Mungkin Ini Yang Terbaik

Mungkin Ini Yang Terbaik
BAB 25


__ADS_3

Beberapa tahun silam.


anak gadia yang masih berkuliah di salah satu universitas negeri ternama di negara sedang bercengkramah dengan teman fakultsny.


"ehhh bentar dah kemarinan si kevin baru aja nikah nihh..... terus loh kapan jan......" ucap seorang teman pada teman lainnya.


"ahhh elo mah suka ngomongin yang nggak deh, dengerin gw kata orang tua siapa yang ngomongin soal nikah dia yang makalan dulu...." jelas janah, dia juga merupakan deretan para mantan kevin si plaboy cap kadal.


"Hahahaha....."tawa teman-teman lainnya.


jessica hanya manyun karena di tawakan oleh temanya, padahalkan dia hanya bercanda saja.


yaaa.... yang bertanya tadi adalag jeasica gadia belia dari desa merantau ke ibukota dengan meraih univeesitas ternama didalam negerinya, dia merupakan seorang siswa yang cerdas dan asik berteman.


malam hari setelah selesai kelas


"gila tuh dosen kita di pulangin jam 10 malam, lah kata ada apa angkot jam seginih..." ucap jessica setelah berjalan di kolidor kelas.


jessica yang menggambil falkutas pendidikan beda dengan teman lainnya yang menggambil fakultas farmasi hanya bisa berjalan sendiri ke depan gerbang.


"malam pak...." sapa jessica ke pak satpam jaga malam.


"malam non.... baru pulang non..." tanya pak satpam yang berdiri di samping gerbang masuk.


"kaga pak baju selonjoran aja tadi di lapangan.... ya iyalah pak baru pulang lah kata mau ngerondi apa..." saut jessica dengan nada judes.


"hee ya tanya aja non..." jawab pak satpam dengan senyum tipis.

__ADS_1


"bapak jaga sekarang?". tanya jessica balikp


"kaga non mau nyuci ino di kolom ikan itu". saut pak satpam dengan menunjukan kolam ikan depan lobi.


"Hahahaha....." tawa pak satpam dan jessica


"ada aja bapak ini jawabnya..." saut jessica dengan membenarkan tas di punggungnya.


"pak ada angkot kaga yaa klo malem ginih?" tanya jessica ke pak satpam yang sedang minum kopi.


[biar kaga ngantuk gitu..... ngopi dulu kita...]


"hummmm biasanya ada non tapi jarang sihh..." jawab pak satpam setelah menaruh kopinya di atas meja pinggir pintu.


"semoga ada ya pak...." dah malem juga.


setelah lama jessica menunggu ada mobil sedang Zaman dulu berhenti di depannya.


dia membuka pintu dan keluar lalu berjalan menuju pak satpam.


"ehh den.... bagaimana kabarnya?" tanya pal satpam setelah orang itu berdiri di depannya.


"baik pak... Alhamdulilah, bapak juga gimana?" tanya balik dia


"alhamdulilah saya baik juga.... aden lebih gagah yaa sekarang...." puji pak satpam yang melihat perawakan orang didepannya.


"aden ada apa kesinih?" tanya pak satpam.

__ADS_1


"cuma ambil surat-surat yang tertinggal pak" jawab dia.


"ohhh kirain mau ngajar disinih..." jawab pak satpam.


"ehhb nggak pak". jawab dia dengan senyumnya


jessica yang ada di tengah mereka hanya diam dan memperhatikan seorang pria yang sedang berbicara dengan pak satpam.


'nih cowo apa pohon bambu tinghi bener dah, gw yang di depannya duduk sampe dongkah ke atas' batin jessi yang melihag pria tinggi di depannya.


"lanjut kemana den?" tanya pak satpam.


"insyaallah ke Amerika Serikat [AS]" jawab dia dengan menunduk, dia baru sadar ada gadis kecil yang duduk di depannya.


"anak bapak?". tunjuk pria itu ke jessica.


"ehhh bukan den ini salah satu bahasiswa juga". jawab pak satpam dengan nyengir.


'apa dia bilang anak pak satpam? enak bener tuh mulut gw jontor juga biar tau rasa' kesal jessica dengan bangun dari tempat duduknya.


"kirain anak bapak yang kecil itu". jawab dia dengan melihat muka jessica yang merah.


'apa tadi anak kecil, gw ginih juga bisa bikin anak kecil tau'jessica tambah kesal dengan ucapan dia.


 


.

__ADS_1


😍😍😍😍😍 jangan lupa jempolnya bunda.


__ADS_2