
orang yang menyetir mobil turun dari mobilnya dan melihat ke ban depanya karna ban depanya tiba-tiba pecah.
"wah pecah ini. gimana nih nggak bawa ban serep lagi".lirih pria yang sedang berjongkok disampinh ban yang pecah.
"woi kalo orang ngomong lihat". ucap rada dengan menarik bahu pria pemilik mobil itu.
"apa?". ucap pria itu atas melihat seorang dari bawa sepatu sampai ujung kepalanya.
"bambang". tunjuk rada pada pria sang pemilik mobil.
"udah gw bilang nama gw bukan bambang tapi rendy". bantah rendy saat mengetahui siapa yang sudah menarik bahu kananya.
"iya maksud gw itu. ini apa maksud lo berhenti tiba-tiba segala kata lo ini jalan milik buyut lo kalo misalkan di belakang gw tadi ada pengendara lagi gimana. kalo misalkan gw jatoh dan berdarah lo mau ganti rugi gitu. terus....."ucap rada dengan kesal.
"sutt bersisik". ucap rendy dengan menutup mulut dengan tekunjuknya. rada yang tak mau berhenti seperti kereta api diatas rell.
cuihh..' ludah rada saat tangan rendy sudah tak di bibirnya lagi.
"lo abis megang apa tangan lo bau banget". umpat rada dengan memencet hidungnya karna bau yang ada di tangan rendy.
''humm... wangi juga nora lo".jawab rendy saat mencium tanganya sendiri.
'bau jritttt' batin rendy.
"udah ahh ngomong sama lo kaga ada bener yaa". ucap rada dengan membalikan tubuhnya dan berjalan menuju motor ninjanya.
"tunggu!".tahan rendy pada rada.
"apa?".
"gw numpang sampe kantor".
"ey kaga ah. pesen taksi aja kalo nggak naik angkot aja".
__ADS_1
"udah talat gw".
"ya bodo sih lo yang telat gw yang repot" ucap rada dengan mengangkat bahunya acuh.
"please"mohon rendy di hadapan rada.
"gw kaga bawa helm dua bang"
"ya udah lo kaga usah pake gw yang nyetir".
"ey? enak bener hidup lo terus kalo misalkan gw di tilang lo mau tanggung jawab gitu?" tanya rada dengan mengitimidasi rendy dari bawa laki sampai ujung ke kepala.
"yaa.. nanti gw yang tanggung jawab"
"kaga". jawab rada sambil menaiki motornya.
"gw trakdir dah..."
rada geleng kelapa dengan menggunkan helmnya.
rada geleng kepala
"Rp 500.000".
rada geleng kepala.
"Rp 1000.00".
"Rp.3.500.000". ucap rendy terakhir".
"deal". jawab rada dengan merentangkan tangannya di hadapan rendy.
dasar'umpat rendy dalam hati.
__ADS_1
rendy menerima rentangan tangan rada.
"nih...." ucap rada dan memberikan helmnya pada rendy untuk di pakai.
"lumayan buat si sony servis kaga usah ngocek dompet". gumal rada. dengan turun dari motor dan naik di jok belakang.
"yo..." ucap rada yang sudah naik di jok belakangan dan memegang pundak rendy.
"yakin lo mau pegangan di situ?". tanya rendy pada rada dengan melihat wajah rada memalui sepion kanan.
"iya. terus mau dimana lagi kaga mungkinkan di belakang bambang kan di belakang kaga adaa pembatas duduk". jawab rada ketus.
"terserah". ucal rendy.
rendy menyalakan motor ninja milik rada.
BRUMM BRUMMM
[suara motor ninja kawasaki 250]
rendy memasukan kumping dengan Hati-hati dan menjalakan motonya dengan ke cepatan normal. tapi saat di tengah perjalanan rendy menambahkan kecepatan sampai 120km/perjam. rendy sangat lihai menyelep dan melaju di tengah padat kemacetan kota. sampai.....
"rendyy....." terik rada di belakang jok dan mempererat peganganya pada pundak rendy.
"pegangan yang kuat" terik rendy di dalam helm.
"rendyy... pelan-pelan bawanya gw takut". ucap rada dengan nada dinaikan.
rendy membawa tangan rada sebalah kiri ke bawah perutnya dan sebelah kanan rada lagi ke bawah perutnya yang berbentuk roti sobek.dengan memegang tangan rada yang berada di perut rendy.
sampai setengah badan rada condong ke depan dan menempel di pundak rendy.
'anget jtittt'batin rendy saat merasakan sesuatu di pundaknya.
__ADS_1
------------------------------------------------------------------------------"apa yang anget bang?"😆