
Bulan tengah bersiap menuju bandara, semua barang telah dimasukan dalam bagasi mobil oleh supir pribadinya. tuan haydar terlebih dahulu berangkat karna harus ke RS terlebih dahulu, baru menuju bandara.
°°°°°°°°°°
"Hai bul?" Sapa seseorang yang sontak membuat mata bulan terbelalak.
"Disini?ngapain dokter?" hahaha saking syok nya bulan,sampai berkatapun berantakan.
"mau Tengok kawan akulah" jawab dokter utama tanpa beban.
"owh" Kali ini bulan mulai merasa kesal, kenapa setiap kali ia membuka mata orang yang ingin sekali ia hindari malah muncul didepan mata nya.
"Utama... kamu sudah siap?" sapa tuan haydar memegang pundak utama.
"tentu saja om, saya sampai tidak bisa tidur semalam saking gugup nya. " jawab utama sambil tersenyum devil pada bulan. ia tau betul saat ini bulan sedang kesal padanya, walau ia tak tahu persis apa sebab nya.
"Siap kemana pa? memang dokter utama mau kemana?" tanya bulan penasaran.
"Utama akan pergi bersama kita nak, papa nya sedang membangun rumah sakit disana. jadi sekalian utama akan melihat perkembangan pembangunan nya" jawab tuan haydar sambil berjalan.
"Hmmmm.... yang benar saja.... !!!" pasti dia sedang mencari alasan untuk pergi bersama kita pa" gumam bulan sedikit kesal.
"kenapa bul?" tanya dokter utama, mendengar bulan bergumam.
"Gak ada dokter" jawab bulan santai.
🛫 2 jam 45menit
Bulan kini telah berada di bandara internasional changi Singapore.
lelah? tentu saja. hampir Tiga jam penerbangan membuat bulan merasa jenuh. tapi semua terbayar sudah ketika bulan melihat betapa megah nya bandara milik Singapore itu. dengan pemandangan air terjun sensasional nya..... "waaaaahhhhh...... Apa ini yang dinamakan surga kecil di bandara... hahaha" celetuk bulan, yang tanpa sadar membuat tuan haydar pun tertawa dan utama hanya tersenyum melihat kekonyolan gadis cantik itu.
" lain waktu kita bisa pergi menikmati negri ini nak, kita bisa berjalan jalan bersama dengan Ali dan mama" ujar tuan haydar mendapati anak menantu nya begitu polos, tidak sesuai dengan penampilan nya yang seperti foto model international.
"baik pa... hehehe" bulan begitu malu, kenapa ia bisa begitu norak di depan dokter utama dan papa mertua nya.
°°°°°°°°°°°°°°°°
"Mama...... !!!!" sapa bulan sambil berlari menuju mama soraya yang sedang berdiri di lobby RS menunggu kehadiran bulan dan juga suaminya...
"bulan, I miss you so much honey!!" jawab bu soraya membalas pelukan bulan dan mencium kening menantu nya itu.
"I miss you too mama" entah apa sebab nya tiba tiba butiran kristal itu menetes di sudut mata rembulan malik.ia begitu rindu dengan mama mertua nya yang sangat baik dan begitu menyayanginya itu.
"no honey......please don't cry" bu soraya segera mengusap lembut pipi bulan.
"mama baik baik saja? Ali dimana ma?" tanya bulan sambil mengusap air mata nya, ia sudah tak sabar lagi ingin bertemu dengan suaminya itu.
"ALI berada diatas Sayang...? oh ya... kamu kan utama?" sapa bu soraya pada utama yang hanya terdiam.
"Hai tante, iya saya utama tan. sudah lama kita tidak berjumpa" jawab utama segera menjabat tangan bu soraya yang nampak anggun dan ayu di usia yang tak lagi muda itu
__ADS_1
"ya sudah lama sekali, terakhir kita bertemu sebelum kamu melanjutkan studi mu di Jerman. ya kan?" lanjut bu soraya.
"ya tante. hehe... " jawab utama.
" Bagaimana kabar momy dan papi mu? rindu sekali tante pada mereka... hehe" bu soraya begitu senang bertemu dengan anak sahabat suaminya itu, hingga ia lupa ada seseorang yang sudah menekuk wajah nya karna sedikit kesal.
"Ma......bulan mau ketemu ali" rengek bulan demi mendapati mama mertuanya yang malah asik reuni dengan utama.
"oh ya....maaf sayang mama lupa...hehe.!!baiklah sayang, ayooo. "ajak Bu soraya.
kreeeekkkk.....
Bagai tersambar petir disiang hari, tak percaya rasanya, melihat siapa orang yang sedang berada di atas tempat tidur dengan berbagai macam alat alat medis yang membantunya untuk bertahan.
pucat wajah nya, terasa lemas kakinya. ia mengenali sosok yang masih terpejam itu.
" A.... a... a... AaLi? " ucap bulan gemetar.
"Ya nak, dia suami mu Ali" jawab bu soraya.
🌛flasback on🌜
Beberapa Bulan yang lalu sebelum bulan berangkat kerumah neneknya..!!!
°°°°°°°°°°
"Dasar orang kaya tak punya hati...Dasar sombong "
Dilihat nya wanita yang sedang berbadan dua itu pergi setelah menyiramkan air dan menampar wajah lelaki yang masih saja duduk dengan santai nya itu.
entah apa yang ada di benak pria tampan itu, nampaknya bulan pernah melihat wajah rupawan nya, tapi dimana?
pria itu terlihat begitu santai dan tak marah sekalipun tubuh nya telah basah akibat disiram minuman soda oleh wanita yang kini sudah berlalu pergi.
Bulan yang sedang berada di kaffe untuk membeli minuman pun mengurungkan niat nya dan malah diam terpaku melihat apa yang ada dihadapan nya baru saja.
mulai berfikir bahwa wanita itu sedang meminta pertanggung jawaban atas kehamilan nya pada pria tersebut.
pasalnya disaat melangkahkan kaki nya untuk pergi meninggalkan pria itu,bulan mendengar wanita itu bergumam " Dasar orang kaya sombong... kamu akan merasakan akibat nya karna sudah bermain main,cihhh..."
Otak bulan pun mulai berasumsi negatif tentang pria itu.
"Dasar buaya" gumam bulan dalam hati sambil melihat pria yang sama sekali nampak tenang dengan sebatang rokok yang masih aktif ia mainkan.
Bulan Mulai ingat dengan pria itu, dia tidak lain adalah Ali zainal abidin, keponakan dari tante anita pemilik toko yang berada tepat didepan toko ayah bulan yang kini di jalankan oleh ibu dan abang nya.
semenjak saat itu bulan menjadi sangat benci pada Ali, bulan berfikir Ali telah menghamili seorang wanita dan tidak mau bertanggung jawab, bulan merasa sangat jijik pada pria itu, bahkan sangat membenci nya. jangankan jangan sampai ia bertemu dengan pria lagi.
flasback off🌛🌜
Bulan merasa hidup nya bagai sebuah Drama yang tak pernah berkesudahan kisah pilu nya.
__ADS_1
kenapa pria yang begitu ia benci kini malah menjadi suami nya. seseorang yang telah mengambil kesucian nya dan lebih parah nya, laki laki itu adalah orang yang selama ini mencintai dan selalu menjaga nya sepenuh hati.
apakah dia harus marah ?kalau iya pada siapa? laki laki itu begitu tak berdaya dan tak sadarkan diri.
lalu apa aku harus melupakan nya? tapi itu jelas tidak mungkin.
"Abang abassss" guma bulan dalam hati.
ingatan nya langsung menuju abang nya, abas tau siapa Ali sebenarnya tapi mengapa abas hanya diam, saat Ali melamar dirinya .... ?
Air mata nya kembali mengalir deras, kakinya yang sudah tak mampu menanggung kesedihan dan beban kekecewaan akhirnya tumbang dan terjatuh dihadapan orang yang tak lain adalah suaminya dan juga orang yang sangat ia benci selama ini.
" Bulaaaan.... "pekik bu soraya dan utama serentak terkejut melihat reaksi bulan.
tuan haydar pun tak kalah terkejutnya, ia segera pergi memanggil tenaga medis yang sedang berjaga.
utama dengan sigap segera memapah tubuh bulan menuju sofa. ia tak tau kenapa bulan bisa terjatuh dan nampak sangat syok .
" kamu gak papa sayang? coba minum air ini... !!!" bu soraya mencium kening bulan yang terasa sangat dingin.
tubuh bulan bergetar mengingat suaminya adalah seorang bajingan. yang berani menghamili wanita dan tidak mau bertanggung jawab...
"ya Allah" jerit bulan. membuat semua yang berada diruangan itu terkejut termasuk dokter yang sedang memeriksa nya.
"sayang..... kamu harus kuat dan tabah, jika kamu merasa tidak mampu bertemu Ali dalam keadaan saat ini, kita bisa pulang sekarang?" ucap taun haydar mencemaskan keadaan bulan yang nampak syok berat.
bulan hanya membisu, butiran bening itu terus meluncur deras di pipinya...
sesaat setelah hati nya sudah mulai sedikit tenang bulan mulai berkata " bulan akan disini menjaga Ali. selama ini Ali telah menjaga bulan dengan baik, saat nya bulan untuk membalas budi atas semua jasa jasanya pada bulan.
namun.....jika nanti Ali sudah sembuh dan pulih seperti sediakala, bulan akan meminta berpisah darinya. bulan merasa Ali telah membohongi bulan selama ini. bulan merasa sangat kecewa......hiksss hiksss..... " bulan mencoba sekuat tenaga untuk tetap tenang dan bisa menyampaikan isi hatinya.
"apa maksut kamu nak?"tanya tuan haydar terkejut bukan kepalang. mendengar apa yang baru saja menantu nya ucapkan.
"pa..... tenanglah, biar nanti mama jelaskan" jawab bu soraya sambil memegang bahu suaminya agar bisa tenang.
Bu soraya tau betul apa penyebab bulan merasa kecewa dan dibohongi sehingga ia ingin berpisah setelah Ali sembuh. maka dari itu ia selalu menolak untuk mengirimkan foto foto Ali apalagi melakukan video call. ia takut bulan akan mengambil sikap seperti yang terjadi saat ini.
tapi apa daya, semua akan terbongkar pada akhirnya. cepat ataupun lambat. dulu bu soraya sempat memberitahu putra nya untuk jujur pada bulan tentang siapa dia sebenarnya.
namun Ali menolak, ia merasa takut kehilangan bulan untuk yang kali ke duanya.
Ali selalu terbuka kepada mama nya. tentang cinta nya, wanita yang ia cintai dan penolakan yang ia dapatkan dari bulan, hingga membuat ali menjadi sangat frustasi karna penolakan itu.
"jika itu membuat mu bahagia nak, mama mendukung mu. Percayalah mama telah menganggap mu seperti putri mama sendiri. jadi apapun keputusan mu mama dan papa akan menyetujuinya" ucapan bu soraya sambil mengusap puncak kepala bulan, membuat hati gadis itu sedikit lebih baik. ia percaya mama mertuanya itu adalah wanita yang baik...
"trimkasih ma. " ucap bulan sambil mengusap air mata yang terus saja mengalir dari mata nya.
bagaimana dengan utama?
🌼jangan lupa dukung karya ku ya bossqeu. sedikit perhatian dari kalian mambuat ku semakin bersemangat melanjutkan karya receh ini🌼
__ADS_1