Mungkin Ini Yang Terbaik

Mungkin Ini Yang Terbaik
BAB 26


__ADS_3

"ehh loh enak aja ngomong gw kecil, mentang mentang di situh tinggi kitu kaya batang bambu, gw kecil juga banyak yang suka ya...." ucap jessica dengan nada judesnya.


"ehhh..." pria itu hanya tersenyum manis di depan jessica.


'ajimmm tuh senyuman manis bener jritt kaya gula aren'batin jessica setelah melihat senyuman pria tadi.


"udahh lah gw mau pulang, pak aku pulang dulu". pamit hessica meninggalkan tempat posko depan gerbang.


"ehhh non tunggu angkot ya aja dulu". ucap pak satpam melihat jessica yang hanya berjalan tanpa menoleh.


"siapa pak?" tanya pria itu.


"itu non jessica dia baru aja pulang den, biasa dosen mulangnya emang suka gitu". jelas pal satpam.


"emang rumahnya jauh pak?". tanya pria itu.


"kurang tau saya den..." jelas pak satpam yang membukakan pintu gerbang karna ada yang mau keluar.


"ya sudah pak saya pamit sudah malam juga"pamit pria itu dan berjalan menuju mobilnya.


pria itu berjalan dengan arah yang sama dengan jalan jessica tadi.


"tuh cewe nggak takut apa di culik?" guman dia.


pria itu mengikuti jalan jessica dengan mengendarai mobilnya.


"tuh mobil napah ada di belakang gw ya?" tanya jessica yang melihat ada mobil yang berada di belakangnnya.

__ADS_1


"kalo mau nyalip ya nyalip aja kali, jalan lebar gitu". jessica yang berhenti berjalan sama dengan mobil yang berada di belalangnya.


kaca mobil sebelah kiri di buka dari dalam.


"mau ikut nggak?" tawar pria itu.


"nggak makasih gw jalan aja"judes jessica yang merasa kesal karna batang bambu tadi menawarkan tumpangan.


pria itu kelur dari mobilnya dan menghampiri jessica yang berdiri di samping mobilnya.


"aku nawarin mau ikut nebeng nggak?


"nggak, gw udah bilang nggak terima kasih banyak" jessica meninggalkan di hadapan pria tadi.


pri itu jelas memegang tangan jessica.


"apa urusan kamu nggatur aku? mau aku jalan mau aku ngesot di jalan, bukan urusan kamu ya" jessica menepis tangannya yang di oenggang oleh pria itu.


"dihh aku nawarin, ya udah klo nggak mau" pria itu meninggalkan jessica dan masuk ke dalam mobilnya.


DUARRRRP.........


HUJAN TURUN SANGAT LEBAT


"ahhhhhb hujan...." teriak jessica


"mau ikut nggak" nonggol kepala pria itu di pintu bagian kiri.

__ADS_1


"ihhhhh.... dasar". jessica akhirnya harus ikut pria batang bambu itu.


"buka....." jessica kesal karna pintu di kunci dari dalam.


"hahaha..." pria itu hanya senyum karna berhasil membuat jessica kesal dengan dirinya.


"dasar niat nawari nggak sih...." judes jessica yang sudah duduk di samping kemudi.


"yaa maaf ya putri cantik..." ucap pria itu dengan pujiannya.


blussss


udah baju basah, rambut kaya mie instan, pipi merah sudahlah mie ramen sedang hidup sekarang.


"apa sihhh.... "ucap jessica yang membalikkan muka ke kiri.


"jangan gitu neng nanti abang di culik randa nih" gombal pria itu.


"nggak lucu...." jessica menahan tawanya karna berpikir bagaimana pria yang berada di sampingnnya di culik wanita yang selalu mengoda.


"tawa aja neng jangan di tahan nanti keluar dari belakan dan bau". jelas pria itu merasa lucu yang terus mengoda jessica yang terus menahan tawanya.


dia merasa bukan dirinya yang terus berbicara dan mengoda wanita, yang biasanya dia hanya irit berbicara entah kenapah dengan jessica dia merasa hangat dan nyaman padahal dia dan jessica bari saja bertemu di deoan gerbang kampis tadi.


-----------------------------


😍😍😍😍😍 jangan lupa jempolnya bunda

__ADS_1


bisa tebak siapa pri itu bunda?.


__ADS_2