Mr. Cool & Angel by Yessy Lie

Mr. Cool & Angel by Yessy Lie
18


__ADS_3

Keesokan harinya Annabelle kembali lagi ke rumah sakit itu untuk mengambil hasil test kesehatannya. Tante Katelyn meminta sopir mengantarkannya karena cemas akan kesehatannya dan Annabelle menerimanya agar Tante Katelyn tidak khawatir.


Saat mengambil hasilnya betapa terkejut Annabelle dengan hasilnya. Karena dirinya sama sekali tidak terpikirkan akan hal itu. Apa yang harus dilakukannya sekarang. Sebaiknya aku memberitahu Marco, dan semoga Marco mau menerima anak ini.


Benar sekali, ternyata Annabelle sedang hamil bukan karena mengidap penyakit. Dan saat ini kandungannya sudah 10 minggu. Annabelle merasa bahagia karena sudah mengandung anak Marco didalam rahimnya. Dia akan menjaganya baik-baik. Saat ini dirinya baru menyadari jika dia telat haid sudah begitu lama.


Sungguh begitu bodoh diriku karena tidak menyadarinya. Sepertinya dia hamil karena percintaannya dengan Marco saat pertama kali dulu waktu di kolam.


Saat sampai dirumah Annabelle menuju keruang kerja Marco sambil membawa surat hasil test kesehatannya.


Dan saat akan masuk Annabelle mendengar tante Katelyn dan Marco sedang berbicara hingga dia mengurungkan niatnya.


“Marco apa selamanya kamu akan seperti ini? Kapan kamu akan menikahinya? Apa kamu pikir mama tidak tahu apa yang sudah terjadi diantara kalian?”


“Kami hanya bersenang-senang mama dan Annabelle tahu aku tidak akan menikahinya.”


“Sampai kapan kamu akan menjalin hubungan seperti ini Marco. Dia wanita baik-baik Marco dan mama tidak mau kamu mempermainkannya. Mama tahu kamu takut menikah karena apa yang sudah dilakukan oleh Tiara dulu. Tapi bagaimana kalau dia hamil Marco?”


“Aku akan memintanya menggugurkan anak itu mama karena aku tidak menginginkannya dan aku tidak akan menikahinya. Atau aku akan memberikan uang yang banyak padanya agar mengugurkannya.”


“Kamu keterlaluan Marco, mama tidak mengenalimu lagi. Dan mama tidak akan membiarkanmu membunuh cucu mama.”


Annabelle sangat shock saat mendengar pembicaraan Marco dengan mamanya hingga dirinya tidak sadar saat hasil testnya terjatuh didepan ruang kerja Marco ketika dia tergesa-gesa menuju kamarnya setelah mendengar semua itu.


Bahkan dia tidak memedulikan panggilan Emily yang bertemu dengannya didepan ruang kerja Marco saat akan mengantarkan teh ke ruang kerja Marco karena air matanya tidak bisa dibendungnya lagi.


Ini terlalu menyakitkan Annabelle tidak sanggup menjalaninya lagi. Jadi sebaiknya dirinya pergi dari sini segera. Annabelle menuliskan surat untuk tante Katelyn agar tante Katelyn tidak mencarinya dan mencemaskannya.


Annabelle kemudian mengemasi semua pakaiannya dan segera pergi dari sana. Dia menelepon taksi untuk menjemputnya.


Saat akan pergi Annabelle melihat terakhir kali rumah itu dan kemudian segera masuk kedalam taksi masih dengan berlinang air mata.


Hiks…hiks…maafkan mama sayang, mama harus pergi karena papamu tidak menginginkanmu, ucap Annabelle didalam hati sambil menyentuh perutnya yang masih rata.


Annabelle berbohong saat menuliskan akan pulang kerumah. Dirinya tidak mungkin pulang dalam keadaan seperti ini jadi dia akan mencari tempat tinggal di tempatnya yang lama dulu dan mencoba mencari pekerjaan.

__ADS_1


**


Katelyn tidak habis pikir kenapa Marco bisa sekejam itu. Tega-teganya dirinya akan menyuruh Annabelle membunuh darah dagingnya sendiri jika Annabelle hamil. Setelah keluar dari ruang kerja Marco, Katelyn pergi kekamar Annabelle. Dan dirinya tidak bisa menemukan Annabelle disana.


Apa dia belum pulang ya dari rumah sakit?


Tapi saat akan keluar Katelyn melihat selembar kertas diatas meja yang ada dikamar Annabelle.


Tante, maaf karena aku tidak pamit tapi mendadak aku harus pergi karena keluargaku membutuhkanku. Saat sudah tiba dirumah aku akan menghubungi tante.


TTD. Annabelle


Katelyn menangis sedih. Ada apa dengan Annabelle sebenarnya apa dia menderita penyakit parah hingga harus pergi tanpa pamit seperti ini. Aku harus memberitahu Marco.


“Marcooo…marcooo…”


“Ada apa mama?” jawab Marco segera keluar dari ruang kerjanya dan menghampiri mamanya.


“Annabelle pergi.”


“Apa mama?” Marco bertanya lagi karena mengira salah dengar.


Marco membacanya dengan cepat. “Apakah hanya surat ini mama?”


“Iya Marco dan semua pakaiannya sudah tidak ada.”


Kenapa Annabelle pergi? Dan Marco tidak mengerti.


“Coba mama panggil Emily mungkin tadi dia bertemu Annabelle.” Ujar Katelyn.


“Emily…Emily…”


“Ya nyonya.” Dengan cepat Emily datang.


“Apa kamu bertemu Annabelle tadi saat dia pulang dari rumah sakit.”

__ADS_1


“Iya nyonya, saya bertemu dengannya didepan ruang kerja tuan saat mengantarkan teh tadi, dia berlari pergi kekamarnya. Bahkan saat saya panggil dia tidak berhenti nyonya. Saya ingin memberikan kertas ini karena tadi terjatuh dari tangannya.”


Dengan cepat Marco mengambil kertas itu dan membacanya. Kemudian dirinya mengerti kenapa Annabelle pergi. Itu semua pasti karena Annabelle mendengar pembicaraannya dengan mamanya.


Annabelle mengandung anaknya. Dirinya tidak tahu harus bagaimana. Tadi karena emosi dia mengatakan semua itu kepada mamanya.


Katelyn merebut surat itu dari tangan Marco karena heran kenapa Marco terdiam.


Ohh… dan seketika air mata Katelyn berlinang.


“Dia pasti mendengar pembicaraan kita Marco dan ini semua salahmu.” Katelyn pergi kekamarnya dan tidak mau keluar dari sana. Dia sudah curiga jika Annabelle hamil dan ternyata itu semua benar. Harusnya dia membiarkan saja dulu saat Annabelle mengundurkan diri. Jika dia membiarkannya semua ini tidak akan terjadi. Dan ini adalah kesalahannya.


Marco pergi keruang kerjanya saat ditinggalkan mamanya dalam keadaan marah. Dia tidak tahu harus berbuat apa. Dirinya terus membaca berulang-ulang kertas yang ada ditangannya.


Hamil sepuluh minggu. Hamil sepuluh minggu.


Apa yang harus ku lakukan. Haruskah aku mencarinya. Karena Marco tidak siap menikah sekarang dan mungkin saja Annabelle sengaja hamil agar aku menikahinya.


Tapi bagaimana jika sesuatu yang buruk terjadi padanya?


Marco merasa sangat dilema. Dan hingga besok Marco masih belum tahu akan melakukan apa. Mungkin dirinya memang berengsek karena tidak langsung mencari Annabelle.


**


Annabelle akhirnya sampai juga di tempat dulu dia tinggal, untung saja masih ada kamar kosong untuknya biarpun bukan kamarnya yang lama.


Setidaknya dia punya tempat tinggal dan beruntung dia menghemat gaji yang sudah diberikan tante Katelyn padanya. Hingga dia bisa hidup tanpa bekerja untuk beberapa bulan. Dia harus mendapatkan pekerjaan secepatnya sebelum uangnya habis.


Annabelle ingin menghubungi tante Katelyn tapi dirinya tahu dia tidak berhak menghubungi tante Katelyn lagi setelah kabur seperti itu padahal tante Katelyn sudah membantunya selama ini. Ya sepertinya dirinya memang tidak tahu terima kasih.


Tapi harus bagaimana lagi, dia tidak mau kalau tante Katelyn menghentikannya lagi. Karena dia tidak akan siap jika mendengar langsung saat Marco menyuruhnya mengugurkan anaknya dan jika dia merahasiakannya itu tidak akan bisa lama karena cepat atau lambat kehamilannya akan tampak. Jadi ini adalah jalan yang terbaik.


Sebaiknya nanti saja dia meratapi nasibnya. Besok dia harus mulai mencari pekerjaan. Dan Annabelle mencoba untuk tidur walaupun hal itu sulit.


__ADS_1


Jangan lupa like & komentnya. thx ^^


Akhirnya minggat benaran, dah puas kan 🤣


__ADS_2