Mr. Cool & Angel by Yessy Lie

Mr. Cool & Angel by Yessy Lie
22


__ADS_3

Saat tiba di rumah sakit Marco segera menuju kamar mamanya. Dirinya tidak sabar lagi untuk membawa mamanya pulang dan memberikan kejutan padanya.


"Mama, apakah mama sudah siap untuk pulang?"


"Kamu terlambat Marco. Mama sudah siap sejak tadi, ayo kita pulang." Ajak Katelyn.


Dan Marco membantu mamanya saat menuju ke mobil. Setelah membantu mamanya masuk di bagian kursi penumpang di depan. Marco kemudian masuk ke balik kemudi dan menjalankan mobil untuk pulang ke rumah.


"Mama, apa mama benar-benar sudah baik-baik saja?"


"Iya sayang."


"Marco, mencemaskan mama. Dan Marco yang membuat mama jadi seperti ini."


"Sudahlah sayang, ini juga salah mama. Harusnya mama membiarkan saja saat Annabelle ingin mengundurkan diri dulu."


Marco terdiam mendengar penuturan mamanya.


Setengah jam kemudian mereka sampai ke rumah dan Marco meminta Emily mengantarkan mamanya ke kamar. Dirinya akan membawa Annabelle ke kamar mamanya setelah ini.


Dia akan mencari Annabelle sekarang. Setelah mencari kemana-mana, akhirnya Marco menemukan Annabelle sedang tertidur lelap di kamarnya. Marco menatap wajah Annabelle yang tertidur. Dirinya begitu merindukan Annabelle dan ingin sekali mendekapnya. Tapi dia sudah berjanji kepada Annabelle untuk tidak menyentuhnya. Apa pun akan dilakukannya agar Annabelle mau kembali. Tapi saat ini jika Annabelle tidak tahu aku menyentuhnya mungkin tidak apa-apa.


Marco mendekat pada Annabelle dan mencium keningnya.


Dengan perlahan Annabelle membuka matanya dan melihat jika Marco sudah ada di kamarnya.


"Marco, apakah tante Katelyn sudah pulang?"


"Iya, dan saat ini mama sedang berada di kamarnya. Ayo Annabelle kita berikan kejutan kepada mama."


"Baiklah." Dan Annabelle mengikuti Marco ke kamar tante Katelyn.


Saat sampai di sana Marco memanggil mamanya. "Mama, aku ingin mama bertemu seseorang."

__ADS_1


"Siapa Marco?" tanya Katelyn.


Dan Marco menyentuh tangan Annabelle dan membawanya masuk.


"Annabelle." Seru tante Katelyn. Dan seketika matanya berkaca-kaca.


"Tante." Balas Annabelle. Dan dirinya juga tidak bisa menahan tangisnya.


"Maafkan aku tante. Tante jadi sakit karena aku."


"Tidak apa-apa sayang tante yang paling bersalah di sini. Dan juga terutama Marco." Ujar Katelyn dan memandang tajam pada Marco.


"Apakah tante baik-baik saja?" tanya Annabelle.


"Iya, tante baik-baik saja. Dan bagaimana denganmu? Kamu semakin kurus saja Annabelle."


"Iya tante Annabelle tidak berselera makan belakangan ini." Jelas Annabelle.


"Ini karena kehamilanku tante." Ucap Annabelle dengan malu-malu karena ternyata tante Katelyn juga mengetahui tentang kehamilannya. Apa yang akan di pikirkan tante Katelyn tentangnya. Hamil di luar nikah.


"Baiklah kamu harus istirahat yang banyak Annabelle dan jaga cucu tante dengan baik."


"Baiklah tante, Annabelle permisi dulu. Dan tante juga harus menjaga kesehatan tante."


"Tentu sayang." Balas Katelyn.


"Dan Marco mama ingin bicara denganmu."


"Baik, ma. Aku akan kembali setelah mengantarkan Annabelle."


"Itu tidak perlu Marco, aku bisa sendiri." Tolak Annabelle.


"Tidak, kamu terlihat seperti akan pingsan Annabelle jadi aku tidak akan membiarkanmu kembali ke kamar sendiri."

__ADS_1


"Baiklah." Jawab Annabelle dan memilih mengalah. Karena dia tidak punya tenaga lebih saat ini untuk mendebat Marco.


Saat sampai di kamar Annabelle, Marco meninggalkannya disana dan kembali ke kamar mamanya.


"Mama, apa yang ingin mama bicarakan denganku?" tanya Marco saat sudah sampai di kamar mamanya.


"Untuk apa Marco kamu membawa Annabelle kembali, kamu hanya akan menyakitinya jika kamu tidak menikahinya. Biarkan dia pergi Marco."


"Mama, Marco membawa Annabelle kembali karena mencemaskan kesehatan mama. Selain itu Marco akan menikahi Annabelle."


"Benarkah?" tanya Katelyn dengan tidak percaya.


"Benar mama, dan Annabelle sudah setuju untuk menikah denganku."


"Mama senang Marco, akhirnya kamu menyadari kesalahanmu. Kapan kalian akan menikah?"


"Mama saja yang mengaturnya, bukannya inilah yang paling mama inginkan. Melihat aku menikah." Dan Marco tersenyum saat melihat mamanya begitu bahagia.


"Bagaimana kalau satu minggu lagi? Karena Annabelle sudah hamil jadi pernikahannya tidak boleh di tunda terlalu lama."


"Mama atur saja."


"Baiklah, besok mama akan mendiskusikannya dengan Annabelle."


"Baik mama, sekarang mama istirahatlah. Marco juga akan istirahat karena sangat lelah."


"Baik sayang."


Dan Katelyn langsung tertidur saat menyentuh bantal. Dirinya sudah seminggu tidak bisa tidur karena memikirkan Annabelle. Dan sekarang akhirnya anaknya akan menikahi Annabelle dan dirinya juga akan segera mendapatkan seorang cucu. Hidup Katelyn sudah lengkap.


Setelah dari kamar mamanya Marco langsung menuju kamarnya dan tidur. Dirinya tidak berbohong tadi saat mengatakan kalau dia merasa sangat lelah. Seminggu dia kurang tidur karena mencoba mencari Annabelle dan selalu memikirkannya.


Dan malam ini dirinya bisa tidur dengan tenang karena Annabelle sudah kembali.

__ADS_1


__ADS_2