata lain gak sepenuh nya ihlas, bulan masih merasa malu kalau harus mandi berdua dengan suaminya itu.


"hmmmm.... "jawab nya singkat saking malu nya.


"yessss.... love you honey"


"selamat datang Tuan ali dan nyonya Ali" sapa para pegawai rumah sakit itu dengan sedikit membukukan badan mereka sembari memberi salam.


"saya titip istri saya dulu. saya mau ke toilet, kecuali istri saya juga mau ikut!!!" pinta ali sambil menggoda bulan.


"apa'an sih" jwab bulan kesal. yang benar saja ali selalu saja menggoda nya tanpa mengenal waktu dan dimana mereka berada.


"baik tuan " jawab seorang wanita yang terlihat sangat manis dengan balutan seragam RS dan sanggul kecil yang menambah anggun penampilan nya. tak lupa dengan tawa yang di tahan akibat ucapan ali yang menggoda istrinya.


segera ali berlalu menuju toilet meninggalkan bulan bersama salah satu staf rumah sakit.


"siapa nama mu nona? "tanya bulan sopan sambil mengulurkan tangan nya ke Sembarang arah.

__ADS_1


"nama saya Dita nyonya muda. "jwab pegawai itu dan segera menjabat tangan bulan. semua pegawai sudah tau mengenai kondisi nyonya muda nya itu.


"anda begitu cantik nyonya, pantas saja tuan ali begitu mencintai anda" puji staf itu dengan nada sopan.


"hehe... kamu bisa saja. Ali mencintai ku karna taqdir saja. bukan karna kecantikan ku, karna masih banyak gadis luaran sana yang begitu cantik tapi ali tidak menyukai nya... dan satu lagi. jangan panggil aku nyonya muda. itu terdengar sangat kaku. panggil saja saya bulan " ujar bulan lembut.


"anda benar nyonya. tapi saya tidak berani memanggil anda dengan nama saja. itu terdengar sangat tidak sopan.. saya akan memanggil anda dengan sebutan nona bulan saja, bagaimana ?" tanya dita dengan manis nya. ia merasa nona bulan adalah wanita yang sangat rendah hati dan sopan.


"baiklah itu terdengar lebih akrab... "jwab bulan dengan senyum yang mengembang di wajah nya. ia kini bisa mengobrol dengan teman barunya.


tak lama berselang tiba tiba seseorang dari kejauhan menyapa nya dan terdengar suara langkah kaki nya berlari kecil menghampiri bulan.


"Hai Rembulan, Bagaimana kabar mu? "sapa seseorang yang terdengar seperti suara seseorang yang bulan kenal.


"selamat Siang dokter" suara dita menjawab pertanyaan dalam hati bulan tentang siapa sosok yang menyapa nya hanya dengan nama saja itu.


"siang Dita, kamu disini bulan. kenapa tidak langsung ke ruangan ku?aku menunggu mu! " tanya lagi Dokter muda nan tampan itu.


"dokter utama?" tanya bulan memastikan.


"yupsss.... aku dokter mu, "jawab nya


"hehe.saya baru saja sampai dokter, masih menunggu Ali ke toilet. "jawab bulan sopan.


"kamu terlihat makin cantik saja bulan, " ucap dokter utama sambil menjabat tangan bulan.


"heemmm hemmmm..... Apa anda lupa pesan saya dokter? atau anda sudah mulai tidak betah bekerja dirumah sakit ini?" suara tegas itu seketika membuat bulan melepaskan tangan yang sedang di jabat oleh dokter utama.


"Maafkan saya tuan Ali. saya hanya bersikap sopan dengan menyapa pasien saya"jawab dokter utama sambil membukukan badan nya tanda memohon maaf. entah apa yang ada di pikiran dokter itu. berkali kali Ali telah memperingatkan nya agar tidak menyentuh bulan jika bukan dalam waktu pemeriksaan saja.

__ADS_1


dokter utama selalu lupa ancaman yang Ali ucapkan, disaat memandang Rembulan malik. dia sangat ingin memiliki bulan, rasa itu semakin tumbuh setiap kali dia melihat bulan secara langsung.


__ADS_2